Menilai Performa 5 Rekrutan Baru Arsenal Musim Ini: Ezri Konsa Paling Stabil

Menilai performa lima pemain baru Arsenal pada awal musim, termasuk Ezri Konsa, Christos Tzolis, Bruno Guimaraes, hingga Illan Meslier.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 25 September 2026, 13:08 WIB
Bek Arsenal asal Inggris, Ezri Konsa (kanan), dan gelandang Arsenal asal Inggris, Eberechi Eze, merayakan kemenangan setelah pertandingan Liga Inggris melawan Aston Villa di Villa Park, Birmingham, Inggris, Selasa (1/9/2026) dini hari WIB. (Darren Staples / AFP)

Bola.com, Jakarta - Aktivitas transfer Arsenal pada musim panas 2026 menghadirkan lima wajah baru di skuad Mikel Arteta. Setelah sekitar satu bulan kompetisi berjalan, masing-masing pemain mulai menunjukkan peran berbeda dalam rencana tim.

Andrea Berta kini memegang tanggung jawab lebih besar dalam kebijakan transfer Arsenal. Rekrutan yang datang tidak hanya ditujukan untuk menambah kualitas, tetapi juga menjawab kebutuhan tertentu di dalam skuad.

Advertisement

Sejumlah pemain langsung mendapatkan menit bermain, sedangkan lainnya masih harus menunggu kesempatan. Berikut evaluasi kontribusi lima rekrutan anyar Arsenal berdasarkan penampilan mereka pada awal musim 2026-27.


Meslier Masih Jadi Pelapis

Illan Meslier. Pada urutan ketiga ada Illan Meslier, kiper berusia 22 tahun yang sejak awal musim 2020/2021 membela Leeds United. Kiper yang kini baru memiliki 9 caps bersama Timnas U-21 Prancis ini bisa menjadi opsi jangka panjang untuk mengisi posisi kiper utama Timnas Prancis yang ditinggalkan Hugo Lloris. Bersama Leeds United ia terus menjadi andalan di bawah mistar gawang. (AFP/Isabel Infantes)

Illan Meslier belum mendapatkan kesempatan tampil bersama Arsenal dalam pertandingan kompetitif. Mantan penjaga gawang Leeds United itu saat ini berada di belakang David Raya dan Kepa Arrizabalaga dalam persaingan posisi kiper.

Meslier sebelumnya diperkirakan menjadi alternatif untuk Raya setelah bergabung dengan Arsenal. Namun, Kepa justru mendapat kepercayaan ketika Arteta melakukan rotasi di Carabao Cup.

Dengan kondisi tersebut, Meslier masih harus menunggu momen untuk memperlihatkan kemampuannya bersama klub barunya.


Hincapie Belum Jadi Pilihan Utama

Piero Hincapie resmi menjadi pemain Arsenal setelah dipinjam dari Bayer Leverkusen dengan opsi pembelian permanen. (Arsenal.com)

Piero Hincapie telah mencatat empat penampilan sejak bergabung dengan Arsenal. Akan tetapi, kesempatan tampil di Liga Inggris masih terbatas karena ia baru dua kali dimainkan di kompetisi tersebut.

Bek Timnas Ekuador itu menjadi starter ketika Arsenal menghadapi Napoli di Liga Champions. Persaingannya semakin ketat setelah Riccardo Calafiori mengawali musim dengan performa yang cemerlang.

Hincapie memiliki keunggulan karena dapat bermain di beberapa posisi pertahanan. Fleksibilitas tersebut tetap menjadi modal penting untuk mendapatkan menit bermain lebih banyak.


Guimaraes Beri Sinyal Positif

Gelandang asal Brasil Arsenal, Bruno Guimaraes, bertepuk tangan saat diperkenalkan kepada para penggemar menjelang pertandingan persahabatan pramusim antara Arsenal dan Borussia Dortmund di Stadion Emirates, London, pada 9 Agustus 2026. (CARLOS JASSO / AFP)

Bruno Guimaraes datang dengan ekspektasi besar setelah Arsenal membayar 75 juta poundsterling (sekitar Rp1,7 triliun) kepada Newcastle United. Gelandang Brasil itu diharapkan segera memperkuat lini tengah Arsenal.

Namun, persoalan kebugaran membuat Guimaraes belum mampu tampil maksimal sejak awal musim. Meski begitu, ia sudah menghasilkan kontribusi penting ketika Arsenal menghadapi Sunderland.

Momen tersebut menjadi tanda bahwa Guimaraes tetap dapat memberikan pengaruh dalam pertandingan penting meski proses adaptasinya belum sepenuhnya selesai.


Tzolis Bawa Kecepatan di Sisi Kiri

Pemain Arsenal Christos Tzolis (tengah) dan pemain Manchester City Elliot Anderson (kanan) berebut bola dalam laga final FA Community Shield antara Arsenal vs Manchester City di Cardiff, Wales, Minggu, 16 Agustus 2026. (AP Photo/Alastair Grant)

Christos Tzolis menjadi salah satu pemain baru yang paling sering tampil dengan delapan penampilan. Arsenal merekrut pemain Timnas Yunani tersebut untuk mengisi peran yang sebelumnya dijalankan Leandro Trossard.

Tzolis menawarkan kecepatan dan akselerasi yang membuat permainan Arsenal di sisi kiri menjadi lebih dinamis. Ia juga mampu mengambil keputusan dengan baik ketika memasuki sepertiga akhir lapangan.

Tantangan berikutnya adalah konsistensi. Setelah Gabriel Martinelli pindah ke Arab Saudi, Arsenal membutuhkan kontribusi besar dari Tzolis untuk menjaga kualitas serangan dari sektor kiri.


Konsa Jadi Rekrutan Paling Stabil

Arsenal resmi memboyong Ezri Konsa (tengah) dari Aston Villa, Jumat (21/8/2026). (X/Arsenal)

Ezri Konsa langsung mendapatkan peran penting setelah Arsenal mengeluarkan 51 juta poundsterling (sekitar Rp1,2 triliun) untuk memboyongnya dari Aston Villa. Bek Timnas Inggris itu didatangkan setelah William Saliba diperkirakan absen dalam periode panjang.

Konsa cepat beradaptasi dengan sistem Arteta dan mampu membangun kerja sama yang solid bersama Gabriel. Kehadirannya membuat Arsenal tetap memiliki opsi berpengalaman di lini belakang ketika Saliba tidak tersedia.

Kemampuan Konsa bermain sebagai bek kanan juga menjadi nilai tambah. Ketika Saliba kembali, Arteta memiliki alternatif tambahan untuk menjaga kedalaman pertahanan Arsenal.

Sumber: Sports Illustrated


Klasemen

Berita Terkait