Bola.com, Jakarta - Manchester City menghadapi ketidakpastian setelah dinyatakan bersalah atas 114 pelanggaran aturan finansial Premier League. Situasi ini bukan hanya menyangkut hukuman klub, tetapi juga masa depan para pemain.
City masih menunggu proses banding dan belum mengetahui sanksi yang akan dijatuhkan. Jika sampai terdegradasi, persoalan kontrak, gaji, dan transfer pemain berpotensi menjadi perhatian utama.
Pemain yang ingin meninggalkan klub juga tidak otomatis bisa pergi dengan mudah. Sebagian besar kontrak mereka tidak memiliki klausul degradasi, sehingga City tetap memiliki posisi kuat dalam menentukan biaya transfer.
Kontrak Jadi Persoalan Utama
Jika kehilangan status di Premier League, Manchester City tetap berhak meminta biaya transfer bagi pemain yang ingin hengkang. Besarnya nilai pasar dan gaji pemain juga membuat kecil kemungkinan klub melepas mereka dengan harga murah.
Sebagian besar pemain City diketahui tidak memiliki klausul degradasi dalam kontraknya. Di sisi lain, kontrak mereka pada umumnya bersifat terjamin sepenuhnya sehingga pemain tidak wajib menerima pemotongan gaji jika klub turun kasta.
Sejumlah agen yang berbicara kepada BBC Sport meyakini pemain akan disarankan menunggu kepastian hukuman sebelum mengambil keputusan. Artinya, masa depan mereka kemungkinan baru lebih jelas setelah proses banding dan penentuan sanksi selesai.
Tidak Banyak Kontrak yang Segera Berakhir
Untuk saat ini, City tidak menghadapi persoalan besar dari kontrak yang segera habis. Hanya Mateo Kovacic, Matheus Nunes, Marcus Bettinelli, dan Geronimo Rulli yang kontraknya akan berakhir dalam dua musim panas mendatang.
Situasi tersebut memberikan ruang bagi City untuk menghadapi proses hukum tanpa tekanan kehilangan banyak pemain secara gratis. Namun, potensi degradasi tetap dapat memengaruhi keputusan pemain dan strategi klub di bursa transfer.
Persoalan ini juga bertepatan dengan persiapan FIFA menerapkan aturan baru mulai 1 Januari 2027. Setiap kesepakatan yang ditandatangani pada atau setelah tanggal tersebut nantinya wajib mencantumkan klausul pelepasan (release clause).
Sumber: BBC Sport