Mengapa Timnas Portugal Tak Bisa Pensiunkan Nomor 7 Cristiano Ronaldo?

Mengapa Nomor 7 Cristiano Ronaldo tak bisa dipensiunkan Timnas Portugal?

BolaCom | Aning JatiDiterbitkan 06 November 2026, 07:45 WIB
Cristiano Ronaldo #7 dari Portugal mengucapkan selamat kepada Lamine Yamal #19 dari Timnas Spanyol atas kemenangan 1-0 pada pertandingan babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Portugal dan Spanyol di Stadion Dallas pada 7 Juli 2026 di Arlington, Texas. (Lars Baron/Getty Images via AFP)

Bola.com, Jakarta - Cristiano Ronaldo telah mengakhiri kiprahnya di panggung internasional. Keputusan tersebut memunculkan pertanyaan mengenai kelanjutan nomor 7 yang selama bertahun-tahun melekat pada sosoknya.

Dengan status sebagai satu di antara pemain terbesar Portugal, apakah tim nasional bisa mengabadikan nomor tersebut dan tidak lagi memberikannya kepada pemain lain?

Advertisement

Jawabannya ternyata tidak sesederhana itu. FIFA memiliki ketentuan yang membuat tim nasional tidak dapat memensiunkan nomor punggung pemain dalam turnamen internasional yang berada di bawah naungannya.

Ronaldo memainkan pertandingan terakhirnya bersama Portugal ketika menghadapi Wales pada 24 September 2026.

Ia menjalani debut internasional pada 2003 dengan nomor 16, sebelum mulai mengenakan nomor 7 pada 2008.


Kata-Kata Perpisahan Ronaldo

Sang kapten mencatatkan statistik serba 0 saat Timnas Portugal ditahan imbang oleh Republik Demokratik Kongo pada laga perdana Grup K Piala Dunia 2026 di Stadion NRG, Houston. (Lars Baron/Getty Images/AFP)

Dalam rentang kariernya, Ronaldo membantu Portugal meraih gelar Euro 2016 dan dua trofi Nations League.

Ia juga mengakhiri perjalanan internasional dengan 146 gol, rekor tertinggi sepanjang sejarah sepak bola internasional putra. Ronaldo sekaligus tercatat sebagai pemain dengan jumlah penampilan terbanyak untuk tim nasional.

Dalam pesan perpisahannya, Ronaldo menyebut nomor 7 bukanlah sesuatu yang pernah ia anggap sebagai milik pribadi.

Meski demikian, ia merasa mendapat kehormatan dan tanggung jawab besar selama 23 tahun mengenakannya.

"Portugal yang terkasih, hari ini tiba saatnya untuk mengembalikan nomor 7 tim nasional kita," kata Ronaldo.

"Saya tidak pernah merasa nomor itu hanya menjadi milik saya. Namun, selama 23 tahun, saya mendapat hak istimewa sekaligus tanggung jawab untuk mengenakannya, membelanya, dan membawanya ke stadion-stadion di seluruh dunia. Hari ini tiba saatnya untuk meneruskannya kepada masa depan."

Cristiano Ronaldo rayakan gol di laga Piala Dunia 2026 Portugal vs Uzbekistan. (AFP/Charlotte Wilson)

Pensiun Nomor Punggung

Di Amerika Serikat, memensiunkan nomor punggung menjadi salah satu bentuk penghormatan tertinggi kepada atlet.

The Athletic menulis, tradisi tersebut banyak dijumpai di NBA, WNBA, dan MLB. Nomor yang pernah dikenakan seorang pemain tidak lagi digunakan sebagai pengakuan atas kontribusi serta pengaruhnya terhadap tim.

Penghormatan itu tidak selalu terbatas pada satu klub. Wilt Chamberlain, yang mendominasi NBA pada 1960-an, memiliki nomor 13 yang dipensiunkan oleh Golden State Warriors, Philadelphia 76ers, dan Los Angeles Lakers.

Di arena basket, nomor-nomor yang diabadikan biasanya dipajang di bagian atas gedung.

Kobe Bryant juga mendapat penghormatan serupa dari Lakers melalui dua nomor yang pernah ia pakai, yakni 8 dan 24. Bahkan, sejumlah nomor telah dipensiunkan untuk seluruh liga.

NBA mengabadikan nomor 6 milik Bill Russell, MLB nomor 42 Jackie Robinson, dan NHL nomor 99 Wayne Gretzky.

Praktik tersebut jauh lebih jarang dalam sepak bola. Liverpool memensiunkan nomor 20 milik Diogo Jota pada 2025 setelah sang pemain meninggal dunia.

Sejumlah pemain lain yang mendapat penghormatan melalui nomor punggungnya adalah Johan Cruyff di Ajax, Paolo Maldini dan Franco Baresi di AC Milan, serta Jude Bellingham di Birmingham City.


Regulasi FIFA

Meski bermain penuh selama 90 menit, pemain berusia 41 tahun tersebut gagal melepaskan satu pun tembakan tepat sasaran (shot on target). (Lars Baron/Getty Images/AFP)

FIFA tidak menerapkan kebebasan yang sama untuk tim nasional. Dalam turnamen yang diselenggarakan FIFA maupun konfederasi, setiap negara diwajibkan menggunakan nomor punggung berurutan bagi seluruh pemain yang terdaftar dalam skuad.

Ketentuan itu berlaku pula di Piala Dunia 2026. Dengan jumlah skuad sebanyak 26 pemain, tim peserta harus menetapkan nomor dari 1 hingga 26. Artinya, nomor tertentu tidak dapat dibiarkan kosong sebagai bentuk penghormatan kepada pemain yang telah pensiun.

Argentina pernah berupaya mengabadikan nomor 10 untuk Diego Maradona, juara Piala Dunia bersama negaranya. Namun, FIFA menolak permintaan Asosiasi Sepak Bola Argentina menjelang Piala Dunia 2002.

Nomor 10 kemudian digunakan Ariel Ortega. Berbeda dengan tim nasional, Napoli sebagai klub pernah memensiunkan nomor tersebut untuk Maradona.


Diteruske ke Generasi Berikutnya

Selebrasi Cristiano Ronaldo dalam laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 antara Portugal vs Hungaria, Rabu (15/10/2025). (AP Photo/Armando Franca)

Portugal belum pernah mengajukan permintaan untuk memensiunkan nomor 7. Sebelum Ronaldo, nomor itu dikenakan Luis Figo, yang juga pernah meraih Ballon d’Or dan pensiun dari tim nasional pada 2006.

Saat bermain bersama Figo, Ronaldo menggunakan nomor 17.

Nani dan Ricardo Quaresma juga pernah mengenakan nomor 7 ketika Ronaldo absen.

Setelah Ronaldo meninggalkan pemusatan latihan Portugal pada September, Rafael Leao mengambil alih nomor tersebut untuk dua pertandingan Nations League berikutnya, menghadapi Denmark dan Norwegia.

Maradona pernah dianggap sebagai pemain terbaik Argentina dengan nomor 10 sebelum Lionel Messi hadir.

Di Portugal, Ronaldo melanjutkan jejak Figo. Belum diketahui apakah akan ada pemain yang mampu menyamai pencapaian mereka. Namun, seperti disampaikan Ronaldo, nomor 7 kini akan diteruskan kepada generasi berikutnya.

 

Sumber: The Athletic

Berita Terkait