Bola.com, Jakarta - Masa depan Estevao Willian di Chelsea mulai dipertanyakan setelah pemain muda Brasil itu belum mendapatkan kesempatan menjadi starter di Liga Inggris musim ini. Frank Leboeuf menilai kepindahan bisa menjadi pilihan apabila Xabi Alonso memang tidak membutuhkan sang winger dalam sistem permainannya.
Chelsea merekrut Estevao dari Palmeiras pada 2025 setelah memenangkan persaingan dengan sejumlah klub. Musim lalu, pemain berusia 19 tahun itu mencetak delapan gol dari 36 penampilan meski menit bermainnya dikelola secara hati-hati oleh Enzo Maresca dan Liam Rosenior.
Performa tersebut membuat Estevao mendapat reputasi sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan. Ia bahkan sempat masuk persaingan untuk memperkuat Brasil di Piala Dunia sebelum cedera pada akhir musim menghambat peluangnya.
Situasi berubah setelah Alonso mengambil alih Chelsea karena Estevao belum mendapatkan kesempatan tampil sejak awal pertandingan Liga Inggris. Kondisi itu kemudian dikaitkan dengan spekulasi kepindahan, termasuk ketertarikan Barcelona yang disebut telah mengagumi sang pemain sejak masih berkarier di Brasil.
Leboeuf Sayangkan Situasi Estevao
Leboeuf memahami apabila Estevao merasa kesulitan mendapatkan tempat di tim utama Chelsea. Menurutnya, kualitas sang pemain tidak perlu diragukan, tetapi sistem yang diterapkan Alonso dapat membuat kesempatan bermainnya terbatas.
Alonso memiliki pendekatan permainan yang sebelumnya berhasil membawanya meraih gelar Bundesliga bersama Bayer Leverkusen. Leboeuf pun mempertanyakan alasan sang pelatih harus mengubah sistem yang sudah terbukti efektif.
"Saya pikir Estevao mungkin harus meninggalkan Chelsea dan itu sangat disayangkan karena dia adalah talenta murni," kata Leboeuf kepada My Gamble.
"Namun, Xabi Alonso sudah membuktikan di Leverkusen bahwa sistemnya berjalan dengan baik dengan tidak terkalahkan dan memenangkan Bundesliga. Mengapa harus mengubahnya?" lanjut Leboeuf.
Estevao Bisa Jadi Korban Sistem Alonso
Menurut Leboeuf, posisi Estevao menjadi rumit karena Alonso tidak secara khusus memilihnya ketika menerima pekerjaan di Chelsea. Sang pemain sudah berada di klub ketika Alonso datang, sehingga perannya sangat bergantung pada kebutuhan sistem sang pelatih.
Minimnya menit bermain juga membuat opsi transfer mulai terbuka. Leboeuf melihat penjualan bisa menjadi jalan keluar apabila Chelsea tidak memberikan ruang yang cukup bagi Estevao untuk berkembang.
"Dia bergabung dengan Chelsea ketika Estevao sudah berada di sana, tetapi dia tidak secara khusus memilihnya. Estevao mungkin menjadi pemain yang harus dikorbankan. Mungkin sudah waktunya menjualnya," ujar Leboeuf.
"Jika Anda tidak akan menggunakannya, jual dia, karena dia pantas bermain dan bisa dimanfaatkan dengan baik oleh tim lain. Dia memiliki talenta yang luar biasa," sambungnya.
Barcelona Pantau Situasi Estevao
Barcelona disebut telah menunjukkan ketertarikan terhadap Estevao setelah memantau perkembangannya sejak masih berada di Brasil. Spekulasi tersebut muncul ketika pemain kelahiran 2007 itu kesulitan mendapatkan posisi utama di bawah Alonso.
Estevao baru tampil sebagai pemain pengganti ketika Chelsea kalah 0-3 dari Brentford sebelum jeda internasional. Ia kemudian memperoleh kesempatan bermain sejak awal bersama Brasil dalam pertandingan uji coba melawan Australia pada Jumat malam.
"Jika Xabi Alonso tidak membutuhkannya, mengapa mempertahankannya daripada membiarkannya pindah ke tempat lain?" tegas Leboeuf.
Chelsea akan kembali bertanding setelah jeda internasional dengan menjamu Bournemouth. Sementara itu, tim asuhan Alonso berada di posisi ke-10 Liga Inggris setelah meraih tiga kemenangan dalam lima pertandingan pertama.