Sukses


PSIM Alami Kerugian Besar Akibat Sanksi Komdis PSSI

Bola.com, Yogyakarta - PSIM Yogyakarta dihukum oleh komisi disiplin (komdis) PSSI berupa larangan lima pertandingan tanpa penonton. Manajemen PSIM Yogyakarta mengklaim rugi besar akibat sanksi Komdis PSSI tersebut. 

Sanksi itu dipicu insiden di laga PSIM melawan PS Tira pada babak 64 besar Piala Indonesia 2018 di Stadion Sultan Agung, Bantul, 11 Desember. Pertandingan berhenti pada menit ke-80 karena suporter PSIM masuk ke lapangan.

Ribuan suporter memasuki lapangan dan merusak sejumlah fasilitas stadion, seperti jaring gawang, adboard, hingga bench pemain. Bahkan ada baku pukul antara suporter dengan pemain serta official tim PS Tira sebelum situasi dapat dikendalikan kepolisian.

Manajemen PSIM Yogyakarta mengklaim rugi besar akibat imbas dari sanksi Komdis PSSI kepada klub berjulukan Laskar Mataram tersebut. Lima pertandingan tanpa penonton adalah sanksi yang cukup berat.

Sekretaris PSIM, Jarot Kastawa, mengatakan timnya harus berjuang menghadapi berbagai cobaan, seperti halnya musim lalu yang dikurangi sembilan poin akibat sanksi dari FIFA.

"Sungguh kami prihatin dengan cobaan bertubi-tubi. Sanksi seperti ini sangat merugikan. Saya belum terima surat keputusan dari Komdis, tapi yang jelas kami harus berbenah semuanya karena apapun yang dilakukan suporter pasti berimbas langsung ke tim. Bukan hanya secara finansial namun juga sanksi secara teknis seperti ini," kata Jarot Kastawa, Selasa (25/12/2018).

PSIM belum menentukan sikap apakah akan melakukan banding ke PSSI atau tidak. Peristiwa kericuhan penonton di Bantul lalu menjadi kasus yang tidak sepele. Pertandingan juga cacat karena tidak selesai ketika dihentikan pada menit ke-80.

"Jika sudah seperti ini tidak ada istilah pembelaan karena PSSI menerima laporan langsung dari perangkat pertandingan, lalu disampaikan pada Komdis yang setelahnya menggelar sidang dan langsung memberi putusan," kata Sekretaris PSIM Yogyakarta itu.  

Video Populer

Foto Populer