Romeo Lavia Diprediksi Bisa Tembus Level Ballon d'Or, Syaratnya Harus Bebas Cedera

Romeo Lavia disebut punya kualitas untuk menembus level Ballon d'Or, tetapi ada satu syarat utama: mampu terbebas dari masalah cedera.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 08 Oktober 2026, 21:00 WIB
Gelandang Chelsea asal Belgia, Romeo Lavia (kiri) menjadi pemain termuda yang diturunkan The Blues saat menang 2-1 atas Crystal Palace. Umurnya baru menginjak 19 tahun, 11 bulan dan 21 hari dalam laga tersebut. Dalam laga debutnya bersama Chelsea di Premier League sekaligus di semua ajang tersebut ia bermain selama 32 menit setelah baru dimasukkan pada menit ke-58 menggantikan Ian Maatsen. (AFP/Glyn Kirk)

Bola.com, Jakarta - Gelandang Chelsea, Romeo Lavia, mendapat pujian besar dari mantan pelatih Gent dan Anderlecht, Hein Vanhaezebrouck. Ia bahkan menilai pemain asal Belgia tersebut memiliki kualitas untuk mencapai level Ballon d'Or.

Lavia memang belum sepenuhnya mendapatkan perjalanan mulus sejak bergabung dengan Chelsea. Masalah cedera yang berulang membuatnya cukup sering menepi dan kesulitan menjaga konsistensi penampilan.

Advertisement

Chelsea mendatangkan Lavia dari Southampton pada 2023 dengan nilai transfer sekitar 58 juta poundsterling. Namun, sejak berada di London, gelandang berusia 22 tahun itu sudah mengalami 11 masalah cedera dan melewatkan total 624 hari.

Disebut sebagai FenomenaMeski begitu, ketika berada dalam kondisi fit, Lavia mampu menunjukkan kualitas yang membuat banyak pihak terkesan.


Dibandingkan dengan Rodri

Pemain Chelsea, Romeo Lavia (kanan), berduel memperebutkan bola dengan pemain AC Milan dalam laga pramusim di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (8/8/2026). Chelsea akhirnya meraih kemenangan 3-0 atas AC Milan melalui dua gol Joao Pedro dan satu gol Moises Caicedo. (KapanLagi.com/Budy Santoso)

Musim lalu, ia mencatatkan 48 penampilan dengan total 2.144 menit bermain. Pada musim ini, Lavia sudah lima kali tampil bersama Chelsea.

Performa tersebut juga membuatnya semakin dipercaya di Timnas Belgia. Lavia tampil dalam empat pertandingan Nations League terbaru dan mendapat pujian dari Vanhaezebrouck.

"Lavia adalah sebuah fenomena. Dia salah satu gelandang terbaik di dunia, asalkan tetap fit," ujar Vanhaezebrouck.

Vanhaezebrouck bahkan berani membandingkan karakter permainan Lavia dengan Rodri, gelandang yang selama bertahun-tahun dianggap sebagai salah satu pemain terbaik di posisinya.

Menurutnya, Lavia memiliki kemampuan untuk mengatur tempo, menjaga penguasaan bola, sekaligus memainkan bola ke depan. Ia juga memiliki teknik yang sangat baik serta pusat gravitasi rendah yang membuatnya sulit kehilangan bola ketika berbalik arah.

"Dia memiliki semuanya. Kaki yang bagus, tidak mudah kehilangan bola, dan pusat gravitasi rendah yang membuatnya selalu mampu berputar dengan baik," lanjutnya.


Peluang Daftar Ballon d'Or

Vanhaezebrouck percaya Lavia memiliki modal untuk mencapai level tertinggi dalam sepak bola jika masalah kebugarannya bisa benar-benar diatasi.

Menurutnya, kemampuan teknis dan ketenangan Lavia sudah cukup untuk membuatnya berkembang menjadi gelandang kelas dunia.

"Jika dia tetap fit, dia akan menjadi pemain yang memenuhi kriteria untuk itu. Setiap kali dia bermain, wow," katanya.

Meski demikian, memenangkan Ballon d'Or tentu menjadi tantangan yang sangat besar. Lavia masih harus membuktikan konsistensinya dalam waktu yang panjang.

Sumber: Sportsmole

Berita Terkait