Cesc Fabregas Bawa DNA Arsenal ke Como: Bek Dituntut Rajin Cetak Gol

Como kalahkan Parma 2-1. Jacobo Ramon dan Kaiki, dua bek, mencetak gol. Fabregas menekankan peran bek produktif terinspirasi pengalamannya di Arsenal.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 15 September 2026, 15:07 WIB
Pelatih Como, Cesc Fabregas, merayakan kemenangan timnya seusai pertandingan matchday 1 fase liga Liga Champions 2026/2027 melawan RB Leipzig di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, Kamis (10/9/2026). (AFP/Piero Cruciatti)

Bola.com, Jakarta - Como melanjutkan start impresif di Serie A 2026/2027 dengan mengalahkan Parma 2-1 pada pekan ke-4, Senin (14/9) malam WIB. Menariknya, seluruh gol Como di Stadio Giuseppe Sinigaglia lahir dari pemain bertahan, yakni Jacobo Ramon dan Kaiki.

Kemenangan tersebut menjaga Como tetap tak terkalahkan dalam empat pertandingan awal Serie A. Tim asuhan Cesc Fabregas kini mengoleksi 10 poin, hanya berada di belakang AS Roma dan Inter Milan yang masih sempurna.

Advertisement

Fabregas menilai kemenangan atas Parma menjadi respons penting setelah pertandingan Liga Champions. Di balik hasil tersebut, pelatih asal Spanyol itu juga mengungkap pengaruh Arsenal dalam membangun karakter permainan Como, khususnya dalam memaksimalkan kontribusi pemain belakang.

Fabregas melihat kemampuan bek mencetak gol sebagai bagian penting dari sepak bola modern. Ia ingin Como memiliki senjata tambahan tersebut dan belajar dari Arsenal yang dikenal memiliki pemain bertahan produktif.


Fabregas Puas dengan Kedalaman Skuad Como

Para pemain Como merayakan gol kedua Como 1907 yang dicetak striker asal Yunani, Anastasios Douvikas, saat menghadapi RB Leipzig pada matchday pertama fase liga Liga Champions 2026/2027 di Stadion Giuseppe Sinigaglia, Como, 10 September 2026. (Piero Cruciatti/AFP)

Laga melawan Parma menjadi pertandingan kandang pertama Como di Serie A musim ini. Tiga laga sebelumnya harus dimainkan di markas lawan karena Stadio Sinigaglia menjalani renovasi untuk memenuhi standar UEFA.

Kondisi tersebut membuat Fabregas harus melakukan rotasi karena sejumlah pemain mengalami kelelahan. Keputusan itu terbayar setelah para pemain pengganti mampu memberikan kontribusi positif untuk mempertahankan momentum Como.

"Beberapa pemain sangat kelelahan, kami melakukan sejumlah perubahan, dan saya menyukai kontribusi para pemain pengganti," ujar Fabregas.

"Ini adalah respons penting bagi tim, karena itu berarti saya bisa mengandalkan semua pemain. Saya sangat senang dengan performa mereka. Ini kemenangan penting bagi saya sebagai pelatih, karena saya mulai menyadari potensi tim ini ke depannya," kata pelatih 39 tahun.


Dua Bek Cetak Gol, Fabregas Tiru Arsenal

Erling Haaland dan Gabriel Magalhaes bersitegang pada laga Manchester City vs Arsenal dalam lanjutan Liga Inggris 2025/2026 di Etihad Stadium, Minggu (19/4/2026). (Darren Staples / AFP)

Dua gol Como ke gawang Parma dicetak oleh pemain bertahan. Jacobo Ramon beroperasi sebagai bek tengah, sedangkan Kaiki bermain sebagai bek kiri.

Situasi tersebut sejalan dengan gagasan Fabregas dalam membangun timnya. Ia mengaku belajar dari Arsenal, yang memiliki sejumlah bek produktif seperti Gabriel, Jurrien Timber, Ben White, dan Riccardo Calafiori.

"Kaiki sangat menikmati tugas bertahan, dan hal itu terlihat hari ini, dia akan perlahan beradaptasi untuk memberikan kontribusi yang kami harapkan darinya," kata Fabregas.

"Dalam sepak bola modern, memiliki bek yang bisa mencetak gol itu sangat penting. Arsenal menjuarai Premier League sebagian besar berkat gol-gol dari para bek dan situasi bola mati. Jika kami bisa menambahkan kemampuan ini ke dalam permainan kami, itu akan menjadi sebuah keuntungan," tegas pelatih asal Spanyol.

Sumber: Football Italia

Berita Terkait