Luis de la Fuente Ungkap Kunci Spanyol Bangkit dan Kalahkan Kroasia

Luis de la Fuente memuji mentalitas Spanyol setelah menang 2-1 atas Kroasia. Mikel Merino masuk babak kedua dan mencetak dua gol penentu.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 07 Oktober 2026, 10:37 WIB
Pemain Spanyol merayakan gol yang dicetak Mikel Merino ke gawang Kroasia dalam laga UEFA Nations League 2026/2027 di Poljud stadium, Split, Rabu (7/10/2026) dini hari WIB. (MARKO PERKOV / AFP)

Bola.com, Jakarta - Luis de la Fuente menegaskan kebanggaannya atas mentalitas Spanyol setelah La Roja membalikkan keadaan dan menang 2-1 atas Kroasia di UEFA Nations League. Hasil tersebut lahir lewat pembenahan usai jeda, yang mengubah arah pertandingan menjadi milik tim tamu.

Laga digelar di Stadion Poljud, Rabu (7/10/2026) dini hari WIB, pada matchday keempat sekaligus partai terakhir jeda internasional ajang tersebut. Kroasia memimpin lebih dulu melalui Ivan Perisic pada menit ke-17.

Advertisement

De la Fuente melakukan perubahan setelah turun minum, termasuk memasukkan Mikel Merino. Gelandang Arsenal itu menyamakan skor pada menit ke-61 dan memastikan kemenangan Spanyol lewat gol keduanya di menit ke-88.

Tiga poin di Split memperpanjang rangkaian tak terkalahkan Spanyol menjadi 42 pertandingan, sekaligus mengamankan tiket perempat final UEFA Nations League bagi La Roja.


De la Fuente Bangga dengan Perjuangan Spanyol

Pelatih Spanyol, Luis de la Fuente, memberikan instruksi dari tepi lapangan dalam pertandingan Grup H Piala Dunia 2026 melawan Uruguay di Zapopan, dekat Guadalajara, Meksiko, Jumat (26/6/2026). (AP Photo/Ricardo Mazalan)

De la Fuente mengakui tantangan berat sejak menit awal di markas Kroasia. Tekanan tinggi tuan rumah memaksa Spanyol bekerja ekstra, namun para pemain tetap berupaya mencari cara untuk membalikkan situasi.

Sang pelatih melihat timnya mampu bertahan dalam fase sulit, sebelum menemukan celah untuk menciptakan peluang. Menurutnya, ketekunan dan daya tahan itu menjadi fondasi lahirnya kemenangan.

"Saya bangga karena banyak alasan. Saya bisa menghabiskan seluruh konferensi pers untuk berterima kasih kepada mereka atas semua yang mereka lakukan," kata De la Fuente.

"Kami tahu ini akan menjadi pertandingan yang sulit. Kami tidak pernah menyerah, terus berusaha berkembang, banyak menderita karena mereka memberikan tekanan besar kepada kami dan pertandingan menjadi sangat sulit. Kami mampu menguras tenaga lawan dan menciptakan peluang," lanjutnya.


Pujian De la Fuente untuk Mikel Merino

Pemain Spanyol Mikel Merino (tengah) merayakan gol dalam pertandingan UEFA Nations League melawan Kroasia di Split, Kroasia, Rabu (7/10/2026). (AP Photo/Darko Bandic)

Masuk pada babak kedua, Merino menjadi pembeda. Dua golnya bukan hanya membalikkan skor, tetapi juga menegaskan kualitas yang selama ini ia bawa untuk tim nasional.

De la Fuente memberi apresiasi tinggi kepada sang gelandang, yang menurutnya belum menerima penghargaan setimpal atas kemampuannya. Ia bahkan kembali menyinggung pernyataannya menjelang Piala Dunia.

"Merupakan suatu kehormatan dan keistimewaan bisa melatih pesepak bola dengan talenta seperti dia. Saya pikir ketika kami menuju Piala Dunia, saya bahkan pernah mengatakan bahwa jika dia cedera, saya akan menggendongnya dengan tangan saya sendiri, dan saya rasa saya tidak melebih-lebihkan," ujar De la Fuente.

"Dia tidak mendapatkan pengakuan yang sesuai dengan talentanya. Di negara lain, dia akan lebih dihargai," tegasnya.


De la Fuente Tegaskan Spanyol Tidak Cepat Puas

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente bersama trofi Piala Dunia 2026. (AFP/Justin Setterfield)

Selain memuji penampilan tim, De la Fuente menekankan karakter skuad yang terus mengejar kemenangan. Menurutnya, capaian besar di level internasional tidak membuat para pemain berhenti berkembang.

Status sebagai juara dunia, kata dia, bukan alasan untuk mengendur. Ambisi Spanyol tetap sama: meningkatkan kualitas permainan dan menargetkan kemenangan di setiap kesempatan.

"Para pemain ini tidak pernah puas. Mereka tidak pernah merasa cukup dan melakukan segala yang mereka bisa untuk menang," tutur De la Fuente.

"Tim ini telah menunjukkan bahwa mereka selalu ingin memenangkan setiap pertandingan, dan itu mencerminkan sikap para pesepak bola luar biasa yang kami miliki. Kami tidak puas hanya dengan menjadi juara dunia. Tujuan kami adalah terus berkembang sebagai sebuah tim," pungkasnya.

Berita Terkait