Raptors Resmikan Kepulangan Kawhi Leonard Usai Sanksi NBA untuk Clippers

Pertukaran Kawhi Leonard ke Toronto Raptors dikonfirmasi 14 September 2026 setelah NBA menghukum Clippers atas pelanggaran batas gaji.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 15 September 2026, 17:51 WIB
Kawhi Leonard dijaga ketat pemain Utah Jazz pada laga NBA Playoff (AFP)

Bola.com, Jakarta - Penantian hampir tiga bulan berakhir. Kawhi Leonard resmi kembali ke Toronto Raptors setelah Los Angeles Clippers dan Raptors menuntaskan kesepakatan pertukaran yang sudah disepakati sejak awal musim panas.

Konfirmasi trade diumumkan pada 14 September 2026, tak lama setelah NBA menjatuhkan sanksi kepada Clippers atas pelanggaran aturan batas gaji.

Advertisement

Proses ini sempat tertahan oleh penyelidikan liga terkait praktik salary cap circumvention yang dilakukan organisasi Clippers. Jalan keluar muncul ketika pemilik Clippers, Steve Ballmer, menerima hukuman NBA setelah sebelumnya sempat mengancam menempuh jalur hukum. Pihak klub menyatakan akan patuh pada sanksi, telah membayar denda, dan siap melanjutkan operasional tim.


Paket Perdagangan dan Rencana Kontrak Kawhi Leonard

Kawhi Leonard merupakan pemain Los Angeles Clippers pada 2021/2022 ini. Sayangnya, ia tak mampu tampil maksimal karena terganggu dengan cedera. Leonard tercatat pernah memenangi gelar MVP Final NBA sebanyak dua kali, yaitu pada 2014 bersama San Antonio Spurs dan 2019 bersama Toronto Raptors. (Getty Images via AFP/Sean M. Haffey)

Dalam kesepakatan ini, Toronto Raptors kembali mendapatkan Kawhi Leonard, sosok yang pernah membawa mereka menjadi juara NBA. Sebagai kompensasi, Los Angeles Clippers menerima paket aset bernilai besar.

Clippers akan memperoleh Brandon Ingram dan Gradey Dick. Selain itu, mereka mendapatkan dua pilihan draf putaran pertama tanpa perlindungan dari Raptors pada 2031 dan 2033, hak menukar pilihan draf putaran pertama pada 2027, serta dua pilihan draf putaran kedua pada 2030 dan 2033.

Leonard, 35 tahun, akan menjadi satu-satunya anggota skuad juara Toronto 2019 yang masih ada di daftar pemain aktif. Ia diperkirakan menandatangani perpanjangan kontrak maksimal dua tahun senilai $126 juta bersama Raptors.


Sanksi NBA untuk Clippers dan Kawhi Leonard

Penundaan trade Leonard dipicu penyelidikan independen NBA melalui firma hukum Wachtell, Lipton, Rosen & Katz. Pada 2 September 2026, liga menyatakan Clippers dan Kawhi Leonard terbukti melanggar aturan penghindaran batas gaji sebagaimana diatur dalam CBA.

Temuan investigasi menunjukkan pola pelanggaran dan beberapa pelanggaran signifikan oleh organisasi Clippers, yang sebelumnya juga pernah tersangkut kasus serupa. Pelanggaran itu termasuk secara aktif memulai peluang pendapatan di luar lapangan antara Leonard dan empat perusahaan rekanan tim: Aspiration Partners, Boingo Wireless, Daktronics, dan Lockton Insurance.

Clippers memfasilitasi perjanjian dukungan, mendorong perusahaan-perusahaan tersebut dengan menawarkan bisnis dari tim, serta membayar pengeluaran pribadi atas nama Leonard dan perwakilannya.

Selain itu, Clippers gagal melaporkan permintaan tidak pantas terkait peluang pendapatan di luar lapangan yang diajukan atas nama Leonard melalui manajer bisnisnya saat itu, Dennis Robertson.

Kawhi Leonard, melalui tindakan Dennis Robertson atas namanya, juga melanggar aturan penghindaran batas gaji. Ia menekan Clippers untuk membantunya mendapatkan peluang pendapatan di luar lapangan, berhasil memperoleh peluang tersebut, dan tidak mengganti pembayaran pengeluaran pribadi yang telah dilakukan oleh Clippers.

Atas pelanggaran tersebut, NBA menjatuhkan sanksi berat kepada Clippers: pencabutan lima pilihan draf putaran pertama pada 2029, 2030, 2031, 2032, dan 2033, serta denda $30 juta. Pemilik tim, Steve Ballmer, diskors dari seluruh aktivitas liga dan tim selama satu tahun karena keterlibatannya yang disadari.

Untuk Leonard, NBA menjatuhkan denda $700.000. Liga tidak menjatuhkan skorsing bermain dan tidak membatalkan kontraknya yang sedang berjalan.


Jejak Karier Kawhi Leonard: Spurs, Toronto, Lalu Clippers

Sebelum saga terbarunya, Leonard lebih dulu mencatat perpindahan besar pada 18 Juli 2018. Saat itu, ia diperdagangkan dari San Antonio Spurs ke Toronto Raptors bersama Danny Green, dengan imbalan DeMar DeRozan, Jakob Poeltl, dan pilihan draf putaran pertama 2019 yang dilindungi untuk Spurs.

Musim perdananya di Toronto pada 2019 menjadi puncak karier. Leonard memimpin Raptors meraih gelar NBA pertama dalam sejarah klub dan menyabet penghargaan MVP Final keduanya.

Setelah satu musim sukses, Leonard memilih bergabung dengan tim kampung halamannya, Los Angeles Clippers, sebagai agen bebas pada 10 Juli 2019. Ia kini kembali ke Raptors melalui perdagangan yang baru saja dirampungkan.

Berita Terkait