Desak Made Bidik Takhta World Climbing Series 2026 Usai Emas Asian Games

Raih emas Asian Games 2026 dengan 6,062 detik, Desak Made incar gelar World Climbing Series 2026; kini peringkat 3 (3.070 poin), final seri di Santiago.

BolaCom | ThomasDiterbitkan 06 Oktober 2026, 15:31 WIB
Atlet panjang tebing Indonesia, Desak Made Rita Kusuma Dewi, saat tampil di Asian Games 2026, Selasa (30/9/2026). (NOC Indonesia)

Bola.com, Jakarta - Asian Games kembali menghadirkan kabar baik untuk panjat tebing Indonesia. Desak Made Rita Kusuma Dewi meraih emas nomor speed di Portmesse Nagoya Exhibition Hall 1, Nagoya, Aichi, Jepang pada 30 September 2026.

Dalam final, Desak Made menjadi yang tercepat dengan catatan 6,062 detik. Ia mengungguli Deng Lijuan hanya 0,002 detik dan memecahkan rekor Asia.

Advertisement

Rasa bangga itu tak membuatnya cepat puas. "Senang banget akhirnya panjat tebing mempersembahkan medali untuk Indonesia dan pastinya ini bukan akhir," kata Desak.

Target berikutnya sudah menanti. Desak akan turun di seri pamungkas World Climbing Series 2026 di Santiago, Chile pada 23-25 Oktober. "Pastinya saya sebagai atlet, jiwa atlet pasti pengin tampil maksimal. Tapi fokus utamanya tetap menampilkan yang terbaik, maksimal," kata Desak. "Kemudian pasti pengin medali untuk Indonesia mempertaruhkan medali apa lagi Seri World Cup. Dan saya berharap saya bisa melakukan itu dengan baik," sambungnya.


Motivasi Berlipat Desak

Desak Made Rita saat kembali ke Indonesia usai meraih emas Asian Games 2026

Motivasi Desak semakin berlipat karena ia saat ini berada di posisi ketiga dalam ranking World Climbing Series 2026 dengan koleksi 3.070 poin, di bawah atlet Amerika Serikat Emma Hunt (3.636 poin) dan Polina Khalkevych (3.075 poin) dari Ukraina.

Desak ada di posisi itu karena sempat absen di dua seri terakhir di Guiyang dan Chongqing, China. Karena itu, atlet asal Buleleng, Bali itu bertekad untuk jadi yang tercepat lagi sekaligus berupaya menutup World Climbing Series 2026 sebagai ranking satu dunia alias juara.

"Yaa saya berharap bisa seperti itu," jelas Desak.