Kenapa Argentina Tak Bisa Pensiunkan Nomor 10 Lionel Messi? Ini Aturan FIFA yang Jadi Penghalang

Lionel Messi menutup karier 21 tahun di Timnas Argentina. Nomor 10 tak bisa dipensiunkan karena regulasi FIFA, sementara sederet kandidat disiapkan.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 08 Oktober 2026, 20:37 WIB
Lionel Messi dari Argentina (tengah) merayakan usai mencetak gol ketiganya melalui titik penalti dalam pertandingan terakhirnya bersama tim nasional—sebuah laga persahabatan melawan Benin—di Buenos Aires, Argentina, Selasa, 6 Oktober 2026. (Foto AP/Natacha Pisarenko)

Bola.com, Jakarta - Lionel Messi telah menutup perjalanan panjangnya bersama Timnas Argentina setelah 21 tahun menjadi bagian penting dari sejarah La Albiceleste. Laga melawan Benin menjadi penampilan terakhir La Pulga, sekaligus penanda berakhirnya era salah satu pemain terbesar dalam sejarah sepak bola Argentina.

Selama membela Argentina, Messi mengoleksi sederet pencapaian bergengsi, termasuk gelar Piala Dunia 2022. Ia juga meninggalkan warisan sebagai pencetak gol dan pemberi assist terbanyak sepanjang masa Timnas Argentina.

Advertisement

Besarnya kontribusi Messi memunculkan wacana untuk memensiunkan nomor punggung 10 yang identik dengannya. Namun, Argentina tidak bisa begitu saja mengabadikan nomor tersebut karena terbentur regulasi FIFA mengenai penomoran pemain dalam turnamen internasional.

Situasi ini membuat nomor 10 tetap harus menjadi bagian dari skuad Argentina pada turnamen yang berada di bawah regulasi FIFA. Setelah era Messi berakhir, perhatian pun beralih kepada siapa pemain yang paling layak meneruskan nomor keramat tersebut.


Aturan FIFA Menghalangi Pensiunnya Nomor 10 Argentina

Lionel Messi dari Argentina merayakan usai mencetak gol ketiganya melalui titik penalti dalam pertandingan terakhirnya bersama tim nasional—sebuah laga persahabatan melawan Benin—di Buenos Aires, Argentina, Rabu, 7 Oktober 2026. (AP/Foto/Gustavo Garello)

Memensiunkan nomor 10 bukan perkara yang bisa diputuskan secara bebas oleh Argentina. FIFA mewajibkan tim nasional memberikan nomor punggung secara berurutan kepada pemain yang masuk skuad turnamen, mulai dari nomor 1 hingga 26 pada Piala Dunia musim panas ini.

Artinya, tidak boleh ada nomor yang sengaja dikosongkan hanya karena dianggap memiliki nilai historis. Argentina sebenarnya pernah mencoba melakukan hal serupa untuk menghormati legenda mereka, Diego Maradona, menjelang Piala Dunia 2002.

Namun, FIFA menolak permohonan tersebut sehingga nomor 10 tetap harus diberikan kepada pemain lain. Pada akhirnya, Ariel Ortega menjadi pemain yang mengenakan nomor tersebut di Piala Dunia 2002.

Messi sendiri pertama kali mengenakan nomor 10 bersama Timnas Argentina pada 2009. Setelah lebih dari satu dekade menjadi pemilik nomor tersebut, ia menutup kiprahnya dengan catatan 126 gol dari 208 penampilan untuk La Albiceleste.


Para Kandidat Penerus Nomor 10 Messi

Gelandang Argentina #18, Nico Paz, dan gelandang Bolivia #14, Robson Matheus, berebut bola selama pertandingan kualifikasi Piala Dunia FIFA 2026 Amerika Selatan antara Argentina dan Bolivia di stadion Mas Monumental di Buenos Aires pada tanggal 15 Oktober 2024. (JUAN MABROMATA/AFP)

Kini, Argentina mulai menghadapi persoalan baru untuk menentukan siapa yang akan mengenakan nomor 10 setelah era Messi berakhir. Perburuan penerus tersebut bahkan sudah menjadi perhatian para penggemar di negara tersebut.

Nico Paz dari Como menjadi salah satu kandidat yang paling difavoritkan publik Argentina. Franco Mastantuono dari Fiorentina, yang berstatus pinjaman dari Real Madrid, juga masuk dalam bursa karena memiliki kaki kiri dan kreativitas yang dianggap mencerminkan karakter pemain nomor 10 Argentina.

Alexis Mac Allister juga menjadi opsi yang lebih siap digunakan dalam waktu dekat. Gelandang Liverpool itu merupakan bagian dari skuad juara dunia Argentina dan sudah mengenakan nomor 10 di level klub.

Nama lain yang berpotensi mengambil nomor tersebut adalah Lautaro Martinez. Penyerang utama Argentina itu telah mengenakan nomor 10 di Inter Milan, sehingga perpindahan nomor tersebut ke level tim nasional bukan sesuatu yang asing baginya.

Berita Terkait