Joao Felix dan 5 Klub yang Berpotensi Jadi Tujuannya jika Kembali ke Eropa

Joao Felix berpeluang kembali ke Eropa pada 2027. Barcelona, Bayern Munchen, hingga Juventus bisa menjadi tujuan berikutnya.

BolaCom | Gia Yuda PradanaDiterbitkan 01 Oktober 2026, 16:50 WIB
Joao Felix, Al Nassr, saat laga final AFC Champions League Two melawan Gamba Osaka, Minggu (17-5-2026) dini hari WIB. (Dok. X @AlNassrFC)

Bola.com, Jakarta - Kepindahan ke Arab Saudi ternyata belum menjadi akhir perjalanan Joao Felix di sepak bola level atas. Setelah menjalani periode sulit di sejumlah klub Eropa, pemain Portugal itu justru berhasil menemukan kembali performanya bersama Al Nassr.

Musim lalu menjadi titik balik bagi Joao Felix. Ia terpilih sebagai pemain terbaik Saudi Pro League dan membantu Al Nassr meraih gelar, sementara kepercayaan dari Jorge Jesus turut membuatnya kembali mendapatkan tempat di Timnas Portugal.

Advertisement

Kini, keinginan untuk kembali ke Eropa mulai terbuka. Kontraknya bersama Al Nassr akan berakhir pada 2027 sehingga lima klub berikut berpotensi menjadi tujuan Joao Felix jika ia memilih kembali ke kompetisi elite Eropa.


Barcelona Punya Hubungan Lama dengan Joao Felix

Barca langsung membalas melalui Joao Cancelo di menit ke-32 dan mengunci kemenangan di babak kedua lewat aksi Joao Felix (57'). (AP Photo/Joan Monfort)

Barcelona menjadi salah satu klub yang memiliki sejarah paling dekat dengan Joao Felix dalam daftar ini. Ia pernah memperkuat Blaugrana dengan status pinjaman pada musim 2023-24 ketika Xavi Hernandez masih menjadi pelatih.

Periode tersebut membuat Barcelona sempat ingin mempertahankannya secara permanen. Namun, tuntutan Atletico Madrid membuat kesepakatan akhirnya tidak terwujud.

Peluang baru dapat muncul jika Dani Olmo meninggalkan Barcelona. Joao Felix juga pernah mengungkapkan bahwa bermain untuk klub Catalan merupakan sebuah kehormatan sehingga transfer ke Camp Nou masih mungkin menarik baginya.


Bayern Munchen Bisa Kembali Mengejar

Gelandang Bayern Munchen asal Jerman bernomor punggung 10, Jamal Musiala, merayakan gol keenam timnya bersama rekan-rekan setimnya selama pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions UEFA antara Atalanta dan Bayern Munchen di stadion Gewiss di Bergamo, pada 11 Maret 2026. (Alberto PIZZOLI/AFP)

Bayern Munchen sudah lama memiliki ketertarikan terhadap Joao Felix. Klub Bundesliga tersebut bahkan pernah dikaitkan dengannya ketika sang pemain masih dianggap sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa.

Saat ini, Bayern memiliki Jamal Musiala, Lennart Karl, Serge Gnabry, dan Ismael Saibari untuk mengisi sejumlah posisi kreatif. Oleh karena itu, kedatangan Joao Felix tidak menjadi kebutuhan mutlak.

Namun, situasi dapat berubah jika Dani Olmo tidak bergabung dengan Bayern atau terjadi perubahan besar dalam komposisi lini serang. Nama Joao Felix berpotensi kembali muncul dalam rumor transfer.


Juventus Membutuhkan Kreativitas

Pemain Juventus, Kenan Yildiz, melakukan selebrasi seusai membobol gawang Napoli pada lanjutan Liga Italia 2025/2026. (Fabio Ferrari/LaPresse via AP)

Juventus juga bisa menjadi opsi bagi Joao Felix untuk kembali ke Italia. Pengalamannya bersama AC Milan pada paruh kedua musim 2024-25 memang kurang meyakinkan setelah hanya menghasilkan empat kontribusi gol dalam 21 pertandingan.

Kondisi tersebut tidak sepenuhnya menutup peluang bagi Joao Felix untuk mencoba peruntungan lain di Serie A. Terlebih, status bebas transfer pada musim panas 2027 dapat membuat biaya transfer bukan menjadi persoalan utama.

Juventus bisa membutuhkan pemain kreatif di belakang penyerang. Jika mampu melanjutkan performa positif dari Arab Saudi, Joao Felix dapat menjadi salah satu opsi untuk melengkapi Kenan Yildiz.


Chelsea Kemungkinan Bukan Tujuan Utama

Debut pemain pinjaman baru Chelsea, Joao Felix berakhir pahit. Ia hanya menjalani 58 menit pertandingan sebelum diusir oleh wasit karena melakukan pelanggaran keras. (AP Photo/Alastair Grant)

Chelsea memiliki pengalaman langsung dengan Joao Felix setelah sang pemain mencatatkan 11 gol dan dua assist dalam 40 pertandingan. Ia juga pernah kembali ke London secara permanen setelah menjalani periode pinjaman.

Akan tetapi, situasi skuad Chelsea kini berbeda. Morgan Rogers sudah datang dengan biaya transfer besar, sementara Estavao juga harus bersaing dengan banyak pemain ofensif untuk mendapatkan menit bermain.

Chelsea sebelumnya mendapatkan keuntungan besar dari penjualan Joao Felix ke Al Nassr. Oleh karena itu, kemungkinan untuk kembali membawanya ke Stamford Bridge pada 2027 masih bergantung pada kebutuhan skuad saat itu.


PSG Punya Daya Tarik, tetapi Sulit

Pelatih Paris Saint-Germain (PSG), Luis Enrique, kegirangan setelah timnya memastikan diri menjadi juara Liga Champions 2025/2026, Sabtu (30/5/2026). (INA FASSBENDER / AFP)

PSG menjadi nama lain yang bisa dikaitkan dengan Joao Felix karena karakter permainannya. PSG juga memiliki sejumlah pemain asal Portugal yang dapat membantu menciptakan lingkungan yang familiar.

Namun, tantangan terbesar ada pada kebutuhan taktik. Luis Enrique mengandalkan sistem 4-3-3 dan memiliki banyak pilihan berkualitas di lini serang.

Joao Felix perlu mendapatkan peran yang jelas jika ingin pindah ke Paris. Dengan persaingan yang sangat ketat di skuad PSG, peluang transfer akan sangat bergantung pada perubahan komposisi tim dalam dua bursa transfer mendatang.

Sumber: Sports Illustrated

Berita Terkait