Bola.com, Jakarta - Timnas Italia menunjukkan ledakan ofensif saat menghajar Turki 4-1 pada lanjutan UEFA Nations League 2026/2027. Tiga gol dalam 27 menit pertama menjadi fondasi kemenangan telak Gli Azzurri di markas lawan, Selasa (29/9) dini hari WIB.
Italia tampil agresif sejak awal pertandingan dan langsung mengambil kendali permainan. Alessandro Bastoni membuka keunggulan pada menit ke-9, sebelum Davide Frattesi dan Michael Kayode menambah dua gol berikutnya pada menit ke-22 dan ke-27.
Turki sempat memberikan respons melalui Baris Alper Yilmaz pada menit ke-47. Namun, Pio Esposito kembali memperlebar jarak pada menit ke-50 sekaligus memastikan Italia membawa pulang kemenangan meyakinkan dari kandang lawan.
Hasil tersebut mengangkat Italia ke peringkat ketiga Grup A dengan koleksi tiga poin. Sebaliknya, Turki harus berada di posisi terbawah dengan nol poin setelah kembali gagal meraih kemenangan.
Pesta Gol Kilat dan Jejak Produktivitas Azzurri
Tiga gol yang tercipta dalam 27 menit menjadi gambaran betapa efektifnya serangan Italia pada pertandingan ini. Catatan tersebut sekaligus menjadi kali pertama Gli Azzurri mencetak tiga gol dalam 30 menit pertama sejak menghadapi Lithuania pada Kualifikasi Piala Dunia, September 2021.
Tekanan Italia sejak menit awal membuat pertahanan Turki kesulitan keluar dari tekanan. Intensitas serangan yang konsisten membuka ruang dan menghadirkan peluang yang mampu dimanfaatkan dengan baik oleh para pemain Gli Azzurri.
Italia juga menorehkan catatan penting lainnya setelah mencetak empat gol dalam satu pertandingan UEFA Nations League. Ini menjadi kali pertama Azzurri melakukannya sejak kemenangan 4-1 atas Israel pada Oktober 2024.
Efektivitas di depan gawang menjadi pembeda utama dalam duel tersebut. Italia mampu mengubah momentum dan peluang yang mereka ciptakan menjadi keunggulan konkret, sebelum menjaga jarak hingga pertandingan berakhir.
Dominasi Data Pertandingan dan Tanggapan Roberto Mancini
Data pertandingan turut memperlihatkan kualitas serangan Italia. Gli Azzurri menghasilkan expected goals (xG) sebesar 2,39 dari 14 tembakan, sedangkan Turki membukukan xG 1,86 dari 15 percobaan.
Keunggulan Italia sejak babak pertama menjadi modal penting untuk menghadapi tekanan Turki setelah jeda. Tuan rumah memang mampu mencetak gol pada menit ke-47, tetapi Italia segera merespons melalui Pio Esposito tiga menit kemudian.
Roberto Mancini juga memberikan penjelasan terkait keputusan pergantian pemain dalam pertandingan tersebut. Salah satunya berkaitan dengan kondisi Giacomo Raspadori yang mengalami masalah setelah babak pertama.
"Semua pemain tampil hebat. Raspadori mengalami masalah; kami khawatir harus menariknya keluar setelah lima menit babak kedua berjalan, jadi kami memutuskan untuk menggantinya saat jeda pertandingan," ucap pelatih Timnas Italia, Roberto Mancini.
"Tim bermain lebih menekan, mampu menguasai bola, dan mengalirkannya dengan baik. Raspadori menjalankan instruksi kami dengan baik, penampilannya memuaskan," sambungnya.
Sumber: FotMob, Football Italia