Roberto Mancini Ungkap Timnas Italia Dilanda Kelelahan saat Menang 3-1 atas Turki

Italia kalahkan Turki 3-1 di Renato Dall'Ara. Kumpulkan 7 poin dan duduk di posisi kedua Grup A1, namun Mancini menilai tim kurang luwes.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 06 Oktober 2026, 16:18 WIB
Penyerang Italia, Francesco Pio Esposito, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Turki dalam laga keempat Grup 1 UEFA Nations League A 2026/2027 di Stadion Renato Dall'Ara, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB. (Alberto PIZZOLI / AFP)

Bola.com, Jakarta - Timnas Italia menutup rangkaian laga UEFA Nations League 2026/2027 dengan hasil positif. Gli Azzurri mengalahkan Turki 3-1 di Stadion Renato Dall'Ara, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB, sekaligus mengoleksi tujuh poin dari empat pertandingan dan menempati posisi kedua Grup A1.

Kendati meraih kemenangan, Roberto Mancini tidak menutup mata terhadap performa timnya. Pelatih berusia 61 tahun itu menilai Italia kehilangan sebagian keluwesan permainan ketika menghadapi Turki.

Advertisement

Penilaian tersebut tidak terlepas dari keputusan Mancini melakukan sembilan perubahan dalam susunan pemain utama dibandingkan saat Italia bermain imbang 1-1 melawan Prancis. Hanya Gianluigi Donnarumma dan Alessandro Bastoni yang kembali dipercaya sebagai starter dalam dua pertandingan tersebut.

Italia memang tidak tampil dalam performa terbaik, tetapi tetap mampu mengamankan tiga poin. Gianluca Scamacca membuka keunggulan pada babak pertama, sebelum Aral Simsir menyamakan kedudukan, lalu Riccardo Calafiori dan Francesco Pio Esposito memastikan kemenangan Italia.


Kelelahan Tak Bisa Bendung Italia

Penyerang Timnas Italia, Gianluca Scamacca, melepaskan tembakan dan mencoba untuk mencetak gol ke gawang Turki dalam laga UEFA Nations League di Renato Dall'Ara Stadium, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB. (Alberto PIZZOLI / AFP)

Perubahan besar dalam komposisi pemain membuat Italia membutuhkan waktu untuk menemukan ritme permainan. Turki bahkan mampu memberikan tekanan pada fase awal pertandingan dan menciptakan sejumlah peluang sebelum Scamacca memecah kebuntuan pada menit ke-26.

Mancini memahami kondisi tersebut dan menilai faktor kelelahan turut memengaruhi penampilan Italia. Selain harus melakukan rotasi, Gli Azzurri juga menjalani pertandingan keempat dalam periode yang relatif singkat.

"Terlepas dari perubahan-perubahan itu, tentu saja ada faktor kelelahan," ujar Mancini kepada RAI Sport.

Italia sempat kehilangan momentum setelah Aral Simsir mencetak gol penyama kedudukan pada menit ke-61. Namun, Calafiori hanya membutuhkan waktu empat menit untuk mengembalikan keunggulan Italia, sebelum Esposito mencetak gol ketiga pada menit ke-87.


Timnas Italia Kurang Luwes

Penyerang Timnas Italia, Gianluca Scamacca, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Turki dalam laga UEFA Nations League 2026/2027 di Stadion Renato Dall' Ara, Selasa (6/10/2026) dini hari WIB. (Alberto PIZZOLI / AFP)

Kemenangan atas Turki tetap menyisakan pekerjaan rumah bagi Mancini. Salah satu aspek yang menjadi perhatian adalah keluwesan permainan Italia setelah melakukan perubahan besar dalam susunan pemain.

Situasi semakin rumit karena terdapat pemain yang sudah mengantongi kartu kuning. Potensi tambahan kartu dari wasit membuat Mancini tidak sepenuhnya leluasa dalam melakukan perubahan taktik maupun pergantian pemain.

"Kami sempat kesulitan di awal, namun para pemain berhasil bangkit dan kembali ke jalur yang benar, serta mencetak gol lagi setelah kedudukan menjadi 1-1. Jadi ini adalah pertandingan yang bagus mengingat ini adalah laga keempat dalam kurun waktu yang sangat singkat," kata Mancini.

"Satu-satunya hal yang pasti adalah kami akan kehilangan sebagian keluwesan permainan; hal itu sudah sepenuhnya diperkirakan dan diprediksi," tegas Mancini.

Berita Terkait