Bola.com, Jakarta - Persija Jakarta menghadapi tantangan tersendiri menjelang duel kontra PSIM Yogyakarta pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027 di Stadion Sultan Agung, Bantul, Sabtu (10/10/2026) sore WIB.
Pelatih Persija, Shin Tae-yong, mengakui timnya tidak bisa mempersiapkan organisasi permainan secara optimal selama jeda kompetisi. Duel ini jadi laga pertama usai kompetisi diliburkan tiga pekan karena agenda FIFA Matchday.
Pemanggilan sejumlah pemain ke Timnas Indonesia menjadi salah satu kendala dalam persiapan tim. Situasi itu membuatnya tak leluasa menggelar latihan taktik dan membangun koordinasi antarpemain secara lengkap.
Lima pemain Persija yang memperkuat Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026, yakni Rizky Ridho, Jordi Amat, Rayhan Hannan, Shayne Pattynama, dan Nadeo Argawinata. Tim Garuda mengakhiri turnamen dengan gelar juara.
"Masalah dasarnya adalah karena pemain-pemain timnas kita dipanggil keluar, kami tidak bisa melakukan latihan taktik atau organisasi tim secara bersama-sama," ujar Shin Tae-yong saat sesi konferensi pers jelang laga, Jumat (9/10/2026).
Program Latihan Tetap Berjalan
Meski demikian, pelatih asal Korea Selatan itu memastikan pemain tetap menjalani program latihan selama masa jeda. Persija juga memanfaatkan periode tersebut untuk memulihkan kondisi fisik.
"Namun, selama tiga Minggu masa jeda tersebut kami beristirahat dengan baik dan menjalankan program latihan dengan baik," kata pelatih berusia 57 tahun tersebut.
Tetapi, Shin Tae-yong belum bisa memastikan sepenuhnya kondisi skuad dalam lawatan ke markas PSIM. Ia perlu melihat kesiapan pemain ketika pertandingan berlangsung.
"Jadi untuk pertandingan besok sulit untuk menilai apakah situasi para pemain saat ini sepenuhnya baik atau tidak," jelas Shin Tae-yong.
Persija Punya Modal Positif
Persija sebenarnya datang ke Bantul dengan kepercayaan diri tinggi. Macan Kemayoran menyapu bersih tiga pertandingan pertama BRI Super League musim ini.
Saat ini, Persija bercokol di posisi ketiga klasemen sementara dengan mengoleksi sembilan poin. Mereka cuma terpaut satu angka dari pemuncak klasemen Dewa United.
Di sisi lain, PSIM masih berusaha menemukan konsistensi. Laskar Mataram gagal meraih kemenangan dalam tiga laga awal, dengan catatan satu hasil imbang dan dua kekalahan.
Hasil tersebut membikin Laskar Mataram baru mengumpulkan satu poin dan menempati peringkat ke-14 klasemen sementara BRI Super League.