Persijap Dilumat 5 Kekalahan Beruntun dan Jadi Tim Paling Jeblok, Antonio Claudio Akui Timnya Sudah Mentok

Persijap Jepara tampaknya sudah benar-benar mentok untuk bisa mencari jalan keluar.

BolaCom | Radifa ArsaDiterbitkan 17 Oktober 2026, 15:30 WIB
Laga Persijap kontra Persib pada pekan ketiga BRI Super League di Stadion Gelora Bumi Kartini, Jepara, Minggu (20-9-2026). (Dok. ileague.id)

Bola.com, Jepara - Persijap Jepara tampaknya sudah benar-benar mentok untuk bisa mencari jalan keluar dari rangkaian hasil buruknya setelah kembali tumbang dari Isenmulang FC pada pekan ke-5 BRI Super League 2026/2027.

Bermain di hadapan suporternya sendiri yang hadir di Stadion Gelora Bumi Kartini (GBK), Jepara, Jumat (16/10/2026) malam WIB, Persijap Jepara harus menanggung malu setelah takluk dengan skor 0-1 dari Isenmulang FC.

Advertisement

Laskar Kalinyamat tertinggal sejak pertengahan babak pertama lewat gol Modou Manneh (21’). Caretaker Persijap, Antonio Claudio, mengakui bahwa upaya timnya untuk mencuri gol terlebih dahulu gagal terwujud.

“Memang sejak di menit-menit awal pertandingan, kami sudah mencoba mencari penguasaan bola, mencoba mencari gol terlebih dahulu, tetapi justru kami kebobolan,” ujar Antonio Claudio seusai pertandingan.


Pemain Sudah Maksimal

Trio pemain asing Persijap Jepara, Oumar Bah (kiri), Jose Luis Espinosa Arroyo, dan Marcos Blasco (kanan) saat latihan jelang BRI Super League 2026/2027. (Dok. ileague.id)

Juru taktik kelahiran Brasil itu mengatakan, anak asuhnya sebetulnya sudah memberikan penampilan yang maksimal. Mereka bisa memberikan perlawanan, bahkan menciptakan peluang. Sayangnya, tidak ada yang membuahkan gol.

“Namun pemain sudah tampil maksimal, sudah memberikan reaksi yang sangat positif. Namun pada babak kedua, kami lebih banyak menyerang, penguasaan bola lebih banyak lagi. Lebih banyak penguasaan bola, banyak peluang tapi sangat disayangkan gol belum bisa tercipta,” kata dia.

Dengan kekalahan ini, Persijap semakin tersungkur di papan bawah. Mereka harus menduduki dasar klasemen sementara karena belum mengumpulkan poin. Dari lima laga, Laskar Kalinyamat selalu dilumat kekalahan.


Segera Lakukan Evaluasi

Sundulan Jort van der Sande saat Bali United melawan Persijap Jepara pada pekan keempat BRI Super League 2026/2027. Bermain di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Sabtu (10/10/2026), Serdadu Tridatu menang telak 6-1. (Doc Bali United)

Tidak hanya itu, catatan ini juga kian menyeret Persijap sebagai tim dengan performa paling jeblok di BRI Super League 2026/2027. Mereka jadi tim dengan produktivitas terendah karena hanya bisa mencetak dua gol dari lima laga.

Di lini belakang, Laskar Kalinyamat juga menjadi tim dengan jumlah kebobolan tertinggi untuk sementara ini karena sudah kemasukan 12 gol. Antonio Claudio berjanji untuk melakukan evaluasi, agar semua permasalahan ini bisa segera teratasi.

“Ya, memang kami harus mengevaluasinya. Harus evaluasi lagi supaya peluang-peluang yang terjadi di pada pertandingan ini, khususnya pada babak kedua bisa menghasilkan dengan gol,” ujar pelatih berusia 53 tahun itu.


Malah Kecolongan

Sementara itu, kiper Persijap Jepara, Sendri Johansyah, mengakui apabila rekan-rekannya memang kecolongan di babak pertama. Namun, mereka sudah berusaha untuk tidak menyerah, meski hasil akhirnya tetap tak sesuai harapan.

“Untuk tanggapan pertandingan ini, ya itulah sepak bola. Seharusnya kami mencuri gol terlebih dahulu. Kami harusnya bisa mencetak gol dulu tapi ternyata kita kecolongan,” ujar Sendri Johansyah.

“Kami malah kebobolan. Dan kami sebetulnya juga enggak menyerah, kami juga ada perlawanan, kami juga nyerang terus tadi permainannya tadi. Dan mereka bertahannya juga kuat ya itulah sepak bola,” imbuhnya.

Berita Terkait