Frank Leboeuf Peringatkan JJ Gabriel Terkait Rencana Hengkang dari Manchester United

Frank Leboeuf mengingatkan JJ Gabriel bahwa pindah dari Manchester United ke Real Madrid/Barcelona tak otomatis menjamin sukses.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 23 September 2026, 18:35 WIB
Aksi wonderkid Manchester United JJ Gabriel (Instagram JJ Gabriel)

Bola.com, Jakarta - Masa depan wonderkid Manchester United, JJ Gabriel, tengah jadi sorotan setelah pemain 15 tahun itu meminta meninggalkan klub. Minat kuat dikabarkan datang dari Real Madrid dan Barcelona.

Mantan bek Chelsea sekaligus juara Piala Dunia 1998 bersama Prancis, Frank Leboeuf, angkat bicara. Ia menegaskan kepindahan ke raksasa Spanyol tersebut tidak otomatis menjamin kesuksesan karier Gabriel.

Advertisement

Gabriel sebelumnya meminta Manchester United membatalkan registrasinya, meski belum mendapat kesempatan tampil kompetitif di tim utama. Di saat yang sama, Setan Merah dilaporkan berupaya mempertahankannya di tengah pantauan klub elite Eropa lain seperti Paris Saint-Germain, Chelsea, dan Manchester City.

"Ini situasi regulasi yang aneh. Tidak ada yang memperkirakan pemain berusia 15 tahun memiliki pilihan untuk meninggalkan Manchester United menuju klub seperti Real Madrid hanya karena dia belum bermain untuk tim utama," ujar Leboeuf seperti dikutip dari Tribal Football.


Tekanan Besar dan Peringatan Frank Leboeuf

JJ Gabriel, pemain muda Manchester United. (Dok. manutd.com)

Leboeuf menyoroti tekanan besar yang mengiringi keputusan Gabriel. Ia menilai beban itu bukan hanya untuk sang pemain, tetapi juga keluarga dan pihak yang mewakilinya, sementara seorang manajer tidak bisa dipaksa menurunkan pemain berusia 15 tahun di level senior.

"Anda tidak bisa memaksa seorang manajer tim utama memainkan pemain berusia 15 tahun hanya untuk mempertahankannya. Hal itu memberikan tekanan besar kepada pemain, keluarganya, dan orang-orang yang mewakilinya untuk mengambil keputusan yang tepat," kata Leboeuf.

Mantan bek Timnas Prancis itu juga mengingatkan bahwa pilihan menuju raksasa LaLiga bukanlah jaminan. "Pindah ke Real Madrid atau Barcelona, alih-alih bertahan di Manchester United, tidak menjamin kesuksesan," ujarnya.

Faktor usia menjadi sorotan Leboeuf. Ia menilai 15 tahun adalah fase yang sangat dini untuk menghadapi keputusan besar dalam karier profesional. "Ini sangat disayangkan bagi sepak bola karena dia masih terlalu muda untuk menghadapi keputusan seperti ini," sambungnya.


Real Madrid dan Barcelona Memantau

Gabriel dikenal sebagai salah satu talenta paling menonjol di akademi Manchester United. Namanya semakin mencuat setelah mendapat kesempatan berlatih bersama tim utama dan masuk dalam rencana klub untuk mendapat menit bermain.

Real Madrid dilaporkan menjadi klub yang serius memantau situasi Gabriel. Barcelona juga tertarik, sementara sejumlah klub besar Eropa lainnya ikut mengamati perkembangan sang pemain.

Gabriel bahkan sempat berada di Barcelona untuk membicarakan kemungkinan langkah berikutnya. Meski demikian, belum ada keputusan resmi mengenai tujuan berikutnya bagi pemain muda tersebut.

Faktor usia membuat proses perpindahan tidak sederhana. Regulasi FIFA membatasi transfer internasional pemain di bawah 18 tahun, sehingga status kewarganegaraan dan persyaratan lain menjadi elemen penting dalam potensi kepindahan ke klub Eropa.

Untuk saat ini, masa depan JJ Gabriel masih tanda tanya. Manchester United berupaya mempertahankannya, sedangkan Real Madrid, Barcelona, dan sejumlah klub elite lainnya terus dikaitkan dengan salah satu prospek muda menarik di sepak bola Inggris tersebut.

Berita Terkait