Bola.com, Jakarta - Padel mencatat momen penting di Asian Games 2026 Aichi-Nagoya dengan menghadirkan dua medali untuk Indonesia. Capaian ini menegaskan posisi padel di panggung olahraga prestasi, bukan sekadar aktivitas rekreasi.
Medali perak diraih ganda putri Fadona Kusumawati/Fitriani Sabatini, sementara perunggu datang dari pasangan Novela Putri/Beatrice Gumulya, juga di nomor ganda putri. Dua podium ini menjadi penanda kemajuan cabang yang relatif baru tersebut.
Ketua PB Padel Indonesia (PBPI) Galih Kartasasmita, yang juga anggota DPR RI, menyebut hasil di Jepang sebagai pijakan penting. "Saya sangat bangga dengan prestasi anak-anak di Asian Games. Luar biasa sekali. Dua medali ini menjadi awal yang baik untuk membuktikan bahwa padel itu bukan hanya olahraga rekreasi tapi juga bisa memberikan prestasi kepada bangsa dan negara. Kita akan terus berprestasi," papar Galih kepada wartawan saat pembukaan Kejurnas Padel 2026, Jumat (16/10/2026).
Galih menegaskan medali tersebut lahir dari persiapan serius, termasuk pemusatan latihan di Spanyol lebih dari sebulan sebelum berangkat ke Jepang. "Kami sangat bahagia dan bangga atas apa yang kita sudah siapkan di Spanyol. Mereka kan TC di Spanyol satu bulanan lebih. Mereka pulang-pulang udah kayak orang baru. Dan itu terbukti kemarin pada saat Asian Games. Kita ditakuti sekali dan memang sampai final ya. Jadi menurut saya ini awal yang baik untuk Indonesia," tegas Galih.
Berangkat Mandiri
Para atlet padel Indonesia yang tampil di Asian Games 2026 akan memperoleh bonus dari PBPI. Galih menyiapkan apresiasi tersebut karena tim padel berangkat mandiri ke Jepang, sehingga tidak termasuk penerima bonus resmi dari Presiden Prabowo Subianto.
PBPI juga memastikan apresiasi tidak terbatas pada peraih medali. Atlet putra yang belum membawa pulang medali tetap mendapat penghargaan atas usaha mereka selama kompetisi berlangsung.
Pemberian bonus akan direalisasikan setelah tim nasional padel menuntaskan agenda Kualifikasi Piala Dunia Padel di Kuwait pada akhir Oktober ini. "Jadi ya, Insya Allah, pasti ada apresiasi dari saya, Dari PB kepada atlet yang sudah berjuang mati-matian disana. Termasuk yang lakinya, Nanti ada sedikit kecil-kecilan dari saya juga. Mereka juga berjuang loh. Luar biasa," tegas Galih.
KONI Bangga dengan Perkembangan Padel
Ketua Umum KONI, Marciano Norman, mengapresiasi laju pesat padel yang kini menghadirkan satu perak dan satu perunggu untuk Indonesia di Asian Games 2026. Ia menilai capaian ini menandai peningkatan kualitas yang konsisten.
"Padel merupakan salah satu cabang olahraga yang perkembangannya sangat pesat dibandingkan dengan cabang olahraga lainnya. Kita bisa menyaksikan bahwa pada Asian Games sebelumnya, padel berhasil menempatkan dua pasangan putri di semifinal. Indonesia juga berhasil merebut medali perak dan perunggu. Prestasi tersebut tentu tidak mungkin tercapai tanpa banyaknya kompetisi yang diselenggarakan di Indonesia. Hampir setiap minggu ada kejuaraan padel di berbagai daerah di seluruh Indonesia," kata Marciano.
Menurut Marciano, tingginya intensitas kompetisi di dalam negeri menjadi fondasi penting. Agenda yang bergulir hampir setiap pekan di berbagai daerah mendorong peningkatan performa hingga berbuah medali di ajang multievent Asia tersebut.