Bola.com, Jakarta - Rafael Benitez menempatkan Steven Gerrard di posisi teratas pemain yang pernah ia tangani. Menurut pelatih asal Spanyol itu, legenda Liverpool tersebut lebih komplet dibandingkan Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Samuel Eto'o.
Pujian ini mencuri perhatian karena Benitez sepanjang kariernya pernah bekerja dengan banyak bintang kelas dunia. Namun, bagi mantan manajer Liverpool dan Real Madrid itu, kombinasi kemampuan Gerrard sulit ditandingi.
Benitez menyampaikan penilaiannya saat membahas siapa pemain terbaik yang pernah ia latih. "Ketika saya berada di Real Madrid, mereka bertanya siapa pemain terbaik yang pernah saya latih, dan saya menjawab Steven Gerrard," ujar Benitez, seperti dikutip dari Tribal Football.
Ia lalu merinci kualitas gelandang Inggris tersebut. "Dia memiliki kekuatan, bagus dalam duel udara, bisa menembak dengan kaki kanan maupun kiri, mengumpan, dan mengontrol bola," kata Benitez. Di awal kerja sama di Liverpool, Benitez mengakui Gerrard masih perlu mengembangkan pemahaman taktik dan pengaturan tempo, sebelum akhirnya berkembang pesat. Daya tahan, komitmen, profesionalisme, serta sikap memimpin rekan setim turut memperkuat paket lengkapnya.
Chemistry Gerrard dan Fernando Torres Angkat Daya Gedor Liverpool
Perkembangan Gerrard semakin mencolok setelah kedatangan Fernando Torres. Menurut Benitez, akurasi dan tenaga pada umpannya berpadu ideal dengan pergerakan Torres yang kerap mencari ruang di belakang garis pertahanan lawan.
Duet keduanya menjadi salah satu senjata paling berbahaya milik Liverpool. Gerrard tidak hanya memasok umpan terukur, tetapi juga cerdas masuk ke area berbahaya untuk menciptakan peluang sekaligus mencetak gol.
Di bawah arahan Benitez, Gerrard tumbuh sebagai sosok sentral yang memengaruhi permainan lewat kemampuan individu dan keteladanan profesional. "Dia sangat bagus dalam hampir segala hal. Dia juga memiliki stamina dan komitmen. Dia merupakan pemain kunci bagi Liverpool, baik melalui sikapnya di dalam maupun di luar lapangan," tutur Benitez.
Benitez menambahkan, Gerrard adalah pemimpin yang menginspirasi dengan tindakan. Ia selalu mendorong rekan-rekan setimnya mengeluarkan kemampuan terbaik ketika membela Liverpool.
Peran Steven Gerrard dalam Momen Bersejarah Liverpool
Kolaborasi Benitez dan Gerrard melahirkan capaian penting bagi Liverpool. Puncaknya terjadi di Liga Champions 2004/2005, ketika The Reds membalikkan keadaan pada final di Istanbul melawan AC Milan.
Tertinggal 0-3 pada babak pertama, Gerrard memimpin kebangkitan dengan mencetak gol pembuka di paruh kedua. Liverpool menyamakan skor menjadi 3-3, lalu memastikan trofi lewat adu penalti.
Setahun kemudian, Gerrard kembali menentukan saat Liverpool menjuarai Piala FA 2005/2006. Ia mencetak dua gol pada final kontra West Ham United, termasuk gol penyama kedudukan di menit-menit akhir yang memaksa laga berlanjut ke babak tambahan dan adu penalti.
Dalam tiga musim pertama Benitez di Liverpool, Gerrard bermain 143 dari total 174 pertandingan dan menyumbang 47 gol. Angka itu menegaskan betapa besarnya peran Gerrard dalam proyek Benitez di Anfield.
Pengalaman Benitez melatih nama-nama seperti Cristiano Ronaldo, Karim Benzema, dan Samuel Eto'o memberinya perspektif luas soal kualitas level elite. Namun, ketika diminta memilih pemain paling komplet yang pernah ia tangani, jawabannya tetap sama. "Itulah alasan mengapa, bagi saya, dia adalah pemain terbaik yang pernah saya latih. Saya pernah menangani Samuel Eto'o, Cristiano Ronaldo, dan Karim Benzema, tetapi dia lebih komplet dibandingkan mereka semua," tegas Benitez.