Bola.com, Jakarta - Turki memasuki fase krusial di level tim nasional. Federasi Sepak Bola Turki (TFF) dikabarkan segera memberhentikan Vincenzo Montella dari kursi pelatih Ay-Yıldızlılar menyusul tren negatif.
Laporan surat kabar Turki, Milliyet, pada 7 Oktober 2026 menyebut Presiden TFF, Ibrahim Haciosmanoglu, bersama manajemen telah mengambil keputusan pemecatan. Meski begitu, belum ada pengumuman resmi dari federasi.
Pemicunya datang setelah kekalahan 3-1 dari Italia pada Senin, 6 Oktober 2026. Di UEFA Nations League, Turki menelan empat kekalahan beruntun, hanya mencetak dua gol dan kebobolan 11 gol.
Di tengah dinamika tersebut, nama Arda Turan mencuat sebagai kandidat terdepan untuk menggantikan Montella di bangku pelatih tim nasional.
Rentetan Hasil Buruk Akhiri Era Montella
Vincenzo Montella menangani tim nasional Turki sejak September 2023. Tekanan meningkat setelah timnya menelan enam kekalahan dalam tujuh laga terakhir, meski kontraknya sempat diperpanjang pada Juni 2025 hingga Euro 2028.
Secara total, Montella mencatat 21 kemenangan, 5 hasil seri, dan 14 kekalahan dari 40 pertandingan. Di Piala Dunia FIFA 2026, Turki finis di dasar Grup D pada babak penyisihan grup dengan tiga poin, hasil dari satu kemenangan dan dua kekalahan.
Di balik tren negatif belakangan ini, Montella juga sempat memberi dorongan signifikan. Ia mengantar Turki ke perempat final Euro 2024 dan mempromosikan tim ke Liga A UEFA Nations League, serta mengakhiri penantian 24 tahun Turki untuk kembali tampil di Piala Dunia.
Andai kontraknya diputus, Montella diperkirakan menerima pesangon setara lima bulan gaji. Nilainya sekitar €915.000, mengingat gaji bulanannya dilaporkan lebih dari €180.000, tepatnya sekitar €183.000 per bulan atau €2,2 juta per tahun.
Arda Turan, dari Eyüpspor ke Kandidat Pelatih Tim Nasional
Arda Turan, 39 tahun, muncul sebagai kandidat utama pengganti Montella. Saat ini, ia menjabat pelatih kepala Shakhtar Donetsk sejak Juli 2025.
Karier kepelatihannya dimulai pada April 2023 bersama Eyüpspor. Ia membawa klub itu menjuarai Liga Dua Turki dan promosi ke Süper Lig pada musim 2023-2024, lalu mengantarkan Eyüpspor finis peringkat keenam pada musim berikutnya sebelum pindah ke Shakhtar Donetsk pada Mei 2025.
Spekulasi berkembang bahwa TFF mungkin menawarkan Arda Turan untuk merangkap tugas bersama tim nasional dan Shakhtar Donetsk. Opsi tersebut masih sebatas spekulasi hingga ada kepastian dari federasi maupun klub.
Jika penunjukan dikonfirmasi, Arda Turan akan langsung menghadapi dua laga penting UEFA Nations League: melawan Belgia pada 12 November dan Prancis pada 15 November.