Sukses


Hadapi Tuntutan dari Suporter, Manajemen PSS Masih Bungkam

Bola.com, Sleman - Manajemen PSS Sleman dihujani kecaman oleh suporter terkait keputusan memberhentikan Seto Nurdiyantoro sebagai pelatih. PSS menunjuk Eduardo Perez Moran sebagai pengganti Seto.

Pelatih asal Spanyol itu sudah diperkenalkan ke publik beberapa waktu lalu. Keputusan yang diambil manajemen PSS Sleman, membuat barisan suporter baik Brigata Curva Sud (BCS) maupun Slemania geram.

Aksi protes sudah dilancarkan baik secara fisik dengan pemasangan spanduk dan penyegelan kantor PSS yang berada di kompleks Stadion Maguwoharjo. Dalam jagat maya, manajemen PSS tak luput mendapat kecaman dan protes.

Bahkan kelompok suporter ultras mereka, yakni BCS berniat untuk memboikot seluruh pertandingan yang akan dilakoni PSS. Sikap tersebut sebagai bagian dari protes karena menganggap manajemen tak menuruti harapan publik sepak bola Sleman dalam mempertahankan Seto Nurdiyantoro.

CEO PSS Sleman, Fatih Chabanto belum dapat bicara banyak menanggapi gelombang protes dari para pendukung tim Elang Jawa. Hanya dalam waktu dekat, manajemen bakal menggelar pertemuan dan menyampaikan kepada suporter.

"PT PSS (Putra Sleman Sembada) saat ini belum bisa memberikan tanggapan atas tuntutan teman-teman BCS yang disampaikan kemarin. Tanggapan itu nantinya akan disampaikan minggu depan, saat suasana yang ada sudah mereda," ungkapnya, Minggu (19/1/2020).

Meski mendapat gelombang penolakan, proses persiapan menuju kompetisi Liga 1 2020 nampaknya terus berjalan. PSS juga berencana mulai menggelar latihan di bawah naungan pelatih baru, Eduardo Perez.

"Kami sudah berdiskusi dengan coach Eduardo Perez terkait program Liga 1 2020. Tim segera menggelar latihan," jelas CEO PSS Sleman itu.

2 dari 3 halaman

Skuat PSS Tetap Kondusif

Meski dipastikan berganti juru taktik, skuat PSS Sleman masih tetap kondusif dalam menyongsong kompetisi musim ini. Plt manajer PSS, M Eksan, memastikan bahwa skuat PSS yang sudah mulai berkumpul punya komitmen untuk tetap bertahan.

"Pengumuman pelatih kemarin memang ada pengaruhnya. Kami pastikan sejauh ini belum ada yang punya niat untuk mengundurkan diri," ungkap Eksan, Minggu (19/1/2020).

Polemik di PSS dengan mengumumkan pelatih baru asal Spanyol tersebut juga dirasakan Eksan. Mantan pemain Pada di era awal tahun 2000-an ini, mengaku terkejut saat Seto yang pernah menjadi rekannya di PSS itu tidak dipertahankan lagi.

"Saya sendiri juga kaget setelah mendengar pengumuman kemarin. Namun, sebagai orang yang dibesarkan PSS, saya berharap pemain tetap menunjukkan sikap profesional," jelas Plt manajer PSS Sleman itu.

3 dari 3 halaman

Video

Video Populer

Foto Populer