Bola.com, Jakarta - Gary Neville menyebut Antony sebagai rekrutan terburuk Manchester United sejak Sir Alex Ferguson meninggalkan klub. Ia sebelumnya mempertimbangkan Angel Di Maria sebelum akhirnya memilih winger asal Brasil tersebut.
Ferguson mengakhiri masa baktinya di Old Trafford pada 2013. Sejak saat itu, Manchester United telah mendatangkan banyak pemain dengan harapan bisa kembali bersaing di papan atas.
Tidak semua transfer tersebut memberikan dampak sesuai ekspektasi. Di antara nama-nama yang dianggap gagal memenuhi harapan, Di Maria dan Antony menjadi dua pemain yang masuk pertimbangan Neville.
Di Maria hanya bertahan satu musim setelah didatangkan dari Real Madrid pada 2014 dengan harga hampir 60 juta pounds. Sementara itu, Antony bergabung dari Ajax dengan nilai transfer 82 juta pounds dan mencetak 12 gol dalam 96 pertandingan.
Di Maria Sempat Membuat Neville Antusias
Neville mengaku sangat antusias ketika Manchester United mendatangkan Di Maria. Ia melihat pemain Argentina tersebut memiliki atribut yang dibutuhkan untuk memberikan pengaruh besar di Old Trafford.
Namun, ekspektasi tersebut tidak terwujud setelah Di Maria kesulitan beradaptasi. Ia hanya mencetak empat gol dalam 32 penampilan di semua kompetisi sebelum pindah ke Paris Saint-Germain.
"Di Maria adalah salah satu yang buruk dan, ngomong-ngomong, saya sangat bersemangat ketika dia datang," kata Neville kepada The Athletic.
"Saya pikir itu rekrutan yang luar biasa. Dia bisa bergerak dari kotak ke kotak, cepat, berkualitas, tetapi kemudian dia jelas tidak bisa beradaptasi dan tidak merasa nyaman. Semua alasan itu membuatnya menjadi transfer yang buruk," lanjutnya.
Fellaini Tidak Layak Disebut yang Terburuk
Marouane Fellaini juga sempat diajukan sebagai kandidat dalam pembahasan mengenai transfer buruk Manchester United. Namun, Neville menilai mantan gelandang Everton tersebut tidak pantas ditempatkan pada posisi yang sama dengan Antony dan Di Maria.
Fellaini memang dinilai Neville bukan pemain yang seharusnya didatangkan Manchester United. Meski demikian, kontribusi yang diberikan serta biaya transfernya membuat Neville tidak memasukkannya sebagai rekrutan terburuk.
"Saya tidak punya masalah dengan Fellaini. Dia seharusnya tidak bergabung dengan klub, tetapi dia bukan rekrutan terburuk," ujar Neville.
"Dia memberikan seluruh kemampuannya dan harganya sekitar 25 juta sampai 30 juta pounds, jadi itu bukan pengeluaran terbesar," tambahnya.
Antony Dipilih Neville
Besarnya biaya transfer kemudian menjadi pertimbangan utama Neville ketika menentukan pilihannya. Antony akhirnya berada di posisi teratas dalam pandangannya setelah Manchester United mengeluarkan 82 juta pounds untuk memboyongnya dari Ajax.
Neville menegaskan bahwa penilaiannya bukan ditujukan untuk menyerang Antony secara pribadi. Ia justru menggunakan transfer tersebut untuk menggambarkan keputusan Manchester United yang menurutnya membayar mahal dalam situasi yang tidak ideal.
"Ketika melihat pengeluaran yang sangat besar, Antony. Ini bukan kritik terhadap pemain tersebut, tetapi mencerminkan Manchester United yang membayar uang sebanyak itu untuknya setelah panik," tutur Neville.
"Saya akan mengatakan Antony dan Di Maria. Saya harus memilih Antony," tegasnya.
Sumber: Metro.co.uk