Bola.com, Jakarta - Keberhasilan mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026 merupakan momen penting dalam perjalanan Timnas Indonesia. Namun, sang pelatih, John Herdman, menegaskan bahwa pencapaian tersebut bukan tujuan akhir.
Pelatih yang pernah membawa Kanada tampil di Piala Dunia 2022 itu ingin membangun fondasi tim yang lebih kuat dan berkelanjutan.
Ia berharap Indonesia dapat meningkatkan level permainan secara bertahap agar mampu bersaing dengan negara-negara kuat Asia, seperti Jepang, Korea Selatan, Australia, dan Arab Saudi.
Menurut Herdman, proses menuju level tersebut membutuhkan konsistensi, kedisiplinan, serta komitmen semua pihak. Keberhasilan tidak bisa hanya diukur dari satu turnamen atau satu trofi.
Lolos ke Piala Dunia 2030
Ia juga ingin para pemain memahami bahwa setiap kemenangan harus menjadi bahan pembelajaran untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.
Gelar juara FIFA ASEAN Cup 2026 menjadi bukti bahwa Timnas Indonesia mampu melewati tekanan dan menemukan jalan menuju kemenangan. Namun, perjalanan menuju level yang lebih tinggi masih membutuhkan banyak pekerjaan.
Bagi Herdman, misi menuju Piala Dunia 2030 harus tetap menjadi pegangan seluruh anggota tim.
"Kami ingin berhasil untuk 2030. Itulah misinya," tegasnya dalam wawancara dengan Liputan6 Sport.
Dengan fondasi kebersamaan yang mulai terbentuk, persiapan yang lebih terstruktur, serta mentalitas pantang menyerah, Herdman berharap Timnas Indonesia dapat terus melangkah maju.
Trofi FIFA ASEAN Cup 2026 kini menjadi awal dari perjalanan baru Garuda, bukan garis finis.
Persiapan Piala Asia 2027
Timnas Indonesia baru saja mengakhiri FIFA Matchday September-Oktober 2026 dengan berhasil menjuarai FIFA ASEAN Cup 2026.
Dalam babak final di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta Pusat, pada Senin (5/10/2026), Timnas Indonesia mengalahkan Timnas Thailand 4-2 lewat adu penalti.
Sebelumnya, kedua kesebelasan bermain imbang 2-2 selama 90 menit ditambah tambahan waktu 2x15 menit meski Thailand tampil dengan sepuluh pemain sejak menit ke-81.