Maresca Sebut Marc Guehi Calon Kapten Masa Depan Manchester City

Manajer Manchester City, Enzo Maresca, menilai Marc Guehi memiliki karakter yang dibutuhkan untuk menjadi kapten tim pada masa depan.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 21 Oktober 2026, 10:15 WIB
Pemain Manchester City, Erling Haaland dan Marc Guehi tampak lesu setelah ditaklukkan Real Madrid pada laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions di Stadion Santiago Bernabeu (12/3/2026). (AP Photo/Jose Breton)

Bola.com, Jakarta - Manajer Manchester City, Enzo Maresca, menilai Marc Guehi memiliki karakter yang dibutuhkan untuk menjadi kapten tim pada masa depan. Bek Timnas Inggris itu bahkan telah masuk dalam kelompok pemimpin di skuad The Citizens.

Guehi bergabung dengan Manchester City dari Crystal Palace pada bursa transfer Januari dengan nilai transfer awal 20 juta poundsterling. Ia menandatangani kontrak yang mengikatnya bersama klub hingga 2031.

Advertisement

Sejak kedatangannya, pemain berusia 26 tahun tersebut mampu menunjukkan performa menjanjikan. Guehi telah mencatatkan 10 penampilan bersama Manchester City, termasuk menyumbangkan satu gol dan satu assist.

Maresca kemudian memasukkan Guehi ke dalam kelompok kepemimpinan tim bersama Ruben Dias, Erling Haaland, dan Gianluigi Donnarumma. Menurutnya, Guehi memiliki kualitas untuk mengemban tanggung jawab lebih besar, termasuk menjadi kapten Manchester City pada masa mendatang.

"Sangat mudah berbicara tentang Marc karena dia sosok yang fantastis, baik sebagai pemain maupun manusia. Dia sangat rendah hati. Mungkin dia tidak melihat dirinya sendiri sebagai pemimpin, tetapi bagi kami, dia adalah salah satunya," ujar Maresca.


Punya Gaya Kepemimpinan Berbeda

Pemain Manchester City Marc Guehi melompat menyundul bola bersama pemain Porto Pepe (kiri) dalam laga Liga Champions antara Porto vs Man City di Porto, Portugal, Selasa, 8 September 2026. (AP Photo/Luis Vieira)

Maresca menjelaskan, seorang pemimpin tidak harus selalu menjadi sosok yang paling banyak berbicara. Ia melihat Guehi memiliki gaya kepemimpinan yang lebih tenang, tetapi tetap mampu memberikan pengaruh positif kepada rekan-rekannya.

"Ada berbagai jenis pemimpin. Ada yang perlu lebih banyak berbicara, sedangkan dia merupakan pemimpin yang cukup pendiam. Namun, dia memiliki semua karakteristik untuk menjadi seorang pemimpin," kata Maresca.

"Dia merupakan salah satu dari empat kapten kami, tetapi saya yakin pada masa depan dia bisa menjadi kapten," lanjutnya.

Meski mendapat kepercayaan besar dari sang manajer, Guehi sebelumnya mengaku tidak menganggap dirinya sebagai seorang pemimpin. Ia justru melihat penilaian tersebut sebagai pandangan orang lain terhadap dirinya.

"Lucu rasanya karena saya tidak melihat diri sendiri sebagai seorang pemimpin. Itu merupakan penilaian orang lain tentang bagaimana mereka melihat saya. Saya sangat menghargai hal tersebut," ujar Guehi.

Ia menambahkan, dirinya berusaha memberikan contoh melalui tindakan, sekaligus terus belajar memahami berbagai aspek kepemimpinan seiring bertambahnya pengalaman.


Jadi Andalan di Lini Pertahanan

Pemain Manchester City Marc Guehi tampak kecewa seusai pertandingan Liga Champions melawan PSG di Manchester, Inggris, Kamis (15/10/2026). (AP Photo/Dave Thompson)

Performa Guehi turut membantu Manchester City bersaing di papan atas Premier League musim ini. Ia selalu menjadi starter dalam tujuh pertandingan liga yang telah dijalani The Citizens hingga pekan ketujuh.

Manchester City saat ini berada di puncak klasemen Premier League. Konsistensi Guehi di lini belakang menjadi salah satu alasan Maresca memberikan kepercayaan kepadanya dalam kelompok kepemimpinan tim.

Guehi berpotensi kembali tampil saat Manchester City menghadapi AEK Athens dalam pertandingan Liga Champions. Ia diharapkan mampu mempertahankan performa solidnya sekaligus membuktikan bahwa dirinya layak menjadi salah satu figur penting di ruang ganti The Citizens.

Berita Terkait