Luka Modric Belum Menutup Pintu untuk Kembali ke Real Madrid

Luka Modric mengaku rindu Real Madrid dan membuka peluang kembali. Namun, ia menegaskan masih merasa baik dan nyaman bersama AC Milan.

BolaCom | Aga Deta AndityaDiterbitkan 08 Oktober 2026, 11:01 WIB
Pemain AC Milan, Luka Modric, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Bologna pada pekan 3 Liga Italia Serie A di Stadion San Siro, Senin (15/9/2025) dini hari WIB. (Stefano RELLANDINI / AFP)

Bola.com, Jakarta - Luka Modric kembali berbicara mengenai kemungkinan kembali ke Real Madrid setelah masa depannya sebagai pemain terus menjadi bahan pembicaraan. Meski mengaku ingin pulang ke klub yang dianggapnya sebagai rumah, gelandang Kroasia itu menegaskan masih menikmati waktunya bersama AC Milan.

Modric belum menentukan kapan akan mengakhiri karier profesionalnya meski sudah berusia 41 tahun. Ia masih merasa memiliki kekuatan, ambisi, dan gairah untuk bermain sehingga keputusan mengenai masa depannya akan dibuat secara bertahap.

Advertisement

Modric bergabung dengan Milan pada musim panas 2025 setelah menghabiskan 13 tahun di Real Madrid. Pada musim pertamanya bersama Rossoneri, ia tampil dalam 34 pertandingan dengan mencetak dua gol dan memberikan tiga assist.

Milan kemudian memperpanjang kontraknya dan Modric tetap mendapatkan kesempatan bermain pada musim ini. Sementara itu, hubungan emosionalnya dengan Real Madrid membuat peluang kembali ke klub tersebut tetap terbuka jika situasinya memungkinkan.


Modric Belum Memikirkan Pensiun

Gelandang AC Milan, Luka Modric, merayakan gol timnya dalam laga Serie A melawan Lecce di Stadion Via del Mare, Lecce, Italia, Sabtu (30 Agustus 2025). (Giovanni Evangelista/LaPresse via AP)

Modric belum ingin menentukan secara pasti berapa lama lagi dirinya akan bermain. Ia memilih melihat perkembangan kondisi fisiknya sebelum mengambil keputusan mengenai kelanjutan karier.

Pendekatan tersebut membuat Modric tidak ingin menetapkan batas waktu tertentu. Baginya, setiap keputusan harus dibuat berdasarkan apa yang dirasakan setelah menjalani pertandingan dan latihan.

"Saya merasa baik. Saya masih memiliki gairah, ambisi, dan kekuatan. Selama saya merasa seperti ini, saya ingin terus bermain. Sampai kapan? Saya tidak tahu. Bisa dua bulan, enam bulan, satu tahun... Saya tidak ingin mengatakan sesuatu sekarang lalu menyesalinya nanti," kata Modric.

"Saya akan menjalaninya selangkah demi selangkah, pertandingan demi pertandingan. Satu bulan, bulan berikutnya... Saya harus mendengarkan tubuh saya, lalu memutuskan dengan tenang. Kita lihat apakah ini akan menjadi tahun terakhir saya atau saya akan melanjutkan lebih lama, tetapi saya merasa baik," lanjut Modric.


Real Madrid Tetap Punya Tempat Istimewa

Selebrasi gol Luka Modric pada laga AC Milan vs Bologna pada pekan ke-4 Serie A 2025/2026 di San Siro - AP Photo/Luca Bruno

Selama 13 tahun membela Real Madrid, Modric membangun hubungan kuat dengan klub tersebut. Karena itu, ia tidak menyembunyikan keinginannya untuk suatu saat kembali ke Santiago Bernabeu.

Namun, Modric memahami bahwa kepulangan tersebut tidak bisa terjadi hanya karena keinginannya. Ia perlu mengetahui apakah Real Madrid masih membutuhkannya dan peran apa yang dapat dijalankannya.

"Kembali ke Real Madrid? Tentu saya ingin kembali. Itu rumah saya. Itu klub dalam hidup saya. Saya berada di sana selama 13 tahun, tetapi kita lihat apa yang terjadi. Saya harus mempersiapkan diri dan memahami peran apa yang bisa saya jalankan atau apakah klub menginginkan saya kembali," ujar Modric.

"Banyak hal harus berjalan dengan baik agar saya bisa kembali, itu akan menjadi sebuah impian, tetapi untuk saat ini saya tidak memikirkannya. Kita tidak boleh memaksakan apa pun. Itu harus menjadi sesuatu yang membuat saya merasa berguna. Saya mengatakan kepada Mourinho bahwa dia berada di klub yang pantas untuknya karena dia adalah salah satu yang terbesar," tegas Modric.


Modric Tetap Bahagia di AC Milan

Luka Modric menjaga bola dari kejaran Lloyd Kelly dalam laga Liga Italia antara AC Milan vs Juventus di San Siro, 27 April 2026. (Alessio Morgese/LaPresse via AP)

Meski mengaku rindu Madrid, Modric masih memperhatikan perkembangan mantan klubnya. Ia berkomunikasi dengan sejumlah pemain dan orang di Madrid serta menilai skuad mereka memiliki kualitas untuk memperbaiki keadaan.

Di sisi lain, Modric tidak menjadikan kerinduannya kepada Madrid sebagai tanda bahwa dirinya sudah tidak nyaman di Milan. Ia justru menegaskan mendapat sambutan baik sejak tiba di Italia dan masih ingin memberikan kontribusi maksimal untuk klubnya saat ini.

"Saya berbicara dengan banyak pemain dan orang-orang di klub. Saya pikir mereka memiliki tim yang fantastis dan mereka bisa membalikkan keadaan, mereka memiliki karakter dan kualitas. Mereka memiliki semua yang dibutuhkan untuk membalikkan keadaan," kata Modric.

"Saya merindukan Madrid, tetapi saya masih merasa baik di Milan. Mereka menyambut saya dengan sangat baik dan saya berusaha memberikan seluruh kemampuan saya," pungkas Modric.


Persaingan Sengit di Liga Italia

Berita Terkait