Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat Dini di Pegadaian Championship 2026/2027: Nil Maizar Korban Ketiga

Daftar Pelatih yang Kena PHK di Pegadaian Championship 2026/2027: Nil Maizar Korban Ketiga

BolaCom | Ana DewiDiterbitkan 05 Oktober 2026, 18:30 WIB
Pria kelahiran Payahkumbuh, Sumatera Barat tersebut resmi diperkenalkan sebagai nahkoda baru skuat Tangsel Warriors pada Senin, 4 April 2022. (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Bola.com, Jakarta - Pegadaian Championship 2026/2027 kembali memakan korban. Nil Maizar menjadi pelatih terbaru yang kehilangan jabatannya.

Semen Padang mengumumkan pemecatan Nil Maizar, Minggu (4/10/2026). Keputusan itu diambil usai Kabau Sirah kalah dari PSPS Pekanbaru pada pekan keempat di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi.

Advertisement

Dalam laga tersebut, Semen Padang keok dengan skor tipis 0-1. Hasil itu jadi kekalahan perdana Kabau Sirah musim ini setelah meraih dua kemenangan dan sekali imbang.

Keputusan mendepak Nil Maizar cukup mengejutkan. Performa Semen Padang sejauh ini terbilang cukup oke dan mereka masih berada dalam persaingan untuk memperebutkan tiket promosi.

Selain itu, kompetisi juga masih panjang. Semen Padang saat ini menempati posisi keempat klasemen sementara Grup Barat dengan torehan enam poin.

 


Bidik Stefano Cugurra?

Pelatih Bali United, Stefano Cugurra Teco, saat melawan Persija Jakarta pada laga Piala Indonesia 2019 di Stadion Wibawa Mukti, Minggu (5/5). Persija menang 1-0 atas Bali United. (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

CEO Semen Padang, Andre Rosiade, menjelaskan langkah tersebut diambil untuk merespons aspirasi pendukung Kabau Sirah yang kecewa dengan performa tim kebanggaannya.

"Terima kasih atas segala dedikasi, kerja keras, dan pengabdian coach Nil Maizar untuk Semen Padang FC. Berdasarkan hasil evaluasi manajemen, kami resmi mengakhiri kerja sama ini secara baik-baik," tulis pernyataan resmi klub.

"Terima kasih telah menjadi bagian penting dari keluarga besar Skuad Kabau Sirah. Doa terbaik dari kami, semoga sukses dan selalu diberi kelancaran di perjalanan karier selanjutnya," lanjutnya.

Di sisi lain, Semen Padang dikabarkan membidik pelatih kawakan berpengalaman Stefano Cugurra atau yang akrab disapa Teco untuk mengisi posisi head coach.

Selain Nil Maizar, sudah ada dua pelatih lain yang lebih dulu out dari klubnya pada musim ini. Siapa saja? Yuk simak ulasan di bawah ini:

 


Andri Ramawi

Pelatih Persipura Jayapura, Andri Ramawi, beserta Jeam Kelly Sroyer dan Yeremia Merauje saat peluncuran skuad dan jersey Mutiara Hitam di Yogyakarta. (Bola.com/Ana Dewi).

Andri Ramawi menjadi pelatih pertama yang terdepak dari kursi kepelatihan musim ini. Sosok berusia 40 tahun tersebut diberhentikan Persipura Jayapura per 23 September 2026.

Andri hanya bertahan dua pekan di Championship selepas didatangkan Persipura pada awal musim. Performa Mutiara Hitam yang tak sesuai harapan jadi pertimbangan manajemen.

Di bawah kendali Andri, Persipura gagal memetik kemenangan dalam dua laga awal Grup Timur Championship. Mereka kalah 2-3 dari Barito Putera dan ditahan imbang Kendal Tornado FC 0-0.

Sepeninggal Andri, Persipura menunjuk Regi Aditya sebagai pelatih baru. Ia diharapkan bisa mengantarkan Mutiara Hitam promosi ke kasta tertinggi, seperti yang dilakukannya bersama PSBS Biak pada musim 2023/2024.

 


Jaya Hartono

Empat hari berselang giliran Jaya Hartono yang dipecat Persiraja Banda Aceh. Rentetan hasil minor di tiga pertandingan awal Championship adalah penyebabnya.

Bersama Jaya Hartono, Laskar Rencong menelan tiga kekalahan beruntun. Persiraja takluk 0-1 dari Semen Padang, lalu ditekuk PSPS Pekanbaru dan Persikad Depok dengan skor identik 1-2.

Rentetan hasil itu membuat manajemen mengambil keputusan untuk melakukan perubahan di sektor kepelatihan. "Sudah dipecat semua pelatih," tulis Presiden Klub Persiraja, Nazaruddin Dek Gam, via story Instagramnya (27/9/2026).

Tidak hanya Jaya Hartono, staf kepelatihan Persiraja juga ikut dicopot dari jabatannya. Mereka adalah Muhammad Yasir, Faisal Munanda, Wahyu AW, dan Ferry Ferdinand.

Kini Persiraja dilatih Muhammad Ridwan. Musim lalu, ia berstatus sebagai asisten sekaligus pelatih kepala Garudayaksa FC dan sukses membawa klubnya promosi ke kasta tertinggi Liga Indonesia.

Berita Terkait