Rizki Juniansyah Absen di Asian Games 2026: Menpora Hormati Putusan CAS, Bakal Perjuangkan

CAS menolak pencabutan suspensi IWF, Rizki Juniansyah dipastikan absen Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Erick Thohir hormati proses dan kawal di CAS.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 29 September 2026, 12:19 WIB
Rizki Juniansyah lifter Indonesia pertama yang raih medali emas Olimpiade (instagram.com/rjuniansyah_)

Bola.com, Jakarta - Rizki Juniansyah dipastikan tidak bisa memperkuat Indonesia pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Kepastian ini muncul setelah Court of Arbitration for Sport (CAS) menolak permohonan pencabutan provisional suspension yang dijatuhkan International Weightlifting Federation (IWF).

Menpora Erick Thohir menegaskan pemerintah menghormati keputusan CAS sekaligus proses hukum yang masih berjalan. Ia juga mengingatkan semua pihak agar tidak berspekulasi selama pemeriksaan pokok perkara berlangsung di lembaga arbitrase olahraga tersebut.

Advertisement

“Saya sudah mendapatkan laporan mengenai perkembangan kasus yang dialami Rizki Juniansyah. Kita tentu menyayangkan Rizki tidak bisa bertanding di Asian Games kali ini,” ujar Erick.

Erick menjelaskan perkara yang menjerat Rizki bukan terkait penggunaan substansi terlarang, melainkan soal pelaporan kehadiran atau whereabouts. “Perlu digarisbawahi bahwa sangkaan terhadap Rizki bukan soal penggunaan substansi terlarang, tapi soal pelaporan kehadiran atau whereabouts. Kita harus menghormati proses hukum yang sedang berjalan di CAS dan tidak berspekulasi mendahului keputusan akhir dari proses tersebut,” tegasnya.


Kemenpora Kawal Proses Rizki Juniansyah

Erick memastikan Kementerian Pemuda dan Olahraga tidak akan membiarkan Rizki menghadapi proses ini sendirian. Pemerintah berkoordinasi dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan Persatuan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) untuk pendampingan selama perkara di CAS berlangsung.

Koordinasi lintas lembaga itu ditujukan agar Rizki mendapatkan dukungan yang ia butuhkan dalam menempuh jalur hukum, termasuk akses pendampingan maksimal sesuai aturan yang berlaku.

“Kemenpora terus berkoordinasi dengan KOI dan PABSI untuk mengawal bersama proses kasus ini. Kita ingin memastikan Rizki mendapatkan pendampingan yang maksimal dan dapat menjalani proses ini dengan sebaik-baiknya,” kata Erick.

Absennya Rizki menjadi kehilangan bagi tim Indonesia, mengingat lifter kelahiran Jambi tersebut merupakan salah satu andalan di cabang angkat besi. Rekam jejaknya solid di level internasional.

Rizki juga memiliki catatan penting dengan perolehan medali emas pada Olimpiade Paris 2024. “Tentu kita semua kecewa karena Rizki tidak bisa tampil di Asian Games. Dia adalah atlet yang sudah memberikan prestasi besar untuk Indonesia,” ujar Erick.


Erick Thohir Minta Rizki Tetap Semangat

Altet angkat besi Indonesia di Asian Games 2026 Rizki Juniansyah (Liputan6.com/Thomas)

Meski harus melewatkan ajang multi-cabang tersebut pada 2026, Erick meminta Rizki menjaga motivasi. Ia menekankan perjalanan atlet tidak ditentukan oleh satu kompetisi saja.

“Perjuangan seorang atlet tidak berhenti hanya karena satu kompetisi. Sekarang kita harus memberikan dukungan agar dia bisa menghadapi proses kasus ini dengan baik,” tuturnya.

Pemerintah bersama pemangku kepentingan olahraga akan terus memberikan dukungan sesuai koridor hukum dan regulasi yang berlaku. Pendampingan itu diharapkan menjaga fokus Rizki selama menunggu keputusan akhir di CAS.

“Pemerintah, KOI, PABSI, dan seluruh masyarakat olahraga Indonesia tentu memberikan dukungan untuk Rizki. Jalani prosesnya dengan baik, hormati mekanismenya, dan kita akan kawal bersama,” tegas Erick.

Menpora berharap persidangan di CAS segera menemukan titik terang. Dengan demikian, Rizki bisa kembali menata konsentrasi untuk kariernya dan mengejar prestasi bagi Indonesia.

“Kita berharap proses ini bisa berjalan dengan baik. Kami ingin Rizki tetap memiliki masa depan yang panjang sebagai atlet dan terus bisa memberikan prestasi untuk Merah Putih,” pungkas Erick.

Berita Terkait