Ancaman Pembunuhan Mengintai, Whistleblower Kasus Manchester City Kembali Dilindungi

Whistleblower di balik terungkapnya dokumen Football Leaks, Rui Pinto, kembali mendapatkan perlindungan.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 10 Oktober 2026, 20:15 WIB
Para suporter memadati tribun menjelang dimulainya laga antara Manchester City menghadapi Chelsea pada laga pekan ke-37 Liga Inggris 2022/2023 di Etihad Stadium, Manchester (21/5/2023). (AP Photo/Jon Super)

Bola.com, Jakarta - Whistleblower di balik terungkapnya dokumen Football Leaks, Rui Pinto, kembali mendapatkan perlindungan saksi setelah otoritas Portugal membatalkan keputusan untuk mencabut status perlindungannya.

Keputusan tersebut diambil menyusul kekhawatiran mengenai keselamatan Pinto, yang mengaku menerima berbagai ancaman pembunuhan.

Advertisement

Pinto merupakan sosok penting di balik terbongkarnya lebih dari 70 juta dokumen rahasia yang berkaitan dengan klub sepak bola, pemain, dan berbagai organisasi. Dokumen-dokumen tersebut memicu penyelidikan terhadap keuangan Manchester City oleh UEFA dan Premier League.

Kasus tersebut menjadi salah satu persoalan hukum terbesar yang membayangi klub berjuluk The Citizens itu. City menghadapi tuduhan terkait dugaan pelanggaran finansial.

Pinto menyatakan kesediaannya untuk terus bekerja sama dengan otoritas Inggris dengan memberikan dokumen tambahan yang berpotensi relevan dengan penyelidikan yang masih berlangsung.

 


Program Perlindungan

Ilustrasi Manchester City divonis bersalah atas 115 pelanggaran FFP oleh Premier League. (Bola.com/AI)

Pinto mulai masuk program perlindungan saksi Portugal pada 2020 setelah bersedia bekerja sama dengan pihak berwenang dan menyerahkan informasi yang diperolehnya melalui operasi Football Leaks.

Namun, otoritas Portugal sempat memutuskan untuk menghentikan perlindungan tersebut. Keputusan itu didasarkan pada penilaian risiko yang dilaporkan menganggap ancaman terhadap keselamatan Pinto relatif rendah.

Pengacara Pinto menentang keputusan tersebut dengan menyoroti ancaman pembunuhan yang diterimanya serta insiden penyerangan di Lisbon pada April lalu.

Setelah melalui polemik tersebut, otoritas Portugal akhirnya membatalkan keputusan sebelumnya dan mengembalikan Pinto ke dalam program perlindungan saksi.


Rui Pinto Mengaku Menghadapi Ancaman Pembunuhan

Situasi yang dihadapi Pinto sempat membuatnya mengambil langkah untuk mencari dukungan finansial melalui GoFundMe. Ia menggalang dana sebesar 3 juta euro setelah menilai keputusan pemerintah Portugal untuk mencabut perlindungannya telah membahayakan keselamatannya.

"Saya tidak memiliki pilihan lain selain pindah ke lokasi yang dirahasiakan dalam beberapa hari ke depan untuk waktu yang belum ditentukan, karena banyaknya ancaman pembunuhan yang saya terima dan risiko serius percobaan pembunuhan," ujar Pinto.

Kembalinya Pinto ke program perlindungan saksi menjadi perkembangan penting, terutama karena ia masih bersedia membantu otoritas Inggris dalam penyelidikan yang berkaitan dengan dokumen Football Leaks.

Sementara itu, City terus menempuh jalur banding terkait perkara finansial yang membayangi klub tersebut. Laporan Tribal Football menyebutkan potensi hukuman dapat muncul pada Januari apabila banding klub tidak berhasil.

Kasus ini masih menjadi sorotan di sepak bola Inggris, mengingat hasil proses hukum tersebut berpotensi membawa konsekuensi besar bagi Manchester City.

Sumber: Tribal Football

Berita Terkait