Bola.com, Jakarta - Barcelona tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi kekalahan dari Real Madrid. Mereka harus segera mengalihkan perhatian ke pertandingan berikutnya melawan Deportivo Alaves, tapi persoalan cedera membuat persiapan Hansi Flick jauh dari ideal.
Pertandingan pekan ke-11 Liga Spanyol 2026-27 tersebut akan berlangsung di Spotify Camp Nou, Minggu, 1 November 2026, pukul 03.00 WIB. Tiga poin menjadi target penting bagi Blaugrana untuk mempertahankan keunggulan di puncak klasemen yang kini hanya berjarak dua poin dari Atletico Madrid.
Namun, Flick harus menghadapi tantangan besar dalam menentukan komposisi lini belakang. Sejumlah pemain bertahan tidak tersedia, sementara beberapa nama lain belum berada dalam kondisi terbaik. Situasi ini berpotensi memaksa Barcelona menggunakan susunan pertahanan yang tidak biasa.
Pilihan Bek Kanan Semakin Terbatas
Krisis pemain bertahan Barcelona semakin terasa setelah Xavi Espart mengalami cedera ketika menghadapi Real Madrid. Pemain muda tersebut diperkirakan harus absen cukup lama, menambah panjang daftar pemain yang tidak bisa diandalkan Flick.
Sebelumnya, Jules Kounde dan Eric Garcia juga sudah lebih dahulu menepi. Absennya ketiga pemain tersebut membuat posisi bek kanan menjadi salah satu titik paling bermasalah menjelang pertandingan melawan Alaves.
Joao Cancelo menjadi salah satu kandidat untuk mengisi posisi tersebut. Flick dapat menempatkannya di kanan apabila Alejandro Balde dimainkan sebagai bek kiri sejak menit pertama.
Brian Farinas juga masuk dalam daftar alternatif. Kehadirannya memberikan pilihan tambahan bagi Flick ketika harus menyusun kembali barisan pertahanan dengan personel yang tersedia.
Flick Pertimbangkan Perubahan di Jantung Pertahanan
Masalah lain muncul di posisi bek tengah. Gerard Martin mengalami gangguan fisik dalam beberapa pertandingan terakhir, sehingga kondisinya perlu dipantau sebelum Flick menentukan pasangan Pau Cubarsi.
Keduanya sebenarnya menjadi kombinasi yang paling masuk akal untuk menghadapi Alaves. Akan tetapi, memaksakan Martin bermain ketika belum pulih sepenuhnya dapat menambah risiko cedera bagi Barcelona.
Flick bahkan telah mencoba opsi berbeda dalam sesi latihan. Frenkie de Jong ditempatkan sebagai bek tengah untuk mendampingi Cubarsi, sebuah eksperimen yang menunjukkan betapa terbatasnya pilihan pemain di sektor tersebut.
De Jong dikenal memiliki kemampuan menguasai bola dan mengatur distribusi umpan dari area belakang. Meski begitu, perubahan posisi tersebut tetap membutuhkan penyesuaian karena ia biasanya beroperasi di lini tengah.
Barcelona Tak Boleh Kehilangan Momentum Lagi
Krisis pertahanan datang ketika Barcelona sedang membutuhkan hasil positif. Kekalahan dari PSG dan Real Madrid dalam dua pertandingan beruntun membuat kepercayaan diri tim berpotensi terganggu setelah sebelumnya tampil meyakinkan.
Kekalahan dari Real Madrid juga mengakhiri catatan sempurna Barcelona di La Liga musim ini. Mereka kini hanya unggul dua poin atas Atletico Madrid. Kesalahan berikutnya dapat membuat persaingan di puncak klasemen semakin ketat.
Flick tidak bisa hanya berfokus pada perbaikan lini belakang. Performa lini tengah dan lini depan juga perlu ditingkatkan karena kedua sektor tersebut turut gagal memberikan penampilan maksimal ketika menghadapi Real Madrid.
Pertandingan melawan Alaves menjadi kesempatan untuk menghentikan periode buruk tersebut. Barcelona membutuhkan respons cepat, sementara Flick harus memastikan keterbatasan pemain bertahan tidak kembali menghambat upaya tim meraih kemenangan.
Sumber: Barca Universal