Michael Carrick Singgung Kasus Manchester City: Medali Susulan Tak Bisa Gantikan Momen Juara

Michael Carrick menegaskan pemberian medali juara secara retrospektif akibat dugaan pelanggaran finansial Manchester City tidak akan bisa menggantikan momen juara.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 10 Oktober 2026, 09:30 WIB
Pelatih Middlesbrough, Michael Carrick memberi instruksi dari pinggir lapangan saat menghadapi Brighton and Hove Albion pada laga putaran ketiga Piala FA 2022/2023 di Riverside Stadium, Middlesbrough (7/1/2023). Michael Carrick saat ini tengah membesut Middlesbrough sejak ditunjuk pada 24 Oktober 2022. Sebelumnya ia sempat menjadi caretaker Manchester United hanya dalam 3 laga, mulai 21 November 2021 hingga 2 Desember 2021. (AFP/Oli Scarff)

Bola.com, Jakarta - Michael Carrick menegaskan pemberian medali juara secara retrospektif akibat dugaan pelanggaran finansial Manchester City tidak akan bisa menggantikan momen emosional ketika seorang pemain meraih gelar juara.

Carrick pernah merasakan pahitnya finis sebagai runner-up Premier League ketika masih menjadi pemain Manchester United di bawah asuhan Sir Alex Ferguson pada 2012. Ia juga menjadi bagian dari skuad Setan Merah yang mengakhiri musim 2017/2018 di posisi kedua saat tim ditangani Jose Mourinho.

Advertisement

Kedua musim tersebut masuk dalam periode investigasi Premier League terhadap keuangan Manchester City, yakni 2009 hingga 2018.

Situasi kembali menjadi sorotan setelah komisi independen menyatakan Manchester City bersalah atas seluruh dakwaan dalam kasus pelanggaran finansial yang diumumkan saat jeda internasional. Namun, sanksi terhadap klub berjuluk The Citizens itu belum diumumkan dan mereka telah mengajukan banding resmi atas putusan tersebut.

Dalam konferensi pers pada Jumat (9/10/2026), Carrick mendapat pertanyaan apakah dirinya bersedia menerima medali juara jika banding Manchester City ditolak dan gelar mereka dicabut.

"Saat ini, karena semuanya belum diputuskan secara final, saya rasa saya akan menunda pembicaraan mengenai hal itu sampai nanti," ujar Carrick, seperti dikutip ESPN. 


Rasanya Berbeda

Pelatih Manchester United, Michael Carrick. (Darren Staples / AFP)

Ia kemudian menjelaskan bahwa nilai sebuah medali tidak hanya terletak pada benda yang diterima pemain, tetapi juga momen ketika prestasi tersebut diraih.

"Menurut saya, dalam olahraga apa pun sepanjang sejarah, menerima medali jauh setelah kejadiannya memiliki makna yang berbeda. Pada akhirnya, momen itulah yang kita perjuangkan, yakni meraih kemenangan dan mencapai sesuatu pada saat itu juga," kata Carrick.

"Medali yang diberikan belakangan, tanpa bermaksud meremehkannya, tidak akan menghadirkan kembali perasaan ketika kita pertama kali menang atau justru gagal menjadi juara. Pada dasarnya, itulah yang kita perjuangkan dalam olahraga," lanjutnya.

Carrick juga mengakui persoalan tersebut memiliki dampak pribadi terhadap dirinya selama bertahun-tahun.

"Tentu saja, saya memiliki sejumlah pertanyaan mengenai hal ini. Situasi tersebut telah memengaruhi saya secara pribadi dalam berbagai hal selama periode waktu tertentu," tuturnya.

 

 

 


Minta Kasus Manchester City Segera Dituntaskan

Ekspresi manajer Manchester United, Michael Carrick. (Paul Ellis/AFP)

Hingga kini, belum ada kepastian kapan proses hukum terhadap Manchester City akan berakhir. Selain sanksi yang belum ditentukan, klub asal Manchester itu juga masih menjalani proses banding atas putusan komisi independen.

Ketidakpastian tersebut berpotensi memengaruhi persaingan Premier League musim ini. Klub-klub masih menunggu kejelasan mengenai kemungkinan pengurangan poin yang dapat mengubah persaingan gelar juara, perebutan tiket Liga Champions, hingga pertarungan menghindari degradasi.

Carrick memahami situasi tersebut tidak mudah bagi semua pihak. Meski demikian, ia mendesak otoritas terkait segera memberikan kepastian agar klub-klub dapat mengetahui dampak keputusan yang akan diambil.

"Yang bisa saya katakan, demi kepentingan semua pihak, kasus ini harus segera diselesaikan. Kecepatan sangat penting. Menurut saya, itu sudah jelas," tegasnya.

"Ada begitu banyak sudut pandang yang harus dipertimbangkan. Namun, proses ini harus berjalan cepat agar semua orang mendapatkan kejelasan, bisa menyikapinya, dan melanjutkan langkah ke depan, apa pun hasil akhirnya," lanjut Carrick.

 


Kasus Unik

Pelatih kepala Manchester United asal Inggris, Michael Carrick, bereaksi usai pertandingan Liga Inggris antara Everton dan Manchester United di Stadion Hill Dickinson di Liverpool, Inggris barat laut, pada 6 September 2026. (PETER POWELL/AFP)

Mantan gelandang Manchester United itu menilai kasus tersebut merupakan situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, terutama karena dampaknya yang begitu besar terhadap sepak bola Inggris.

"Ini merupakan situasi yang belum pernah terjadi sebelumnya, sesuatu yang unik pada level seperti ini dan memiliki dampak besar dalam banyak hal. Jadi, kita semua perlu mengetahui apa yang akan terjadi. Menurut saya, itu sudah sangat jelas," ujarnya.

Sumber: ESPN

 

Berita Terkait