Real Madrid Murka! Javier Tebas Diminta Mundur dari La Liga Usai Samakan RMTV dengan Propaganda Nazi

Real Madrid mengecam Javier Tebas yang menyamakan metode RMTV dengan propaganda Nazi dan menuntutnya mundur, sambil menyoroti netralitas dan kasus Negreira.

BolaCom | Asad ArifinDiterbitkan 17 Oktober 2026, 06:13 WIB
Presiden La Liga Spanyol, Javier Tebas, berbicara kepada media di Ciudad del Futbol di Las Rozas, di luar Madrid, pada 16 Desember 2024. (OSCAR DEL POZO/AFP)

Bola.com, Jakarta - Perseteruan Real Madrid dan Presiden La Liga, Javier Tebas, kembali memanas setelah komentar kontroversial yang menyeret Real Madrid TV (RMTV). Tebas membandingkan metode saluran televisi klub tersebut dengan pendekatan Joseph Goebbels, Menteri Propaganda Jerman Nazi.

Real Madrid langsung merespons melalui pernyataan resmi yang mengecam ucapan tersebut. Los Blancos menilai komentar Tebas tidak dapat ditoleransi dan mendesaknya mundur dari jabatan presiden La Liga.

Advertisement

Konflik ini menambah panjang daftar perselisihan kedua pihak, termasuk soal kepemimpinan wasit dan penanganan kasus Negreira. Real Madrid juga kembali menyuarakan tuntutan transparansi dalam sepak bola Spanyol.

Klub ibu kota itu menilai persoalan tersebut membutuhkan pembenahan serius, terutama dalam sistem perwasitan. Mereka turut mempertanyakan sikap La Liga dan Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol (RFEF) terkait kasus Negreira.


Ucapan Javier Tebas Soal RMTV Picu Amarah Real Madrid

La Liga - Ilustrasi Logo Real Madrid (Bola.com/Salsa Dwi Novita)

Komentar Tebas memicu kemarahan Real Madrid karena dianggap menyerang klub, manajemen, dan RMTV. Los Blancos menegaskan bahwa penjelasan Tebas mengenai maksud ucapannya tidak menghapus sifat ofensif pernyataan tersebut.

"Real Madrid CF menganggap tindakan seseorang yang memegang dua jabatan penting dalam sepak bola Spanyol, dengan membandingkan metode propaganda klub tersebut dengan rezim Nazi demi mendiskreditkan klub, manajemen, dan saluran televisinya, sebagai sesuatu yang sama sekali tidak dapat ditoleransi dan sangat serius," tulis Real Madrid.

"Penjelasan bahwa ia tidak merujuk pada ideologi Nazi sama sekali tidak mengurangi sifat pernyataannya yang sangat menyinggung, tercela secara moral, dan tidak bermartabat bagi sebuah institusi," tegas Real Madrid.

Bagi Real Madrid, kontroversi ini merupakan bagian dari rangkaian ketegangan dengan Tebas. Klub menilai hubungan tersebut semakin bermasalah karena perbedaan pandangan mengenai perwasitan dan tata kelola kompetisi Spanyol.


Real Madrid Tuntut Javier Tebas Mundur dari La Liga

Pemain Real Madrid Arda Guler (kiri) merayakan gol bersama rekan setimnya Kylian Mbappe dalam laga La Liga Spanyol antara Elche vs Madrid di Elche, Spanyol, Selasa, 15 September 2026. (AP Photo/Alberto Saiz)

Real Madrid juga mengkritik kurangnya tindakan La Liga dan RFEF terkait kasus Negreira. Klub mendesak perombakan menyeluruh terhadap sistem perwasitan demi meningkatkan transparansi kompetisi.

Mereka menilai perilaku Tebas menunjukkan kurangnya netralitas, rasa hormat, dan imparsialitas. Real Madrid menganggap serangan terhadap klub dan pihak yang menuntut reformasi sebagai ancaman bagi sepak bola Spanyol.

"Real Madrid CF menuntut pengunduran diri Javier Tebas dari jabatannya sebagai presiden La Liga dan wakil presiden Federasi Sepak Bola Kerajaan Spanyol," tegas Real Madrid.

Tuntutan tersebut menjadi puncak respons keras Los Blancos terhadap pernyataan kontroversial Tebas. Perselisihan ini sekaligus kembali menyoroti perbedaan tajam kedua pihak mengenai kepemimpinan La Liga dan reformasi perwasitan.

Sumber: Madrid Universal


Klasemen La Liga 2026/2027

Berita Terkait