Tampil Cool di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Emil Audero Dinilai Layak Jadi Kiper Utama Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

Dengan aksinya di final FIFA ASEAN Cup 2026, Emil Audero dinilai pantas jadi kiper utama Timnas Indonesia di Piala Asia 2027.

BolaCom | Gatot SumitroDiterbitkan 07 Oktober 2026, 05:30 WIB
Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, tampil impresif saat timnya meraih kemenangan 3-0 atas Oman pada FIFA Matchday periode Juni 2026 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Jumat (05/06/2026) malam WIB. (Bola.com/Abdul Aziz)

Bola.com, Jakarta - Emil Audero jadi satu di antara pahlawan keberhasilan Timnas Indonesia merebut gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026.

Puncak penampilan kiper Rayo Vallecano itu ketika berhasil memblokir sepakan penalti keempat Thailand yang dilancarkan Nattapong Sayriya.

Advertisement

Lewat aksinya itu, Timnas Indonesia memenangi tos-tosan dengan skor 4-2, setelah kedua tim bermain imbang 2-2 di babak reguler dan ekstra time.

Namun, tugas Emil Audero dan rekan setimnya belum selesai. Yap, tiga bulan lagi, Kevin Diks dkk. akan beraksi di Piala Asia 2027 yang dihelat di Arab Saudi, 7 Januari-5 Februari 2027.

Berikut pandangan Hermansyah, mantan kiper Timnas Indonesia era 1980-an, atas kinerja apik Emil Audero.

"Dua kali tampil, Emil Audero memang tak mencatat clean sheet. Tetapi, overall, saya menilai dia masih punya kelebihan dari Maarten Paes. Terutama ketenangan dia di pertandingan penting. Dia pantas jadi pilihan pertama di Piala Asia nanti," ujar Hermansyah.


Aksi Cukup Brilian

Emil Audero (kiri) dan Maarten Paes (kanan) terlihat sedang bercengkrama saat sesi latihan Timnas Indonesia di Stadion Madya, Gelora Bung Karno, Jakarta, Sabtu (22/3/2025).

Kendati condong kepada Emil Audero, Hermansyah tahu keputusan siapa yang tampil di Piala Asia 2027 tergantung John Herdman sebagai nakhoda Timnas Indonesia.

"Jika Emil Audero tak cedera, saya kira dia jadi pilihan utama. Tapi, di FIFA ASEAN Cup ini, John Herdman cukup bijak. Dia memberi jatah giliran kepada Maarten Paes dan Emil Audero. Ini sangat bagus untuk melihat kualitas keduanya," kata Hermansyah, yang kini jadi pengamat sepak bola Indonesia.

Hermansyah mengamati aksi kiper kelahiran Mataram, Lombok, NTB, tersebut saat adu penalti cukup brilian.

"Saya lihat Emil Audero punya kepercayaan diri tinggi. Ini tak lepas dari kiprahnya di La Liga dan Liga Italia. Situasi psikologis itu pernah saya alami. Sebagai kiper Timnas, saya lebih pede ketika berhadapan dengan pemain non-timnas," ucapnya.


Skill Bagus

Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero Mulyadi melakukan penyelamatan upaya tendangan penalti pemain Timnas Oman dalam laga FIFA Matchday di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta pada Jumat (6/6/2026). (Bola.com/Bagaskara Lazuardi)

Selain faktor kasta kompetisi, Hermansyah menyebut secara individu, Emil Audero memang memiliki skill bagus. Terutama pembacaan dia terhadap alur bola yang mengarah ke gawangnya.

"Sebenarnya di adu penalti itu, beban penendang lebih berat daripada kiper karena dia menghadap gawang. Tetapi, Emil Audero seolah jadi penguasa gawang. Dia tahu ke mana bola akan diarahkan. Gerakan refleksnya juga bagus," tutur mantan pelatih kiper Timnas Indonesia U-23 di SEA Games 2003 tersebut.

Soal Emil Audero loncat-loncat di garis gawang sebelum eksekusi penalti, Hermansyah menyebut itu adalah taktik psywar.

"Itu cara Emil Audero mengganggu konsentrasi pemain Thailand. Ada banyak cara psywar. Ada kiper seperti Emil Audero, ada yang tetap berdiri untuk membaca arah bola. Itu tergantung kebiasaan saja," jelas Hermansyah.

Berita Terkait