Bola.com, Jakarta - Barcelona beberapa kali memiliki kombinasi tiga pemain depan yang menjadi bagian penting dari perjalanan klub. Komposisinya berubah dari satu generasi ke generasi berikutnya, mengikuti karakter pemain dan pendekatan pelatih.
Dari Thierry Henry, Samuel Eto'o, dan Lionel Messi pada era Pep Guardiola, kemudian trio Lionel Messi, Luis Suárez, dan Neymar pada era Luis Enrique, hingga kombinasi Lamine Yamal, Raphinha, dan Anthony Gordon yang mulai dibangun pada 2026/27, setiap generasi memiliki ceritanya sendiri.
Henry, Eto'o, dan Messi: Trisula 100 Gol
Musim 2008/2009 menjadi salah satu periode penting dalam sejarah modern Barcelona. Di bawah Pep Guardiola, Lionel Messi, Samuel Eto'o, dan Thierry Henry menjadi tiga pemain depan yang menghasilkan 100 gol di seluruh kompetisi.
Rinciannya, Messi mencetak 38 gol, Eto'o 36 gol, sedangkan Henry menyumbang 26 gol. FC Barcelona mencatat angka tersebut sebagai rekor internal klub untuk trio penyerang sebelum akhirnya dilewati MSN beberapa tahun kemudian.
Ketiganya juga memiliki karakter yang saling melengkapi. Eto'o beroperasi sebagai penyerang tengah dengan pergerakan agresif, Henry memberikan ancaman dari sisi kiri, sedangkan Messi semakin bebas bergerak dari kanan maupun area tengah.
Kombinasi tersebut ikut mengantar Barcelona meraih treble pada 2008/2009, yakni La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions. Salah satu momen ikonik musim itu terjadi ketika Barcelona menang 6-2 atas Real Madrid di Santiago Bernabéu. Henry mencetak dua gol dalam pertandingan tersebut.
Messi, Suárez, dan Neymar: Lahirnya MSN, Trio Paling Produktif
Beberapa tahun kemudian, Barcelona kembali memiliki trio dengan produktivitas luar biasa. Lionel Messi, Luis Suárez, dan Neymar membentuk MSN yang menjadi andalan tim asuhan Luis Enrique mulai musim 2014/2015.
Pada musim pertama mereka bermain bersama, ketiganya mencetak 122 gol di semua kompetisi. Setahun berselang, jumlah itu meningkat menjadi 131 gol, yang dicatat FIFA sebagai rekor trio dalam satu musim. Pada 2016/2017, MSN masih mampu menghasilkan 111 gol.
Ada perbedaan karakter dibanding trio 2008/2009. Messi tetap menjadi kreator sekaligus pencetak gol, Neymar memberikan kemampuan membawa bola dan melewati lawan dari sisi kiri, sementara Suárez menjadi ujung tombak dengan pergerakan dan penyelesaian akhirnya.
MSN juga hadir dalam periode penuh trofi. Pada musim 2014/2015, Barcelona meraih La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions sekaligus. Produktivitas tiga penyerang tersebut menjadi salah satu fondasi keberhasilan tim.
Yamal, Raphinha, dan Gordon: Kombinasi Baru 2026/2027
Musim 2026/2027 menghadirkan babak baru. Barcelona kini memiliki Lamine Yamal, Raphinha, dan Anthony Gordon sebagai tiga opsi penting di lini serang, tetapi kombinasi tersebut masih berada pada tahap awal dan belum memiliki rekam jejak seperti dua trio sebelumnya.Gordon resmi bergabung dengan Barcelona dari Newcastle United pada musim panas 2026 dan menandatangani kontrak hingga 2031.
Sementara itu, Yamal dan Raphinha sudah menunjukkan koneksi yang kuat pada awal musim. Hingga tujuh pertandingan La Liga, keduanya mencatat total 26 keterlibatan langsung dalam gol, dengan Raphinha mengoleksi 12 gol dan empat assist, sedangkan Yamal mencatat tujuh gol dan empat assist.
Gordon sendiri membawa profil berbeda. Barcelona menggambarkannya sebagai winger yang kuat, cepat, pekerja keras, mampu melakukan pressing, serta memiliki kemampuan melewati lawan dalam duel satu lawan satu.
Dari satu generasi ke generasi berikutnya, Barcelona memperlihatkan bahwa komposisi trio penyerang dapat berubah sesuai karakter pemain dan kebutuhan tim. Henry-Eto'o-Messi menggabungkan kecepatan, pergerakan, dan kreativitas; MSN menghadirkan kombinasi dribel, kreativitas, serta penyelesaian akhir; sedangkan Yamal-Raphinha-Gordon masih berada pada tahap awal untuk membangun kombinasi baru di bawah Hansi Flick pada musim 2026/2027.
Dukung Barcelona Lebih Dekat dengan Memiliki BRI Debit FC Barcelona
Bagi Culers di Indonesia, kecintaan terhadap Barcelona juga bisa dibawa ke aktivitas sehari-hari melalui BRI Debit FC Barcelona.
Untuk mendapatkannya, nasabah dapat melakukan penempatan dana atau fresh fund mulai Rp1 juta. Selain desain eksklusif, kartu ini menawarkan sejumlah benefit, termasuk diskon 20 persen untuk Culers Premium Membership.
Pemegang kartu juga dapat menikmati potongan hingga 40 persen di merchant Boga Group, di antaranya Kintan, Shaburi Kintan, Letasu, Loafbun, Putu Made, Yakiniku Like, Bakerzin, Ebiga, Kimukatsu, dan Pepper Lunch. Promo tersebut berlaku hingga 31 Desember 2026.
Benefit lainnya tersedia bagi penggemar sepak bola melalui FISIK Football, FISIK Store, Specs Store, dan Our Daily Dose. Pengguna BRI Debit bisa mendapatkan diskon hingga Rp150.000, ditambah potongan Rp100.000 apabila menggunakan BRI Debit FC Barcelona. Promo ini berlaku hingga 31 Oktober 2026.
Bagi nasabah yang melakukan top up mulai Rp10 juta berkesempatan memenangkan berbagai hadiah menarik berupa merchandise resmi FC Barcelona, mulai dari jersey Home LaLiga Mens 25/26, jersey UCL Away Mens 25/26, jaket Tech Fleece Barca Nike T90, scarf, topi, tumbler, hingga Ball Home Kit 25/26 FC Barcelona.
Tersedia pula hadiah spesial berupa jersey Home LaLiga Mens 25/26 yang ditandatangani lima pemain, Club Items signed by 5 players, serta Legend Merchandise Signed. Informasi lengkap mengenai promo, periode, hadiah, serta syarat dan ketentuan dapat dilihat melalui tautan berikut ini.
Segera buka BRI Tabungan dengan setoran awal minimal Rp1 juta dan miliki BRI Debit FC Barcelona melalui http://debit.bri.co.id/id/fcbarcelona atau kunjungi Kantor Cabang BRI terdekat.
(*)