9 Laga Tanpa Kemenangan, Carrick Masih Yakin Bertahan di Kursi Panas Manajer MU

Michael Carrick menegaskan dirinya masih optimistis bisa melanjutkan tugas sebagai manajer Manchester United.

BolaCom | Wiwig PrayugiDiterbitkan 31 Oktober 2026, 23:29 WIB
Manajer Manchester United, Michael Carrick, memberikan instruksi dari pinggir lapangan saat pertandingan Premier League antara Chelsea dan Manchester United di Stadion Stamford Bridge, London, pada 31 Oktober 2026. (Foto: Glyn Kirk / AFP)

Bola.com, London - Michael Carrick menegaskan dirinya masih optimistis bisa melanjutkan tugas sebagai manajer Manchester United. Pernyataan itu disampaikan setelah Setan Merah kembali menelan kekalahan, kali ini dengan skor 0-2 saat bertandang ke markas Chelsea, Sabtu (31/10/2026).

Hasil mengecewakan di Stamford Bridge tersebut memperpanjang catatan tanpa kemenangan Manchester United menjadi sembilan pertandingan. Situasi ini semakin menekan posisi Carrick yang sebelumnya sudah berada di bawah sorotan setelah kekalahan telak 0-3 dari Bournemouth.

Advertisement

Meski demikian, manajemen Manchester United belum mengambil keputusan untuk mengakhiri masa tugas mantan gelandang Timnas Inggris tersebut. Carrick bahkan berharap tetap berada di pinggir lapangan ketika MU menjamu Roma pada pertandingan Liga Champions, Selasa mendatang.

"Ya," jawab Carrick ketika ditanya apakah dirinya memperkirakan masih menangani Manchester United dalam pertandingan melawan Roma.

"Kami harus terus bergerak maju. Kami harus mengambil hal-hal yang menurut kami berjalan baik hari ini, membawa sedikit keyakinan dan kepercayaan diri dari sana, serta melihat banyak hal positif, terutama pada babak pertama," ujar Carrick kepada TNT Sports.


Kehilangan Kendali

Selebrasi winger Chelsea, Morgan Rogers usai membobol gawang Manchester United dalam lanjutan Premier League 2026/2027 di Stamford Bridge, London, Sabtu (31/10/2026). (AFP/Glyn Kirk)

Manchester United sebenarnya memperlihatkan permainan cukup menjanjikan pada babak pertama. Mereka mampu menciptakan sejumlah peluang, tetapi buruknya penyelesaian akhir membuat kesempatan untuk unggul terbuang percuma.

Chelsea kemudian memanfaatkan situasi tersebut. Morgan Rogers membawa The Blues unggul pada awal babak kedua setelah berhasil menembus jantung pertahanan MU.

Situasi semakin sulit bagi tim tamu setelah Lisandro Martinez menerima dua kartu kuning dalam waktu berdekatan. Bek asal Argentina itu juga menjadi penyebab hadiah penalti yang berhasil dikonversi Cole Palmer untuk memastikan kemenangan Chelsea 2-0.

Carrick mengakui terdapat perbedaan besar antara penampilan timnya pada dua babak pertandingan tersebut. Namun, ia tetap berusaha mengambil sisi positif dari performa anak asuhnya.

"Dari situasi yang begitu bagus pada babak pertama, kedua babak pertandingan mungkin tidak bisa lebih berbeda dalam beberapa hal," tuturnya.

"Saya pikir cara mereka bermain, kualitas sepak bola, dan bagaimana kami tampil pada babak pertama benar-benar memberikan dorongan. Kami harus mengambil hal positif tersebut."


Makin Terpuruk

Gelandang Chelsea, Cole Palmer mencoba mengelabuhi penyerang Manchester United, Matheus Cunha dalam laga lanjutan Premier League 2026/2027 di Stamford Bridge, London, Sabtu (31/10/2026). (AFP/Glyn Kirk)

Kekalahan ini membuat posisi Manchester United semakin mengkhawatirkan. Mereka kini hanya terpaut satu poin dari zona degradasi Premier League dan berisiko terperosok ke tiga terbawah klasemen sebelum akhir pekan berakhir.

Di Liga Champions, situasinya juga tidak kalah sulit. Dua kekalahan dalam tiga pertandingan pertama membuat Manchester United menempati peringkat ke-20 dari 36 tim dan terancam gagal melangkah ke fase gugur.

Sumber: TNT via Express

 

 

Berita Terkait