MU Makin Terpuruk! Rekor Kelam 38 Tahun Terulang, Michael Carrick di Ujung Tanduk

Kekalahan dari Chelsea memperpanjang catatan buruk Michael Carrick sebagai manajer MU.

BolaCom | Yus Mei SawitriDiterbitkan 01 November 2026, 05:45 WIB
Gelandang Chelsea, Cole Palmer (kiri), berebut bola dengan bek Manchester United asal Portugal, Diogo Dalot (kanan), dalam pertandingan Liga Inggris di Stadion Stamford Bridge, London, Sabtu (31/10/2026). (Glyn Kirk/AFP)

Bola.com, Jakarta - Manchester United (MU) kembali menelan kekalahan. Kali ini, Setan Merah takluk 0-2 dari Chelsea dalam lanjutan Liga Inggris di Stamford Bridge, Sabtu (31/10/2026).

Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk Michael Carrick sebagai manajer MU. Ia kini menelan tiga kekalahan beruntun dan sudah melewati sembilan pertandingan tanpa kemenangan.

Advertisement

Seperti dikutip dari The Sun, catatan itu menjadi rekor negatif bagi Manchester United. Untuk pertama kalinya sejak 1988, klub berjuluk Setan Merah tersebut gagal meraih kemenangan dalam sembilan laga secara beruntun.

Kemenangan terakhir MU terjadi pada awal September lalu. Saat itu, mereka menang telak 4-0 atas Sabah dalam ajang Liga Champions.

 


Rangkaian Hasil Buruk

Bek Manchester United asal Argentina, Lisandro Martinez (6), bereaksi saat meninggalkan lapangan setelah diganjar kartu merah dalam pertandingan Liga Inggris antara Chelsea dan Manchester United di Stamford Bridge, London, pada 31 Oktober 2026. (Glyn Kirk / AFP)

Namun, setelah hasil positif tersebut, perjalanan MU justru berubah menjadi rangkaian hasil mengecewakan. Catatan buruk itu dimulai ketika mereka kalah dari Manchester City yang bermain dengan 10 orang di Old Trafford.

Setelah itu, MU sempat unggul dua gol atas Brighton, tetapi akhirnya kalah 2-3 dan tersingkir dari Carabao Cup. Dua hasil imbang di Liga Inggris kemudian diikuti kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid dalam laga yang juga berakhir dengan 10 pemain.

Setan Merah kembali bermain imbang saat bertandang ke markas Leeds United. Setelah itu, mereka dihajar Como dengan skor 1-4 sebelum takluk 0-3 dari Bournemouth dan 0-2 dari Chelsea.

Kekalahan di Stamford Bridge juga diwarnai insiden yang melibatkan Lisandro Martinez. Bek asal Argentina itu menjadi sorotan setelah melakukan pelanggaran yang berujung penalti dan menerima dua kartu kuning hanya dalam rentang 82 detik.

Carrick bahkan tidak memberikan respons kepada Martinez setelah pemain tersebut diusir keluar lapangan.

 


Catatan Buruk dan Masa Depan Carrick

Manajer Manchester United (MU), Michael Carrick, menyaksikan jalannya pertandingan Liga Inggris antara Chelsea dan Manchester United di Stadion Stamford Bridge, London, Sabtu (31/10/2026). (Glyn Kirk/AFP)

Dalam sembilan pertandingan tanpa kemenangan tersebut, Manchester United mencatatkan enam kekalahan dan tiga hasil imbang. Mereka hanya mampu mencetak enam gol, sementara gawangnya sudah kebobolan 18 kali.

Artinya, MU rata-rata kemasukan dua gol dalam setiap pertandingan selama periode tersebut.

Carrick sebelumnya sempat mendapat kesempatan untuk memperbaiki situasi. Manajemen MU dikabarkan tetap mempertahankannya meski tim sedang mengalami periode sulit.

Sumber internal klub menyebut Carrick masih diberi kesempatan untuk membalikkan keadaan. Keputusan itu diambil ketika MU sudah melewati delapan pertandingan tanpa kemenangan dan terpuruk di posisi ke-16 klasemen.

Namun, kekalahan dari Bournemouth dan Chelsea membuat tekanan terhadap Carrick semakin besar. Dengan tiga kekalahan beruntun dan rekor tanpa kemenangan yang kini mencapai sembilan laga, masa depannya sebagai manajer Manchester United kembali menjadi sorotan.

Sumber: The Sun

Berita Terkait