Pernah Jadi Tangan Kanan Pep Guardiola, Mikel Arteta Akhirnya Komentari Kasus Manchester City

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan hati nuraninya bersih setelah mantan klubnya, Manchester City, dinyatakan bersalah.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 10 Oktober 2026, 12:30 WIB
Pelatih Arsenal, Mikel Arteta, memberikan instruksi dari pinggir lapangan saat pertandingan sepak bola FA Community Shield Inggris antara Arsenal dan Manchester City di Principality Stadium, Cardiff, Wales Selatan, pada 16 Agustus 2026. (Glyn KIRK / AFP)

Bola.com, Jakarta - Manajer Arsenal, Mikel Arteta, menegaskan hati nuraninya bersih setelah mantan klubnya, Manchester City, dinyatakan bersalah melanggar lebih dari 100 aturan finansial Premier League.

Meski pernah menjadi bagian penting dari staf kepelatihan The Citizens, Arteta memilih berhati-hati dalam menanggapi kasus yang masih bergulir tersebut.

Advertisement

Arteta pernah menghabiskan tiga tahun sebagai asisten Pep Guardiola di Manchester City sebelum bergabung dengan Arsenal pada 2019. Kini, ia untuk pertama kalinya angkat bicara setelah komisi independen menyatakan klub yang bermarkas di Etihad Stadium itu melanggar sejumlah regulasi keuangan.

Manchester City telah mengajukan banding atas putusan tersebut. Manajer mereka saat ini, Enzo Maresca, juga menegaskan bahwa keberhasilan klub tidak ternoda oleh keputusan itu.

Dalam konferensi pers di markas latihan Arsenal di London Colney, Arteta meminta semua pihak menghormati proses hukum yang masih berlangsung.

Ketika ditanya secara langsung apakah hati nuraninya bersih terkait persoalan tersebut, Arteta menjawab singkat. "Ya," kata Arteta seperti dikutip dari ESPN, Sabtu (10/10/2026). 

 


Janji Arteta

Manajer Arsenal, Mikel Arteta, berdiri di tepi lapangan saat pertandingan Liga Inggris melawan Manchester United di Emirates Stadium, Minggu (25/1/2026). (AP Photo/Kirsty Wigglesworth)

Arteta juga menyadari posisinya cukup unik karena pernah menjadi bagian dari staf senior Manchester City ketika dugaan pelanggaran itu terjadi. Kasus tersebut berkaitan dengan periode 2009 hingga 2018.

"Proses ini sudah berlangsung selama beberapa tahun dan hingga sekarang belum selesai. Karena itu, sangat sulit bagi saya untuk mengungkapkan perasaan karena persoalan ini belum mendapatkan penyelesaian," ujar Arteta.

"Ketika semuanya sudah selesai, saya bisa berbicara dengan lebih jelas dan menjelaskan secara tepat apa yang saya rasakan," lanjutnya.

Arteta tidak ingin berspekulasi mengenai kapan kasus Manchester City akan mencapai titik akhir. Ia berharap pihak-pihak yang berwenang dapat menuntaskan persoalan tersebut pada waktu yang dinilai tepat.

"Kita harus percaya bahwa orang-orang yang bertanggung jawab akan menyelesaikannya dalam jangka waktu yang mereka anggap terbaik bagi semua pihak," katanya.

 


Tak Mau Banyak Bicara

Perjalanan Mikel Arteta saat melatih Arsenal di musim ini bisa mengalami pasang surut. Sempat terpuruk di awal musim, Arteta akhirnya menemukan formula terbaiknya untuk membalikkan keadaan. Terbukti, saat ini The Gunners berhasil menempati peringkat ke-4 klasemen Liga Inggris. (AFP/Pool/Tim Keeton)

Pelatih asal Spanyol itu juga enggan mengungkapkan apakah dirinya telah berbicara dengan Guardiola setelah putusan terhadap Manchester City diumumkan sekitar dua pekan sebelumnya.

"Saya memilih untuk tidak menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut," ujar Arteta.

Ia juga tidak ingin menilai apakah pengalamannya selama bekerja di Etihad Stadium kini ikut tercoreng akibat kontroversi tersebut.

"Saya memahami pertanyaan itu dan alasan di baliknya. Ada banyak pembicaraan mengenai persoalan ini. Namun, prosesnya masih berlangsung dan belum terselesaikan," tuturnya.

Sumber: ESPN

Berita Terkait