Bola.com, Bandung - Persaingan sengit mewarnai Campus League 2026 - Badminton The Nationals yang berlangsung di GOR Bandung, Jawa Barat, Rabu (23/9/2026). Dari enam pertandingan sektor individu, tiga di antaranya harus dituntaskan melalui rubber set.
Head of Media and Publication Campus League, Hedi Novianto, menyebut ketatnya pertandingan menunjukkan peta kekuatan para student-athlete yang tampil relatif berimbang. Apalagi, sebagian peserta telah memiliki pengalaman bertanding di level sirkuit nasional.
"Persaingannya sengit. Sebagian student-athlete yang tampil di The Nationals sudah terbiasa tampil di sirnas (sirkuit nasional). Peta kekuatan mereka tidak beda jauh, makanya terjadi banyak rubber set," ujar Hedi.
Hedi menambahkan, Campus League Badminton juga menjadi wadah untuk menyemai bibit pebulutangkis potensial. Setelah menggelar regional di Semarang dan Bandung, kompetisi ini berencana memperluas jangkauan ke lebih banyak kota pada tahun depan.
"Kami merencanakan empat regional untuk Campus League Badminton tahun depan," katanya.
Beberapa kota yang berpotensi menjadi tuan rumah adalah Surabaya, Semarang, Yogyakarta, Bandung, dan Jakarta.
UNS Raih Gelar Nasional
Pada final sektor individu, dua wakil Universitas Sebelas Maret (UNS) Solo berhasil meraih gelar nasional.
Gelar pertama diraih Adna Farrell Nugroho/Muhammad Khalil M. Abdullah pada nomor ganda putra. Mereka mengalahkan Demorza Naafi/Muhammad Halim As Sidiq dari Universitas Negeri Jakarta dengan skor 15-9 dan 15-6.
Sementara itu, ganda putri UNS, Lintang Ari Rahmawati/Tanaya Yafiyah Darojat, harus melalui pertandingan ketat sebelum menaklukkan unggulan pertama Binus University, Feodora H. Eltriannisa/Veren Irvana.
Setelah kalah 12-15 pada set pertama, pasangan UNS bangkit dan merebut dua set berikutnya dengan skor 15-9 dan 15-13.
"Saya sempat kurang siap dan tidak percaya diri dengan kualitas pertahanan kami," ujar Lintang.
Pada nomor tunggal putri, Alfira Deanika dari Universitas Islam Indonesia menjadi juara setelah menang dua set langsung atas Maria Veronica Ngadien Prawesti dari Universitas Padjadjaran, 15-9 dan 15-6.
Sementara itu, ganda campuran dimenangi Khaddhaffy A. Ramadhan/Alya Ardelia dari Universitas Budi Luhur setelah mengalahkan pasangan Universitas Negeri Jakarta, Muhammad Halim As Sidiq/Citra Murdiningrum Surono, melalui rubber set 15-17, 15-8, dan 15-9.
Rubber set juga terjadi pada final tunggal putra. Akmal Zaidan Pamuji dari Universitas Jenderal Soedirman mengalahkan Muhammad Bagus Suyarto dari Universitas Budi Luhur dengan skor 10-15, 15-11, dan 15-13.
Sementara itu, gelar 3v3 menjadi milik STKIP Pasundan Cimahi yang diperkuat Rangga Arda Rheta/Agnia Sri Rahayu/Deandra Ikhsan Gunawan. Mereka menang dua set langsung atas Universitas Gunadarma, 15-7 dan 15-8.