7 Klub yang Mengubah Logo dan Justru Bikin Fans Kecewa, Ada Juventus hingga Manchester City

7 Klub yang Mengubah Logo dan Justru Bikin Fans Kecewa, Ada Juventus hingga Manchester City

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 02 Oktober 2026, 08:00 WIB
7 Klub yang Mengubah Logo dan Justru Bikin Fans Kecewa, Ada Juventus hingga Manchester City. (Bola.com/Generated AI)

Bola.com, Jakarta - Logo atau badge merupakan bagian penting dari identitas sebuah klub sepak bola. Bukan sekadar ornamen di jersey, lambang klub biasanya memiliki sejarah panjang dan menjadi simbol yang melekat kuat dengan para pendukungnya.

Karena itu, perubahan logo sering kali menjadi keputusan yang sensitif. Tidak sedikit klub yang mencoba melakukan penyegaran desain, tetapi justru mendapat kritik dari suporter karena dianggap menghilangkan karakter atau sejarah klub.

Advertisement

Planet Football merangkum sejumlah klub yang pernah melakukan perubahan logo dan hasilnya mendapat respons kurang positif. Berikut tujuh di antaranya.


1. Juventus

Logo dan ilustrasi Juventus. (AFP/Marco Bertorello)

Juventus menjadi salah satu contoh perubahan logo yang paling mencolok. Pada 2017, klub asal Turin itu meninggalkan lambang oval bergaris yang telah menjadi bagian dari identitas mereka.

Sebagai gantinya, Juventus memperkenalkan logo minimalis berbentuk huruf J. Desain tersebut menjadi bagian dari strategi rebranding klub agar tampil lebih modern dan mudah digunakan dalam berbagai platform digital.

Perubahan itu sempat menuai beragam reaksi karena dianggap terlalu jauh meninggalkan bentuk tradisional logo Juventus.


2. Manchester City

Logo Manchester City di Stadion Etihad. (Paul ELLIS / AFP)

Manchester City juga melakukan perubahan besar terhadap logo klub pada 2016. Setelah hampir dua dekade menggunakan desain dengan gambar elang, The Citizens kembali memakai crest berbentuk lingkaran.

Logo baru tersebut mengembalikan sejumlah elemen historis klub, termasuk kapal dan mawar merah Lancashire. Namun, perubahan itu tetap menjadi perdebatan karena desain sebelumnya sudah cukup dikenal oleh para pendukung.


3. Leeds United

Leeds unggul sembilan poin dari zona degradasi dengan hanya tiga laga tersisa musim ini. (Martin Rickett/PA via AP)

Leeds United pernah memperkenalkan rancangan logo baru pada 2018 yang akhirnya tidak pernah digunakan secara resmi.

Desain tersebut menampilkan tulisan Leeds United di bagian atas dengan gambar kepalan tangan di bagian tengah. Logo itu langsung mendapat penolakan keras dari para pendukung.

Setelah mendapat respons negatif dari fans, Leeds akhirnya membatalkan rencana tersebut dan mempertahankan logo lama.


4. Cardiff City

Sementara itu, Cardiff City yang tak mau mengibarkan bendera putih berhasil memperkecil kedudukan menjadi 1-3 lewat Rubin Colwill (kiri) pada menit ke-80. (AFP/Paul Ellis)

Perubahan logo Cardiff City pada periode 2012-2015 menjadi salah satu yang paling kontroversial.

Di era kepemilikan Vincent Tan, Cardiff mengubah warna tradisional klub dari biru menjadi merah. Perubahan tersebut juga berdampak pada identitas logo The Bluebirds.

Namun, perubahan tersebut hanya bertahan selama sekitar tiga tahun. Cardiff kemudian kembali menggunakan warna biru dan mengembalikan identitas klub yang lebih tradisional.


5. Aston Villa

2. Gabriel Agbonlahor (Aston Villa) - Agbonlahor pernah mencetak hattrick dalam waktu 7 menit 10 detik. Gol pada menit 69, 74 dan 76 itu berhasil membawa Villa menang dengan skor 4-2 atas City pada musim 2008/09. (AP/Simon Dawson)

Aston Villa melakukan perubahan logo menjelang musim 2023/2024. Klub meninggalkan desain berbentuk perisai dan menggunakan logo berbentuk lingkaran.

Desain tersebut sebenarnya tetap mempertahankan elemen utama seperti singa dan tulisan Aston Villa. Namun, bentuk barunya dinilai kurang memiliki karakter dibandingkan crest sebelumnya.

Menariknya, hanya setahun kemudian Aston Villa kembali menggunakan desain berbentuk perisai.


6. Inter Milan

Logo dan ilustrasi Inter Milan. (AFP/Giuseppe Cacace)

Inter Milan melakukan perubahan logo pada 2021. Klub asal Italia itu meninggalkan sejumlah detail emas serta elemen "FC" pada desain sebelumnya.

Sebagai gantinya, Inter memperkenalkan logo yang lebih sederhana dengan dominasi bentuk lingkaran dan garis-garis berwarna biru serta hitam.

Perubahan tersebut merupakan bagian dari upaya klub memperbarui identitas visual agar lebih sesuai dengan perkembangan era digital.

 


7. Nantes

Bek Prancis Malo Gusto (kiri) berebut bola dengan penyerang Pantai Gading Bazoumana Toure (kanan) pada uji coba jelang Piala Dunia 2026 di Stade de la Beaujoire di Nantes. (FRANCK FIFE / AFP)

Nantes juga pernah melakukan perubahan logo yang cukup drastis pada 2019.

Klub Prancis tersebut meninggalkan desain berbentuk perisai yang memiliki berbagai elemen historis. Sebagai gantinya, Nantes menggunakan desain yang lebih minimalis dengan huruf N sebagai elemen utama.

Perubahan tersebut membuat identitas visual klub terlihat jauh lebih sederhana dibandingkan logo sebelumnya yang memuat sejumlah simbol sejarah Nantes.

Sumber: Planet Football

Berita Terkait