Bola.com, Jakarta - Jude Soonsup-Bell menegaskan ambisi meraih gelar pada edisi perdana FIFA ASEAN Cup 2026. Penyerang 22 tahun itu bertekad memberi kontribusi maksimal agar Thailand mengangkat trofi pada 24 September hingga 5 Oktober.
Thailand berada di Grup B Divisi 1 bersama Vietnam, Filipina, dan Pakistan. Turnamen yang melibatkan 14 negara itu dijadwalkan berlangsung di Indonesia dan Hong Kong.
Bagi Soonsup-Bell, kesempatan membela Thailand sangat bermakna. Meski besar di Inggris dan sempat memperkuat tim nasional kelompok usia negara tersebut, keinginannya memperkuat Thailand sudah tumbuh sejak kecil karena kedekatan keluarga dan budaya.
Dalam wawancara eksklusif dengan FIFA, ia menyebut keputusan memilih Thailand bukan hal sulit. Ia juga menyoroti kemajuan sepak bola Asia Tenggara dalam beberapa tahun terakhir.
Ikatan Mendalam Jude Soonsup-Bell dengan Thailand
Soonsup-Bell tumbuh di Inggris dan melewati jalur pembinaan di sejumlah klub sebelum bergabung dengan akademi Chelsea pada usia 11 tahun. Namanya mulai mencuat ketika masih bersama Swindon Town, yang kemudian membukakan jalan ke salah satu akademi klub besar di Inggris itu.
Selama di Chelsea, ia sempat berlatih bersama tim utama di bawah arahan Frank Lampard dan Thomas Tuchel. Setelahnya, ia melanjutkan karier ke Tottenham Hotspur, Cordoba, Atletico Sanluqueno, dan Grimsby Town sebelum pulang ke Asia Tenggara untuk bermain di Thailand bersama Port FC.
Meski pernah membela Inggris di level junior, dorongan untuk memperkuat Timnas Thailand sudah lama ia rasakan. Kedekatan dengan keluarga dan latar belakang budaya membuat Thailand punya tempat khusus dalam hidupnya.
Dalam wawancara eksklusif bersama FIFA, ia menegaskan, “Saya tidak perlu diyakinkan. Saya ingin bermain untuk Thailand.” Ia juga menyebut sudah lama ingin merumput di Thailand karena merasa paling bahagia ketika berada di sana, dan menegaskan keputusan membela tim nasional bukanlah hal yang sulit.
Debut dan Motivasi Menjelang Turnamen
Soonsup-Bell sudah hampir satu tahun menjadi bagian dari Timnas Thailand. Debut internasionalnya terjadi pada laga persahabatan melawan Singapura pada November tahun lalu, meski ia gagal menuntaskan peluang penalti di pertandingan tersebut.
Pengalaman itu justru menjadi bahan bakar. Pada bulan yang sama, ia mencetak dua gol saat Thailand menantang Sri Lanka di kualifikasi Piala Asia 2027, sebuah momen penting pada fase awal kariernya bersama tim nasional.
“Saya selalu ingin membantu tim dan mencetak gol setiap bertanding. Gagal mengeksekusi penalti justru memberi saya motivasi ekstra untuk merobek gawang lawan pada laga berikutnya, dan saya bisa melakukannya," tandasnya.
Menatap FIFA ASEAN Cup 2026, Soonsup-Bell menegaskan target utama Thailand adalah menjadi juara. Ia siap melakukan segala upaya untuk membantu tim meraih trofi, sembari tetap menghormati semua lawan yang menanti.
Thailand bersaing dengan Vietnam, Filipina, dan Pakistan pada fase grup Divisi 1. Dengan turnamen bergulir pada 24 September hingga 5 Oktober, ajang perdana ini jadi kesempatan bagi Thailand untuk menunjukkan kemampuan mereka.
Soonsup-Bell Soroti Perkembangan Sepak Bola Asia Tenggara
Di luar target bersama Thailand, Soonsup-Bell turut menyoroti perkembangan sepak bola Asia Tenggara. Ia menilai peningkatan kualitas kompetisi kawasan tercermin pada pergerakan negara-negara ASEAN di FIFA/Coca-Cola World Ranking.
Menurutnya, sepak bola di kawasan ini mengalami kemajuan dari tahun ke tahun. Tren positif tersebut memperlihatkan arah yang lebih kompetitif di tingkat regional.
Ia meyakini dukungan yang tepat, infrastruktur memadai, dan pengembangan berkelanjutan akan membantu Asia Tenggara melangkah ke level yang lebih tinggi.