Petugas keamanan mengatur aktivitas di sekitar kapal pesiar Costa Serena yang bersandar di Pelabuhan Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang, Selasa (15/9/2026), menjelang Asian Games 2026 Aichi-Nagoya. Kapal pesiar tersebut didatangkan sebagai salah satu akomodasi atlet dan ofisial karena panitia tidak membangun perkampungan atlet, dengan kapasitas sekitar 4.000 orang. (AFP/Fred Mery)
Anggota kelompok pertunjukan samurai tradisional Nagoya Omotenashi Bushotai berpose di depan kapal pesiar Costa Serena setelah tiba di Pelabuhan Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang, Selasa (15/9/2026). Atlet dari cabang panahan, basket 3x3, kano/kayak sprint, balap sepeda gunung dan BMX, sepak bola putra, senam, bola tangan, judo, kabaddi, kurash, seni bela diri campuran, dayung, rugbi, sepak takraw, panjat tebing, squash, tenis, angkat besi, gulat, dan wushu akan tinggal di kapal tersebut. (AFP/Fred Mery)
Kapal pesiar Costa Serena bersandar di Pelabuhan Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang, Selasa (15/9/2026), menjelang penyelenggaraan Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kapal sepanjang sekitar 300 meter dengan bobot lebih dari 100.000 ton dan memiliki 1.500 kamar tersebut disewa dengan biaya sekitar 4,5 miliar yen (Rp 514 miliar) sebagai salah satu akomodasi atlet dan ofisial karena panitia tidak membangun perkampungan atlet.
Kapten kapal pesiar Costa Serena, Federico Sias, memberikan kata sambutan dalam seremoni kedatangan kapal di Pelabuhan Nagoya, Prefektur Aichi, Jepang, Selasa (15/9/2026), menjelang Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Costa Serena didatangkan sebagai akomodasi atlet dan ofisial karena panitia tidak membangun perkampungan atlet. Kapal sepanjang sekitar 300 meter dengan 1.500 kamar tersebut mampu menampung sekitar 4.000 orang, termasuk atlet dari sekitar 20 cabang olahraga. (AFP/Fred Mery)