Ada Kejutan untuk Penonton FIFA ASEAN Cup 2026 di Bandung, Erick Thohir: Motor dan Sepeda Listrik

Panitia FIFA ASEAN Cup 2026 menyiapkan kejutan bagi penonton yang hadir langsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung.

BolaCom | Muhammad FaqihDiterbitkan 24 September 2026, 21:45 WIB
(Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Wali Kota Bandung Muhammad Farhan hadiri acara Thropy Tour FIFA ASEAN Cup 2026 di Bandung) (Bola.com/Muhammad Faqih)

Bola.com, Bandung - Warga Bandung antusias menyambut kedatangan trofi tour FIFA ASEAN Cup 2026 yang dipamerkan di Mall Paris Van Java (PVJ), Sukajadi, Bandung, Kamis (24/9/2026).

Kehadiran trofi tersebut menjadi perhatian para pengunjung mal. Mereka memanfaatkan kesempatan untuk melihat dari dekat trofi yang akan diperebutkan dalam ajang FIFA ASEAN Cup 2026.

Advertisement

Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum PSSI Erick Thohir, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.

Sejumlah legenda Timnas dari berbagai negara juga hadir, di antaranya Kurniawan Dwi Yulianto, Ponaryo Astaman, Baihakki Khaizan, Teeratep Winothai, Stephan Schrock, dan Safiq Rahim.

Bandung memang dipercaya menjadi penyelenggara fase Grup B FIFA ASEAN Cup 2026. Grup tersebut dihuni oleh Timnas Thailand, Filipina, Pakistan, dan Vietnam.

Ketua PSSI, Erick Thohir, mengatakan bahwa penunjukan Bandung sebagai lokasi penyelenggaraan FIFA ASEAN Cup 2026 tidak terlepas dari pengalaman Jawa Barat menggelar ajang sepak bola internasional.

"Jadi alhamdulillah, Bandung, Jawa Barat, kedua kalinya mendapat event besar dari FIFA. Sebelumnya waktu itu Kejuaraan Dunia U-17, sekarang FIFA ASEAN edisi pertama juga di Bandung," kata Erick.


Respons Positif dari Peserta dan Kejutan untuk Penonton

FIFA ASEAN Cup 2026 di Vidio. (doc. vidio)

Erick juga menyebut FIFA ASEAN Cup 2026 mendapatkan respons positif dari negara peserta. Sejumlah negara, termasuk Vietnam, Thailand, Malaysia, dan Indonesia, bakal tampil dengan kekuatan terbaiknya.

"Mau dari Vietnam, dari Thailand, dari Malaysia, termasuk tentu Indonesia. Nah ini hal yang menurut saya positif, tidak hanya tadi kita menggerakkan masyarakat berolahraga dan juga prestasi olahraga di Jawa Barat, tetapi tentu untuk perekonomian," ungkapnya.

"Supaya tadi kita coba putar ekonomi melalui sepak bola, ada yang jual baju, ada yang jual makanan, dan kita ada festivalnya," lanjutnya.

Erick juga mengungkapkan panitia telah menyiapkan kejutan bagi penonton yang hadir langsung di Stadion Si Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Saat jeda pertandingan, penonton terpilih akan mendapatkan hadiah motor dan sepeda.

"Spesial nanti di setiap pertandingan, panitia atau FIFA akan memberikan semacam hadiah untuk penonton-penonton yang nanti dilihat dari tiketnya di babak halftime, babak jeda waktu ya," kata Erick.

"Ada kalau enggak salah ada dua motor listrik sama empat sepeda listrik. Nah itu bagian dari komitmen FIFA. Jadi mudah-mudahan ini juga menggairahkan seluruh penduduk di Jawa Barat," lanjutnya.


Dukungan Pemerintah

Sementara itu, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyambut positif kepercayaan PSSI dan FIFA kepada Jawa Barat. Dia menilai hadirnya event tersebut dapat memberikan dampak ekonomi serta hiburan untuk masyarakat Jawa Barat, khususnya Bandung.

"Kegiatan ini pasti memiliki efek. Pertama efek ekonomi, tiket, pedagang. Yang kedua itu yang paling utama adalah efek bahagia. Karena ini orang penting, ada tempat untuk mengekspresikan seluruh suaranya sehingga olahraga itu kan sebenarnya tempat orang untuk berbahagia," terang Dedi.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan juga menyampaikan apresiasi kepada FIFA dan PSSI. Ia menegaskan Bandung selalu menjadi ibu kota olahraga berskala Internasional.

"Terima kasih untuk FIFA dan PSSI, dukungan dari Pak Gubernur begitu juga, sehingga Kota Bandung akan selalu menjadi ibu kota olahraga tidak hanya di Jawa Barat tapi di Indonesia, bahkan sekarang di Asia Tenggara," ucap Farhan.

Berita Terkait