Sukses


Stefano Cugurra Teco, Sosok Kunci di Balik Gelar Juara Bali United dan Persija

Bola.com, Jakarta - Bali United baru memastikan diri menjadi juara Shopee Liga 1 2019 lewat kemenangan 2-0 atas Semen Padang dalam laga pekan ke-30 yang digelar di Stadion Haji Agus Salim, Padang, Senin (2/12/2019). Selain Ilija Spasojevic yang mencetak dua gol dalam laga itu, sang pelatih, Stefano Cugurra Teco, merupakan sosok yang patut disorot karena keberhasilan menjadi juara Liga 1 dalam dua musim terakhir.

Teco berhasil membawa Bali United menjadi tim terbaik di Liga 1 2019. Kemenangan 2-0 atas Semen Padang membuat Serdadu Tridatu kini sudah mengoleksi 63 poin, yang tak mungkin lagi bisa terkejar oleh rival-rivalnya meski masih ada empat pertandingan tersisa hingga akhir musim.

Dengan keberhasilan tersebut, Stefano Cugurra Teco menjadi pelatih yang sukses meraih back to back juara, di mana pada musim lalu pelatih asal Brasil itu sukses membawa Persija Jakarta menjadi juara Liga 1 2018. Teco seakan memiliki keberuntungan yang berpihak kepadanya dalam dua musim terakhirnya.

Meraih dua gelar juara liga dalam tiga tahun terakhir, di mana Teco pertama kali bergabung bersama Persija pada 2017, tentu menjadi sebuah prestasi yang luar biasa. Pria berlatar belakang pelatih fisik ini seakan memiliki kunci keberhasilan untuk menjadi penguasa di Liga 1.

Berbeda dengan ketika mengantar Persija menjadi juara pada musim lalu, di mana segel juara baru bisa dipastikan pada pertandingan terakhir Liga 1 2018, Teco membawa Bali United menjadi juara lebih cepat, dengan menyisakan empat pertandingan tersisa. Memiliki skuat dengan kedalaman yang bagus membuat Stefano Cugurra Teco bisa tersenyum lagi di akhir musim ini.

2 dari 3 halaman

Pembakar Semangat

Ada satu kesamaan yang dimiliki Stefano Cugurra Teco ketika menukangi Persija Jakarta dan Bali United, yang berakhir dengan trofi juara. Pelatih berusia 45 tahun itu dikenal sebagai sosok yang bersemangat ketika berada di tepi lapangan.

Teco memang terlihat sangat aktif dan agresif di pinggir lapangan ketika timnya tengah bertanding. Ketika timnya tengah membangun serangan, Teco kerap mengayunkan tangan menandakan ajakan untuk segera melakukan serangan.

Ketika timnya tengah bertahan, Teco tak ragu berteriak untuk memberikan instruksi agar pemainnya waspada terhadap pergerakan pemain lawan yang berhasil ditangkap oleh kedua matanya. Satu hal yang tak bisa dilewatkan, Teco juga kerap berteriak ke arah wasit atau ofisial keempat ketika keputusan yang diambil merugikan timnya.

Karakter Teco sebagai pelatih yang begitu bersemangat di pinggir lapangan dipercaya menjadi sebuah motivasi yang kuat bagi para pemain asuhannya yang berada di dalam lapangan. Hasilnya tidak sia-sia, 2 gelar juara dalam 2 musim berturut-turut dipersembahkan untuk Persija Jakarta dan Bali United.

Selamat Teco!

3 dari 3 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer