Derby Manchester: Fakta-fakta Menarik Jelang Man Utd vs Man City di Liga Inggris

Man Utd vs Man City kembali hadir di Liga Inggris. Simak fakta dan statistik menarik jelang Derby Manchester di Old Trafford.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 12 September 2026, 17:18 WIB
Striker Manchester City, Erling Haaland (tengah) menguasai bola di depan tiga pemain Manchester United pada laga Community Shield 2024 di Wembley Stadium, London, Sabtu (10/8/2024). (AP Photo/David Cliff)

Bola.com, Jakarta - Duel Man Utd vs Man City menjadi sajian utama Liga Inggris 2026-27 ketika kedua tim bertemu di Old Trafford. Pertandingan pekan ke-4 ini dijadwalkan berlangsung Minggu, 13 September 2026 pukul 22.30 WIB.

Manchester United memiliki modal positif dari pertemuan terakhir di stadion sendiri setelah menang 2-0 atas Manchester City musim lalu. Namun, United masih harus menghadapi sejumlah catatan menarik yang membuat Derby Manchester kali ini sulit diprediksi.

Advertisement

City juga datang dengan peluang mencatat rekor baru dalam sejarah Premier League. Sementara itu, beberapa pemain dari kedua kubu memiliki statistik personal yang bisa menjadi faktor penting dalam pertandingan.


United Punya Modal Kuat di Kandang

Pelatih sementara Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, berbicara dengan gelandang Manchester United asal Portugal bernomor punggung 08, Bruno Fernandes, selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Old Trafford, Manchester, barat laut Inggris, pada 17 Januari 2026. (Darren Staples/AFP)

Manchester United telah memenangkan sembilan dari 10 pertandingan kandang Premier League sejak Michael Carrick mulai menangani tim pada Januari. Dalam sembilan kemenangan itu, United selalu mencetak setidaknya dua gol dan kini sedang memiliki tiga kemenangan beruntun.

Namun, ada persoalan pada pertahanan United karena mereka selalu kemasukan dua gol dalam tiga pertandingan liga musim ini. Mereka hanya pernah kebobolan minimal dua gol dalam empat laga pembuka liga pada tiga kesempatan sebelumnya, yakni 1926-27, 1930-31, dan 1969-70.

United juga belum mampu mengalahkan City dalam dua pertandingan kandang Premier League secara beruntun sejak era Alex Ferguson. Rentetan terakhir terjadi antara 2008-09 hingga 2010-11 ketika United bahkan memenangkan tiga duel kandang berturut-turut.


City Mengejar Awal Sempurna

Gelandang Manchester City, Ilkay Gundogan berebut bola dengan pemain Manchester United, Luke Shaw dalam laga lanjutan Liga Inggris di Stadion Old Trafford, Rabu (24/4). Laga Man United vs Man City berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk tim asuhan Josep Guardiola. (AP/Jon Super)

Manchester City berpeluang memenangkan empat pertandingan pertama dalam satu musim Premier League untuk ketujuh kalinya. Jika berhasil, mereka akan menjadi klub dengan jumlah awal sempurna terbanyak dalam sejarah kompetisi, melewati catatan enam kali milik Chelsea.

Akan tetapi, catatan tersebut belum selalu berujung pada gelar juara bagi City. Dari enam kesempatan sebelumnya ketika mereka memenangkan empat laga pembuka, hanya dua musim yang berakhir dengan gelar Premier League, yakni 2011-12 dan 2023-24.

Dalam empat pertemuan terakhir melawan United di Premier League, City juga hanya meraih satu kemenangan. Dua laga berakhir dengan kekalahan dan satu lainnya menghasilkan skor imbang setelah sebelumnya City mencatat lima kemenangan dalam enam pertemuan.


Haaland Jadi Ancaman Utama

Harry Maguire dari Manchester United, di bagian bawah, tergeletak di lapangan kesakitan sementara wasit Anthony Taylor, Lisandro Martinez dari Manchester United, dan Erling Haaland dari Manchester City bereaksi selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Manchester City di Manchester, Inggris, Sabtu, 17 Januari 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Erling Haaland memiliki catatan impresif saat berhadapan dengan Manchester United di Premier League. Penyerang asal Norwegia itu telah mencetak delapan gol dalam tujuh pertandingan melawan United, walaupun hanya dua gol lahir di Old Trafford.

Hanya Mo Salah dengan 13 gol dan Alan Shearer dengan 10 gol yang memiliki jumlah gol lebih banyak ke gawang United dalam sejarah Premier League. Catatan Haaland membuat lini belakang tuan rumah harus memberikan perhatian ekstra kepada striker City tersebut.

Dari statistik permainan, United dan City sama-sama mencatat 19 tembakan tepat sasaran dalam tiga pekan pertama musim ini. United unggul dalam jumlah tembakan keseluruhan dengan 68 percobaan dan memiliki xG 7,3, sedangkan Luke Shaw berpeluang mencatat penampilan ke-300 di Premier League.

Shaw juga selalu menjadi starter dalam 41 pertandingan liga terakhir United. Jika Carrick kembali membawa timnya menang atas City, ia akan menjadi manajer ketiga United yang memenangkan dua pertandingan liga pertamanya melawan rival sekota setelah AH Albut pada 1895 dan John Bentley pada 1913.

Sumber: BBC


Klasemen

Berita Terkait