Daftar Pemain Bergaji Mahal di 6 Klub Elite Premier League yang Tak Sebanding dengan Performa

Enam pemain dari klub-klub populer Premier League yang bayarannya terlalu tinggi, tak sebanding dengan performa.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 23 Oktober 2026, 11:45 WIB
Ilustrasi Marcus Rashford, Manchester United. (Bola.com/AI)

Bola.com, Jakarta - Sejumlah klub Premier League harus mengeluarkan biaya besar untuk membayar pemain bergaji tinggi. Namun, tidak semua pemain mampu memberikan kontribusi sesuai dengan nilai kontrak yang mereka terima.

Planet Football menyoroti sejumlah pemain yang dinilai memiliki gaji terlalu besar dibandingkan kontribusi mereka di lapangan. Penilaian tersebut mengacu pada besaran gaji yang dilaporkan Capology via Planet Football, serta menit bermain dan performa masing-masing pemain.

Advertisement

Berikut enam pemain dari klub-klub populer Premier League yang masuk dalam sorotan tersebut.

 


Marcus Rashford

Marcus Rashford dari Manchester United bereaksi setelah gagal mencetak gol dalam pertandingan Liga Inggris antara Fulham dan Manchester United di London, Minggu, 20 September 2026. (Foto AP/Kin Cheung)

Marcus Rashford menjadi salah satu pemain yang disorot karena menerima gaji sekitar 300 ribu poundsterling per pekan. Kontrak tersebut ditandatangani pada 2023, ketika ia masih menjadi bagian penting dari Manchester United.

Namun, situasinya berubah dalam beberapa musim terakhir. Rashford mulai kehilangan tempat di tim, sempat menjalani masa peminjaman, dan tidak lagi memiliki peran seperti sebelumnya di Old Trafford.

Besarnya gaji Rashford membuat kontribusinya menjadi sorotan, terutama ketika ia tidak lagi menjadi pilihan utama Manchester United.


Viktor Gyokeres

Striker Arsenal Viktor Gyokeres merayakan golnya ke gawang Atletico Madrid di matchday 3 league phase Liga Champions 2025/26 di Emirates Stadium, Rabu (22/10/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Alastair Grant)

Viktor Gyokeres juga masuk dalam daftar setelah menerima gaji sekitar 220 ribu poundsterling per pekan. Penyerang asal Swedia itu diharapkan menjadi solusi di lini depan Arsenal setelah bergabung dengan klub London tersebut.

Namun, Gyokeres belum menjadi pilihan utama Mikel Arteta. Persaingan di lini depan membuatnya harus berbagi kesempatan bermain dengan sejumlah pemain lain.

Situasi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai efektivitas pengeluaran Arsenal untuk pemain yang belum mendapatkan peran reguler.


Federico Chiesa

Selebrasi Federico Chiesa usai mencetak gol bagi Liverpool ke gawang Bournemouth di Anfield, Sabtu (16/08/2025) dini hari WIB. (AP Photo/Ian Hodgson).

Federico Chiesa menjadi sorotan di Liverpool karena dinilai belum memberikan kontribusi sebanding dengan gajinya yang dilaporkan mencapai 160 ribu poundsterling per pekan.

Pemain asal Italia itu kesulitan mendapatkan menit bermain reguler sejak bergabung dengan The Reds. Meski jumlah penampilannya di Premier League meningkat pada musim lalu, total waktu bermainnya masih relatif terbatas.

Chiesa juga tidak masuk dalam skuad Liverpool untuk Liga Champions musim ini, sebuah situasi yang semakin menimbulkan tanda tanya mengenai perannya di tim.


Wesley Fofana

Reaksi bahagia pemain Chelsea, Wesley Fofana setelah timnya berhasil menang atas Leeds United pada laga pekan ke-26 Liga Inggris 2022/2023 yang berlangsung di Stamford Bridge, London, Sabtu (05/03/2023) malam WIB. The Blues menang dengan skor 1-0. (AP Photo/David Cliff)

Chelsea mengeluarkan biaya besar untuk mendatangkan Wesley Fofana dari Leicester City. Bek asal Prancis itu direkrut dengan nilai transfer sekitar 70 juta poundsterling dan mendapatkan kontrak berdurasi panjang.

Fofana dilaporkan menerima gaji sekitar 220 ribu poundsterling per pekan. Namun, masalah kebugaran membuat kontribusinya tidak selalu sebanding dengan besarnya investasi Chelsea.

Menurut Planet Football, Fofana telah mencatatkan 77 penampilan untuk The Blues dalam empat tahun. Kondisi tersebut membuat biaya yang dikeluarkan klub untuk sang bek menjadi sorotan.


Rayan Ait-Nouri

Para pemain muslim The Cityzens seperti Rayan Cherki, Omar Marmoush, Bdukoir Khusanov, dan Rayan Ait-Nouri kemudian tampak menepi untuk minum di pinggir lapangan. (AFP/Oli Scarff)

Rayan Ait-Nouri bergabung dengan Manchester City setelah tampil bersama Wolverhampton Wanderers. The Citizens dilaporkan mengeluarkan sekitar 30 juta poundsterling untuk merekrut bek kiri tersebut.

Ait-Nouri disebut menerima gaji sekitar 130 ribu poundsterling per pekan. Namun, ia kesulitan mendapatkan kesempatan bermain reguler sejak bergabung dengan klub asuhan Pep Guardiola.

Minimnya menit bermain membuat investasi Manchester City terhadap pemain tersebut menjadi bahan evaluasi, terutama ketika ia tidak mendapatkan banyak kesempatan meski tim melakukan rotasi.


Richarlison

Dengan rentetan hasil kurang oke tersebut, Liverpool gagal menembus empat besar klasemen sementara Premier League musim ini. The Reds masih tertahan di urutan kelima dengan torehan 49 poin, tertinggal angka dua dari Aston Villa yang berada di atasnya. (Peter Byrne/PA via AP)

Richarlison menjadi pemain yang disorot di Tottenham Hotspur dengan gaji sekitar 120 ribu poundsterling per pekan.

Penyerang asal Brasil itu menandatangani kontraknya pada 2022. Namun, menurut laporan Planet Football, ia kini tidak masuk dalam rencana utama pelatih Roberto De Zerbi.

Situasi tersebut membuat Tottenham harus menanggung gaji besar untuk pemain yang kesulitan mendapatkan kesempatan bermain. Dengan kontrak yang mendekati akhir, masa depan Richarlison di London Utara pun menjadi perhatian.

Sumber: Planet Football

 

Berita Terkait