Bola.com, Jakarta - Final IBL All Indonesian 2026 resmi mempertemukan Satria Muda Bandung melawan Dewa United. Partai puncak dijadwalkan di GOR Laga Tangkas, Bogor, Minggu (1/11/2026).
Laga ini menjadi ulangan final All Indonesian 2025. Musim lalu, Satria Muda keluar sebagai juara setelah menang 2-0 atas Dewa United dalam format best of three. Untuk edisi 2026, penentuan juara hanya lewat satu pertandingan.
Satria Muda lebih dulu mengamankan tiket final pada Sabtu (31/10/2026) sore WIB. Tim besutan Youbel Sondakh mengalahkan Pelita Jaya Jakarta dengan skor 69-65.
Partai tersebut berlangsung ketat sejak awal. Kuarter pertama milik SM 19-17, lalu Pelita Jaya berbalik memimpin dan unggul setengah bola saat paruh pertama. Kuarter tiga dikuasai SM dipimpin trio Abraham Damar Grahita, Dame Diagne, dan Julian Chalias yang mencetak tujuh angka beruntun untuk unggul enam poin; PJ menyamakan melalui lima free throw Andakara Prastawa sebelum Karl Patrick Gloria menutup kuarter tiga 57-55. Pada kuarter empat, SM hampir tersalip, namun dua angka krusial Abraham membuat timnya kembali unggul empat poin saat tersisa dua menit 10 detik.
Abraham Damar Nyaris Jadi Pecundang
Di detik-detik akhir, Abraham Damar sempat dalam posisi sulit. Ia hanya memasukkan satu dari dua lemparan bebas, lalu Pelita Jaya memangkas selisih lewat layup Andakara Prastawa sehingga keunggulan SM tinggal tiga poin dengan sisa delapan detik.
Abraham kembali dilanggar dan memperoleh dua kesempatan dari garis amal. Eksekusi pertamanya gagal, namun free throw kedua masuk dan mengamankan margin empat angka bagi Satria Muda.
Abraham memimpin perolehan angka dengan 21 poin, diikuti Dame Diagne 19 poin dan Julian Chalias 18 poin. Di kubu Pelita Jaya, Andakara Prastawa juga mencetak 21 poin.
Dari sisi akurasi, Satria Muda mencatat 42 persen, sedangkan Pelita Jaya hanya 28 persen pada laga ini.
Dewa United Tumbangkan Hornbills
Sementara itu, Dewa United harus bekerja ekstra keras sebelum menekuk Bogor Hornbills 75-72. Kemenangan tipis ini memastikan langkah mereka ke final menantang SM.
Dewa sempat memimpin jauh di atas dua digit pada pertengahan kuarter dua. Namun Hornbills bangkit dipimpin trio anyar mereka: Widyanta Putra Teja, Patrick Nikolas, dan Aldy Izzatur.
Momentum beralih saat Hornbills berbalik unggul di kuarter ketiga hingga awal kuarter empat. Kaleb Ramot Gemilang dan Pandu Wiguna lalu berperan penting di pertengahan kuarter empat untuk mendorong Dewa menjauh sampai sembilan angka.
Hornbills tidak menyerah dan terus menekan. Lima poin beruntun dari Kelvin Sanjaya memangkas jarak menjadi dua poin saat laga menyisakan 29 detik.
Asa Hornbills tetap terbuka ketika Kaleb hanya memasukkan satu dari dua free throw sehingga Dewa unggul tiga poin dengan sisa 23 detik. Tiga percobaan tripoin Hornbills lewat Selvy Rondonuwu, Antoni Erga, dan Kelvin Sanjaya gagal, memastikan Dewa United ke partai puncak.
Kaleb memimpin skor Dewa dengan 17 poin, disusul Dio Tirta 16 poin. Widyanta menghasilkan 18 poin untuk Hornbills meski tidak menjadi starter.