Bola.com, Jakarta - Anthony Gordon yang kini memperkuat klub Spanyol, Barcelona, mengaku mendapat pengalaman berbeda selama berkarier di Negeri Matador. Pemain sayap itu bahkan menilai Inggris secara budaya tidak memiliki kebiasaan mengontrol pertandingan seperti yang dilakukan Spanyol.
Pemain berumur 25 tahun itu kembali bergabung dengan Timnas Inggris untuk menghadapi agenda Nations League. Dalam kesempatan tersebut, ia berbicara mengenai pengalamannya bermain di Spanyol dan pengaruhnya terhadap cara pandangnya terhadap sepak bola.
"Secara budaya, bukan hanya turnamen atau pertandingan itu saja di mana kami tidak bisa mengendalikan permainan," ujar Gordon.
"Sebagai sebuah bangsa, kita tidak memiliki kekuatan seperti Spanyol, di mana kita mengendalikan pertandingan seperti yang mereka lakukan. Itu bukan bagian dari diri kita," lanjutnya.
Mendapat Pengalaman Berbeda di Spanyol
Sebelum bergabung dengan Barcelona, sang pemain lebih banyak menjalani karier di Inggris bersama Everton dan Newcastle United.
Kini, berada di lingkungan sepak bola Spanyol, ia merasakan langsung bagaimana penguasaan bola menjadi bagian penting dalam permainan.
"Saya tidak yakin itu sesuatu yang bisa diajarkan. Bermain di Spanyol, saya bisa berbicara dengan pandangan yang berdasar tentang cara mereka menguasai bola," kata Gordon.
Penyerang timnas Inggris itu juga melihat adanya perbedaan mendasar dalam pendekatan permainan kedua negara.
Menurutnya, kultur sepak bola Spanyol sudah terbentuk sedemikian rupa sehingga kemampuan mengontrol pertandingan melalui penguasaan bola menjadi bagian dari identitas mereka.
Inggris Harus Punya DNA Sendiri
Anthony Gordon menilai Inggris tetap bisa memiliki DNA sendiri untuk meningkatkan kualitas permainan khususnya penguasaan bolanya.
"Kita pasti bisa menjadi lebih baik atau mungkin sebaliknya dan benar-benar memanfaatkan kekuatan kita, yaitu bermain fisik, bermain sepak bola langsung, dan melakukan serangan balik," ujarnya.
Pernyataan dari sang penyerang Inggris itu muncul setelah ia merasakan langsung perbedaan lingkungan sepak bola Inggris dan Spanyol. Pengalaman itu membuat pemain yang dikenal memiliki kecepatan dan kemampuan menyerang tersebut memiliki perspektif baru mengenai identitas permainan Timnas Inggris.
Kini, ia kembali ke skuad The Three Lions dengan membawa pengalaman dari sepak bola Spanyol. Menarik untuk melihat sejauh mana pengalaman tersebut akan memengaruhi perannya bersama Timnas Inggris di bawah asuhan Thomas Tuchel.
Penulis: Juventus Filadelvia