Bola.com, Bandung - Filipina akan menghadapi Pakistan pada laga kedua Grup B FIFA ASEAN Cup 2026 di Stadion Si Jalak Harupat, Soreang, Kabupaten Bandung, Selasa (29/9/2026) sore pukul 16.00 WIB.
Pelatih Timnas Filipina, Carles Cuadrat mengakui bahwa duel menghadapi Pakistan nanti dipastikan tidak akan berjalan mudah.
Karena itu, ia meminta pasukannya untuk tetap waspada sejak menit awal dan berusaha keras untuk menjaga gawang agar tidak kebobolan.
Carles Cuadrat menyebutkan bahwa setiap pertandingan di level tim nasional selalu menghadirkan tantangan tersendiri.
Tak terkecuali dengan Pakistan, di mana menurutnya, tim yang dibesut Nolberto Solano tersebut berisikan pemain-pemain terbaik yang dimiliki Pakistan.
“Saya tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit karena pertandingan apapun melawan tim nasional selalu sulit,” tegas Carles Cuadrat di lapangan SPOrT Jabar, Arcamanik, Kota Bandung, Senin (28/9/2026).
“Selain memiliki pemain-pemain yang bagus, mereka juga memilik tim pelatih yang bagus,” lanjut Carles Cuadrat.
Harus Tampil Solid
Menurut Cuadrat, saat Pakistan lawan Thailand, pertandingan berjalan cukup ketat dan situasi pertandingan dapat berubah dengan cepat selama skor masih 0-0.
“Bagi Thailand pun pertandingan itu sulit sampai akhirnya mereka mencetak gol pertama. Jadi ketika skor masih 0-0, apapun bisa terjadi,” imbuh Cuadrat.
Cuadrat menyadari bahwa ketika Filipina lebih dulu kebobolan, situasi pertandingan akan menjadi jauh lebih sulit karena tim harus mengejar ketertinggalan.
Karena itu, ia berharap anak asuhnya mampu tampil solid sejak awal, menjaga clean sheet, sekaligus mencetak gol untuk mengamankan kemenangan.
“Saya berharap bisa menjaga gawang tetap clean sheet, bisa mencetak gol, membuat pertandingan menjadi positif bagi kami, dan mendapatkan tiga poin,” harap eks pemain Newcastle United ini.
Apresiasi Warga Bandung
Cuadrat sangat mengapresiasi para suporter Indonesia yang terus memberikan dukungan kepada Filipina.
Dukungan tersebut terasa pada pertandingan perdana pasukannya di Grup B lawan Vietnam.
Walau tidak bermain di hadapan suporter Filipina, Cuadrat merasa kehadiran dan sambutan hangat suporter Indonesia memberikan energi tersendiri bagi timnya.
“Sangat menyenangkan, meski kaki tidak bermain di Filipina, pada pendukungan tetap mendukung kami,” imbuhnya.
“Bahkan pada aksi terakhir pertandingan, ketika terjadi pelanggaran untuk kami dan wasit memutuskan tidak mengizinkan kami mengambil tendangan bebas tersebut, semua orang bersorak dan menyoraki,” lanjutnya.
Reaksi tersebut menunjukkan bahwa para pendukung Indonesia benar-benar memberikan dukungan kepada Filipina selama pertandingan.
“Maksud saya, mereka tidak puas dengan keputusan wasit. Jadi, ini sangat menyenangkan dan kami benar-benar mengapresiasi bahwa fans Indonesia mendukung Filipina,” pungkasnya.