Roberto Mancini Kembali ke Italia, Gianluigi Donnarumma Ungkap Perasaannya

Gianluigi Donnarumma menyambut kembalinya Roberto Mancini ke Timnas Italia. Ia berharap Gli Azzurri kembali meraih kesuksesan seperti saat menjuarai Euro.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 25 September 2026, 15:15 WIB
Kiper Italia Gianluigi Donnarumma beraksi saat sesi Latihan publik tim nasional sepak bola Italia di Iserlohn, Jerman, Selasa, 11 Juni 2024. (Bernd Thissen/dpa via AP)

Bola.com, Jakarta - Gianluigi Donnarumma menyatakan dukungan atas kembalinya Roberto Mancini ke Timnas Italia, menyebut hubungan emosional yang terjalin sejak menjuarai Euro 2020 sebagai alasan utama. Kiper Manchester City itu kini menyandang ban kapten Gli Azzurri.

Mancini kembali menakhodai Italia setelah meninggalkan jabatan tersebut pada 2023. Kehadirannya lagi di Coverciano langsung mendapat sambutan hangat dari Donnarumma.

Advertisement

Kiper 27 tahun itu merupakan bagian dari skuad yang mengangkat trofi Eropa bersama Mancini, dan berharap kerja sama keduanya kembali menghasilkan prestasi di pentas internasional.

Italia dijadwalkan menghadapi Belgia di Stadio Olimpico, Roma, Sabtu (26/9/2026) dini hari WIB. Laga ini juga mempertemukan Donnarumma dengan kiper Manchester United, Senne Lammens.


Alasan Donnarumma Menyambut Mancini

5. Roberto Mancini – Legenda Lazio ini baru saja membawa timnas Italia lolos ke Euro 2020. Sebelumnya ia juga telah sukses membawa Inter Milan dan Manchester City merengkuh titel juara. (AFP/Marco Bertorello)

Kembalinya Mancini langsung membuat Donnarumma terhubung lagi dengan sosok yang membawanya meraih gelar Eropa. Presiden FIGC Giovanni Malago bahkan menyebut Donnarumma sempat mengirim pesan setelah pengumuman penunjukan Mancini.

Menanggapi hal itu, Donnarumma menjelaskan percakapan tersebut bersifat pribadi. Namun ia tidak menutup kegembiraannya melihat Mancini kembali menangani Italia, mengingat kedekatan yang sudah terbentuk.

"Pesan dengan Presiden adalah urusan pribadi," kata Donnarumma.

"Dengan segala hormat kepada pelatih lain yang dekat dengan Timnas Italia, saya mengucapkan selamat kepada Presiden karena kami sudah memiliki ikatan kasih sayang yang besar dengan Mancini, atas apa yang kami alami bersama dan apa yang kami menangkan. Jadi, ya, saya senang.


Hasrat Mengulang Kejayaan Italia

Bertanding melawan Bosnia dan Herzegovina, Timnas Italia kalah 1-4 lewat drama adu penalti. Tampak dalam foto, pemain Timnas Italia, Gianluigi Donnarumma, Nicolo Barella dan pelatih Gennaro Gattuso (kiri ke kanan) bereaksi saat pertandingan sepak bola final playoff kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bosnia dan Herzegovina di Stadion Bilino Polje, Zenica, Selasa 31 Maret 2026 waktu setempat atau Rabu 1 April 2026 dini hari WIB. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Donnarumma menegaskan ambisinya membawa Italia kembali berjaya. Setelah menjadi bagian dari tim juara Euro 2020, ia berharap periode baru di bawah Mancini bisa menghasilkan capaian serupa.

"Saya sangat bangga mewakili Timnas Italia, terlebih sejak saya mulai bermain di luar negeri, karena saya benar-benar merindukan Italia dan memiliki hasrat untuk kembali serta mewakili negara saya di turnamen-turnamen paling penting," ujar Donnarumma.

Stadio Olimpico juga punya tempat khusus di ingatannya, lokasi sejumlah momen penting Italia. Donnarumma menyebut perjalanan kariernya dibentuk oleh banyak pembelajaran dari pelatih dan staf yang pernah bekerja dengannya.

"Selalu menyenangkan bisa kembali ke sini, kami memiliki beberapa momen luar biasa di stadion ini. Saya belajar dari setiap pelatih yang pernah bekerja dengan saya, setiap anggota staf, dan saya tidak akan pernah berhenti belajar," lanjut Donnarumma.


Soal Senne Lammens di Laga Italia vs Belgia

Kiper Manchester City, Gianluigi Donnarumma, meninggalkan lapangan setelah pertandingan melawan Everton pada pekan ke-35 Premier League, Selasa (05/05/2026) dini hari WIB. (AP Photo/Dave Thompson)

Uji coba melawan Belgia mempertemukan dua penjaga gawang yang sama-sama bernaung di kota Manchester. Donnarumma memperkuat Manchester City, sementara Senne Lammens membela Manchester United.

Kapten Italia itu memberikan apresiasi kepada Lammens yang dinilainya bertalenta dan berkarakter. Ia berharap perkembangan sang kiper Belgia berlanjut, namun bukan saat bertemu Italia.

"Dia adalah kiper yang hebat dan tidak mudah tampil bagus di Manchester United," ungkap Donnarumma.

"Saya yakin dia memiliki masa depan yang cerah, saya sudah bertemu dengannya, dia adalah sosok yang cerdas dan saya berharap dia terus berkembang, meski hanya setelah pertandingan besok," tuturnya.

Sumber: Football Italia

Berita Terkait