Gary Neville Ungkap Rekrutan Terburuk Manchester United Era Pasca Ferguson

Gary Neville memilih Antony sebagai rekrutan terburuk Manchester United sejak era Sir Alex Ferguson, dengan Angel Di Maria sebagai kandidat lainnya.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 28 September 2026, 16:58 WIB
Mantan pesepak bola, Gary Neville, bersiap untuk mengambil bagian dalam acara panel Liga Inggris pada hari kedua konferensi tahunan Partai Buruh di Liverpool, Inggris barat laut, pada 23 September 2024. (Oli SCARFF /AFP)

Bola.com, Jakarta - Gary Neville menyebut Antony sebagai rekrutan terburuk Manchester United sejak Sir Alex Ferguson meninggalkan klub. Ia sebelumnya mempertimbangkan Angel Di Maria sebelum akhirnya memilih winger asal Brasil tersebut.

Ferguson mengakhiri masa baktinya di Old Trafford pada 2013. Sejak saat itu, Manchester United telah mendatangkan banyak pemain dengan harapan bisa kembali bersaing di papan atas.

Advertisement

Tidak semua transfer tersebut memberikan dampak sesuai ekspektasi. Di antara nama-nama yang dianggap gagal memenuhi harapan, Di Maria dan Antony menjadi dua pemain yang masuk pertimbangan Neville.

Di Maria hanya bertahan satu musim setelah didatangkan dari Real Madrid pada 2014 dengan harga hampir 60 juta pounds. Sementara itu, Antony bergabung dari Ajax dengan nilai transfer 82 juta pounds dan mencetak 12 gol dalam 96 pertandingan.


Di Maria Sempat Membuat Neville Antusias

Angel Di Maria ditaksir memiliki banderol 50 juta euro kala meninggalkan Manchester United. Ia hengkang dari Old Trafford pada bursa transfer musim panas 2015/2016 dan dipinang PSG dengan mahar sebesar 63 juta euro. Pemain Timnas Argentina tersebut telah tampil sebanyak 32 laga dengan mencatatkan 4 gol dan 12 assist. (AFP/Paul Ellis)

Neville mengaku sangat antusias ketika Manchester United mendatangkan Di Maria. Ia melihat pemain Argentina tersebut memiliki atribut yang dibutuhkan untuk memberikan pengaruh besar di Old Trafford.

Namun, ekspektasi tersebut tidak terwujud setelah Di Maria kesulitan beradaptasi. Ia hanya mencetak empat gol dalam 32 penampilan di semua kompetisi sebelum pindah ke Paris Saint-Germain.

"Di Maria adalah salah satu yang buruk dan, ngomong-ngomong, saya sangat bersemangat ketika dia datang," kata Neville kepada The Athletic.

"Saya pikir itu rekrutan yang luar biasa. Dia bisa bergerak dari kotak ke kotak, cepat, berkualitas, tetapi kemudian dia jelas tidak bisa beradaptasi dan tidak merasa nyaman. Semua alasan itu membuatnya menjadi transfer yang buruk," lanjutnya.


Fellaini Tidak Layak Disebut yang Terburuk

Gelandang Manchester United, Marouane Fellaini, bersedia meneruskan karier di Old Trafford asalkan mendapatkan kontrak baru berdurasi lebih dari setahun. (AFP/Paul Ellis)

Marouane Fellaini juga sempat diajukan sebagai kandidat dalam pembahasan mengenai transfer buruk Manchester United. Namun, Neville menilai mantan gelandang Everton tersebut tidak pantas ditempatkan pada posisi yang sama dengan Antony dan Di Maria.

Fellaini memang dinilai Neville bukan pemain yang seharusnya didatangkan Manchester United. Meski demikian, kontribusi yang diberikan serta biaya transfernya membuat Neville tidak memasukkannya sebagai rekrutan terburuk.

"Saya tidak punya masalah dengan Fellaini. Dia seharusnya tidak bergabung dengan klub, tetapi dia bukan rekrutan terburuk," ujar Neville.

"Dia memberikan seluruh kemampuannya dan harganya sekitar 25 juta sampai 30 juta pounds, jadi itu bukan pengeluaran terbesar," tambahnya.


Antony Dipilih Neville

Gelandang Manchester United Antony. (Oli SCARFF / AFP)

Besarnya biaya transfer kemudian menjadi pertimbangan utama Neville ketika menentukan pilihannya. Antony akhirnya berada di posisi teratas dalam pandangannya setelah Manchester United mengeluarkan 82 juta pounds untuk memboyongnya dari Ajax.

Neville menegaskan bahwa penilaiannya bukan ditujukan untuk menyerang Antony secara pribadi. Ia justru menggunakan transfer tersebut untuk menggambarkan keputusan Manchester United yang menurutnya membayar mahal dalam situasi yang tidak ideal.

"Ketika melihat pengeluaran yang sangat besar, Antony. Ini bukan kritik terhadap pemain tersebut, tetapi mencerminkan Manchester United yang membayar uang sebanyak itu untuknya setelah panik," tutur Neville.

"Saya akan mengatakan Antony dan Di Maria. Saya harus memilih Antony," tegasnya.

Sumber: Metro.co.uk


Persaingan Sengit di Liga Inggris

Berita Terkait