Erik ten Hag Ungkap Masalah Garnacho dan Sancho di MU, Sempat Ajak Pindah ke Leverkusen

Erik ten Hag kepada The Athletic membeberkan isu Alejandro Garnacho dan Jadon Sancho di MU, termasuk ajakan ke Bayer Leverkusen yang ditolak.

BolaCom | Deniz AkbarDiterbitkan 22 Oktober 2026, 23:05 WIB
Erik ten Hag (Ian KINGTON/IKIMAGES/AFP)

Bola.com, Jakarta - Erik ten Hag memaparkan isi dapur Manchester United kepada The Athletic, menyinggung Alejandro Garnacho dan Jadon Sancho. Ia mengaku membuka fakta yang sebelumnya tak diketahui publik.

"Terkadang, pikirannya (Garnacho) tidak tertuju pada pertahanan. Jadi, secara mental dan pola pikirnya, Anda harus memastikan dia tetap fokus dan disiplin, serta menjalankan tugasnya di setiap momen transisi,” tutur ten Hag.

Advertisement

Untuk Jadon Sancho, persoalan datang dari ketidaksesuaian posisi yang berdampak pada rencana taktik Setan Merah. "Suatu hari, muncul satu masalah karena Sancho tidak mau bermain di sisi kanan. Dia sendiri yang mengatakan hal itu. Itu terasa sangat aneh karena sebelumnya dia sering bermain di sisi kanan," ujar ten Hag.

Selain membahas keduanya, Erik ten Hag juga mengungkap bahwa saat ditunjuk menjadi pelatih Bayer Leverkusen, salah satu dari dua pemain tersebut sempat diajak bergabung ke Jerman, namun tawaran itu ditolak.


Garnacho Dinilai Berbakat, Namun Ego Masih Tinggi

Erik ten Hag (AP Photo/David Cliff)

Sebagai mantan pelatih Alejandro Garnacho, Erik ten Hag mengakui kualitas sang winger dalam mendongkrak sisi serang tim. Ia menilai kemampuan Garnacho membuat ancaman nyata di sepertiga akhir lapangan.

"Dalam aspek penyerangan, dia bisa maju ke depan dan melakukan hal-hal luar biasa, seperti menggiring bola maupun penyelesaian akhir. Dia juga bisa memberikan operan kunci, meski terkadang dia sedikit egois, namun hal ini bisa dimengerti," terang ten Hag.

Di balik pujian itu, ten Hag menyebut ego tinggi Garnacho sesekali berujung pada peluang yang terbuang. Menurutnya, pengambilan keputusan yang lebih tepat akan membuat kontribusi sang pemain lebih efektif bagi Manchester United.


Sancho dan Persoalan Posisi Kanan

Jadon Sancho datang ke Old Trafford dengan biaya 85 juta euro dan ekspektasi besar dari penggemar serta pelatih. Namun, sepanjang masa baktinya bersama Setan Merah, ia justru dipinjamkan ke tiga klub berbeda karena tak cocok dengan skema tim.

"Dia bilang dia merasa lebih nyaman bermain di sisi kiri. Jadi, kami menghadapi masalah, dan kami pun terlambat mengetahuinya," ungkap eks pelatih Ajax Amsterdam.

Dalam menentukan perekrutan, ten Hag menegaskan pendekatannya berbasis kebutuhan permainan. "Saya melihat performa dan profil untuk menentukan apa yang dibutuhkan oleh tim (saat merekrut pemain), bukan berdasarkan perasaan," lanjut ten Hag.


Situasi Terbaru Garnacho dan Sancho

Selepas berpisah dari Manchester United, jalan karier Alejandro Garnacho dan Jadon Sancho berbelok ke arah berbeda. Garnacho sempat bergabung dengan Chelsea dan kini berseragam Aston Villa, sedangkan Sancho berstatus tanpa klub sejak awal musim ini.

Meski terikat kontrak, Garnacho belum mendapatkan menit bermain ideal di klub barunya. Bersama The Villans pada musim 2026/2027, eks Setan Merah itu baru mengumpulkan total 60 menit dari 5 pertandingan.

Alejandro Garnacho juga menjadi pemain yang sempat mendapat ajakan dari Erik ten Hag untuk menyusulnya ke Bayer Leverkusen. "Saya katakan kepadanya, ‘Datanglah ke Leverkusen’. Namun untungnya dia tidak melakukannya. Dia ingin tetap berada di Inggris. Saya mengerti, itu liga terbaik, jadi dia menolak," ujar ten Hag.

Berita Terkait