MU Diminta Cari Sosok Berpengalaman untuk Dampingi Michael Carrick di Pinggir Lapangan

MU disarankan untuk menunjuk sosok berpengalaman di pinggir lapangan guna mendampingi Michael Carrick.

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 05 Oktober 2026, 18:45 WIB
Manajer Manchester United, Michael Carrick. (Oli Scarff/AFP)

Bola.com, Jakarta - Michael Carrick dinilai membutuhkan sosok berpengalaman untuk mendampinginya di Manchester United.

Mantan pemandu bakat Tottenham, Everton, dan Aston Villa, Bryan King, menilai Carrick belum memiliki pengalaman yang cukup untuk sukses sebagai manajer Setan Merah.

Advertisement

Carrick, yang kini berusia 45 tahun, sedang berada dalam tekanan setelah MU mengawali musim dengan hasil mengecewakan. Dari tujuh pertandingan di semua kompetisi, tim asuhannya hanya meraih dua kemenangan.

MU menunjuk Carrick sebagai manajer permanen pada musim panas lalu etelah membawa Setan Merah lolos ke Liga Champions 2026/2027 ketika berstatus pelatih interim.

Sebelum kembali ke Old Trafford, Carrick sempat menganggur selama enam bulan.

Ia kemudian kembali ke klub yang sebagian besar karier bermainnya dihabiskan sebagai pemain dan berhasil mengubah suasana di MU, yang sebelumnya memburuk ketika Ruben Amorim masih menjadi manajer.

Namun, aktivitas transfer MU pada musim panas lalu yang dinilai mengecewakan serta awal musim yang buruk kembali membuat situasi klub berada dalam sorotan.


Carrick Dinilai Butuh Pendamping Berpengalaman

Ekspresi manajer Manchester United, Michael Carrick. (Paul Ellis/AFP)

Carrick menjadi satu di antara manajer yang berusaha mengikuti jejak Sir Alex Ferguson setelah sederet pelatih sebelumnya gagal mengulangi kesuksesan legenda asal Skotlandia itu.

Menurut King, persoalan MU tidak hanya terletak pada sosok manajer. Ia menilai klub juga membutuhkan figur dengan karakter kuat untuk melakukan perubahan di berbagai level.

"Manchester United selalu identik dengan sepak bola Inggris. Klub mana yang memiliki sejarah besar? Manchester United," kata King kepada Football Insider.

"Klub mana yang mendominasi Premier League? Manchester United. Namun, Manchester United belum menemukan pengganti manajer yang setara. Begitu pula dengan pemain karena mereka belum menggantikan setengah dari pemain yang dimiliki Ferguson ketika klub meraih begitu banyak gelar," tutur King.


Perlu Perubahan Besar Pemain

Gaya manajer MU Sir Alex Ferguson saat memberi instruksi kepada para pemainnya di laga lanjutan EPL melawan Arsenal di Emirates Stadium, 1 Mei 2011. MU kalah 0-1. AFP PHOTO / CARL DE SOUZA

King juga menyinggung keputusan Ferguson ketika menyadari MU membutuhkan perubahan besar, khususnya di dalam skuad.

"Fergie tahu waktunya sudah tiba ketika klub membutuhkan perubahan besar, terutama dalam hal pemain. Dia membangun tim-tim yang memenangkan kejuaraan dan trofi," ujarnya.

Menurut King, kondisi itu belum sepenuhnya berubah sejak Ferguson meninggalkan kursi manajer. Ia menilai kualitas pemain yang ada juga belum tergantikan.

"Saya harus mengatakan Michael Carrick adalah orang yang sangat baik dan mantan pemain hebat. Dia menjalani periode luar biasa musim lalu. Namun, dia membutuhkan sosok berpengalaman di sampingnya dan Manchester United juga membutuhkan figur berpengalaman," kata King.


Staf Carrick di MU

Pelatih Middlesbrough, Michael Carrick memberi instruksi dari pinggir lapangan saat menghadapi Brighton and Hove Albion pada laga putaran ketiga Piala FA 2022/2023 di Riverside Stadium, Middlesbrough (7/1/2023). Michael Carrick saat ini tengah membesut Middlesbrough sejak ditunjuk pada 24 Oktober 2022. Sebelumnya ia sempat menjadi caretaker Manchester United hanya dalam 3 laga, mulai 21 November 2021 hingga 2 Desember 2021. (AFP/Oli Scarff)

Carrick sebenarnya sudah memiliki beberapa sosok berpengalaman dalam tim kepelatihannya.

Steve Holland menjadi asisten manajer, sebelumnya ia bekerja sebagai asisten Gareth Southgate di Timnas Inggris dan pernah menjadi bagian dari staf Chelsea.

Selain Holland, staf Carrick terdiri dari Jonathan Woodgate, Jonny Evans, Travis Binnion, dan Craig Mawson.

Meski begitu, Football Insider melaporkan, sumber menyebut Carrick masih mungkin menambah sosok baru dalam jajaran stafnya beberapa bulan mendatang apabila berhasil membalikkan situasi MU.

 

Sumber: Football Insider

Berita Terkait